Konten Media Partner

Rasa Kopi Sanger Aceh di Lidah Veronika, Wakil Dubes Rusia

ACEHKINIverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Dubes Rusia untuk Indonesia, Veronika Novoseltseva. Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Dubes Rusia untuk Indonesia, Veronika Novoseltseva. Foto: Suparta/acehkini

Wakil Dubes Rusia untuk Indonesia, Veronika Novoseltseva, langsung menyeduh dan meneguk kopi sanger begitu minuman itu dihidangkan kepadanya. Selain sanger, di meja yang sama juga terdapat sejumlah kue khas Aceh.

“Saya sangat suka kopi Aceh. Tapi di sini (Aceh) saya sering minum sanger. Saya juga suka dengan rasanya,” katanya dalam jamuan lawatannya ke Aceh, Ahad (21/8/2022). Sanger adalah kopi dengan sedikit susu dan sedikit gula.

kumparan post embed

Usai meminum sanger. Veronika mencoba kue timphan, kuliner tradisional Aceh berbahan utama campuran tepung ketan, kelapa dan gula, kemudian dikukus berbalut daun pisang. “Yang ini baru saya makan di sini. Enak juga,” katanya sambil mengunyah.

Veronika mencicipi timphan, kuliner khas Aceh. Foto: Suparta/acehkini

Agenda utama Veronika mengunjungi Serambi Makkah adalah membalas kunjungan Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al-Haythar yang datang ke Kedutaan Besar Rusia di Jakarta beberapa waktu lalu. Selain itu, Wakil Dubes Rusia itu juga bersilaturahmi dengan Gubernur Aceh, Ahmad Marzuki.

“Ini kunjungan pertama saya ke Aceh. Saya sangat suka di sini, udaranya bagus dan sangat aman,” jelasnya dalam bahasa Indonesia yang fasih.

Menurutnya, sebelum datang ke Aceh, sebagai referensi sempat membaca sejumlah pemberitaan media tentang Aceh. Dia mengira Aceh yang baru selesai dari konflik menerapkan hukum secara konservatif.

“Sebelum ke sini (Aceh) saya sudah mempersiapkan celana, baju (longgar) juga selendang. Tapi begitu tiba di Aceh, saya melihat Aceh sangat aman, dan penuh toleransi. Kondisi ini akan saya promosikan nanti ke negara saya,” katanya.

Veronika saat berada di Pendopo Gubernur Aceh. Foto: Suparta/acehkini

Veronika menjelaskan, selama di Aceh dia juga telah mencoba banyak jenis kuliner khas Aceh, antaranya kuah beulangong dan ayam tangkap. []