Konten Media Partner

Seorang Balita Usia 2 Tahun di Aceh Positif COVID-19 dari Klaster Keluarga

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas medis di Aceh saat melakukan pemeriksaan swab, Kamis (4/6). Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Petugas medis di Aceh saat melakukan pemeriksaan swab, Kamis (4/6). Foto: Suparta/acehkini

Kasus positif virus corona (COVID-19) di Aceh masih terus mengalami peningkatan. Hingga Jumat (19/6) pagi ini, angka positif COVID-19 di Bumi Serambi Mekkah secara akumulatif berjumlah 38 kasus.

Juru Bicara Pemerintah Aceh untuk Percepatan Penanganan COVID-19, Saifullah Abdulgani (SAG) mengatakan jumlah total 38 kasus positif COVID-19 tersebut setelah ada penambahan satu kasus baru pada Kamis kemarin. Hal itu disampaikan SAG berdasarkan laporan Gugus Tugas COVID-19 kabupaten/kota per 18 Juni 2020 pukul 15.00 WIB.

"Jumlah kasus COVID-19 di Aceh bertambah satu kasus sehingga secara akumulatif sudah mencapai 38 orang," ujar SAG dalam keterangan yang diterima acehkini pada Jumat (19/6) pagi.

Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani alias SAG. Foto: Suparta/acehkini

SAG merincikan dari total 38 kasus positif COVID-19 tersebut, ada 16 orang saat ini dalam perawatan tim medis di rumah sakit rujukan, dan 20 lainnya sudah sembuh, serta 2 orang meninggal dunia.

"Kasus COVID-19 yang meninggal dunia di Aceh sebanyak 2 orang, yakni pada 23 Maret 2020, dan satu lagi pada 17 Juni 2020," jelasnya.

SAG menyampaikan, kasus terbaru positif COVID-19 di Aceh ialah seorang anak balita laki-laki usia 2 tahun berinisial MZ. Balita MZ dilakukan swab lendir tenggorokan dan hidungnya oleh tim surveilans Gugus Tugas COVID-19 karena kontak erat dengan salah satu pasien positif COVID-19 lainnya dari klaster keluarga di Aceh Utara.

kumparan post embed

"Hasil pemeriksaan dengan RT-PCR, balita MZ terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona," kata SAG.

"MZ kini dalam penanganan Tim Medis COVID-19 di Ruang Isolasi Pinere RSUDZA Banda Aceh. Kita doakan balita ini segera bebas dari virus corona," sambungnya.

Lebih lanjut, SAG juga menyampaikan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh sudah mencapai 2.222 orang. Ada penambahan ODP baru sebanyak 1 orang per Kamis (18/6).

kumparan post embed

"ODP yang masih dalam pemantauan Gugus Tugas COVID-19 kabupaten/kota sebanyak 147 orang. Sedangkan 2.075 orang lainnya sudah selesai menjalani proses pemantauan atau isolasi secara mandiri," sebutnya.

Sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), kata SAG, sebanyak 115 kasus. Dari jumlah tersebut, PDP yang masih dirawat di rumah sakit rujukan COVID-19 kabupaten/kota saat ini sebanyak 1 orang. Adapun 113 orang lainnya sudah selesai proses pengawasan, dan 1 PDP meninggal dunia tercatat pada 25 Maret 2020 lalu.

"Virus corona ternyata tak peduli usia tua, muda, remaja, dan balita pun menjadi incarannya. Karena itu mari lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan," ujar SAG.

kumparan post embed