Konten dari Pengguna

Mahasiswa UM BBM Lesanpuro Hadirkan SIGAP Lesanpuro untuk Pemetaan Wilayah

Kayla Putri Ayu Ananta

Kayla Putri Ayu Ananta

Mahasiswa S1 Pendidikan Matematika

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kayla Putri Ayu Ananta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa Universitas Negeri Malang melaksanakan Program SIGAP Lesanpuro sebagai upaya mendukung digitalisasi informasi wilayah Kelurahan Lesanpuro melalui peta administrasi terintegrasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Mahasiswa UM BBM Lesanpuro Hadirkan SIGAP Lesanpuro untuk Pemetaan Wilayah
zoom-in-whitePerbesar

MALANG, 28 Juli 2026 — Mahasiswa Universitas Negeri Malang Belajar Bersama Masyarakat (UM BBM) yang bertugas di Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, menghadirkan sebuah inovasi pemetaan wilayah bertajuk SIGAP (Sistem Informasi Geografis Administrasi dan Potensi Kelurahan). Program kerja ini dirancang sebagai upaya memudahkan warga, perangkat kelurahan, maupun pihak luar dalam mengenali batas administratif serta potensi yang dimiliki wilayah setempat.

Tampilan Peta Fisik

Sebagai luaran utama, tim UM BBM menghadirkan peta fisik yang menggambarkan persebaran wilayah Rukun Tetangga (RT) di RW 04 Kelurahan Lesanpuro. Peta dicetak dengan skala jelas dan dilengkapi legenda warna untuk membedakan masing-masing RT, yakni RT 01 hingga RT 05. Berdasarkan peta tersebut, wilayah RW 04 terbagi menjadi lima RT dengan luas dan bentuk area yang bervariasi.

Tampilan Peta Digital Interaktif

Keunikan dari program kerja SIGAP terletak pada integrasi antara peta cetak dan peta digital interaktif. Pada sisi peta fisik yang dipasang di lokasi strategis, tim UM BBM menyematkan kode QR (QR code) pada peta fisik yang dapat dipindai langsung oleh warga menggunakan ponsel. Setelah dipindai, pengguna akan diarahkan ke peta digital interaktif yang memuat informasi lebih lengkap, mulai dari batas wilayah RT, sebaran fasilitas umum, hingga data Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di wilayah RW 04.

"Melalui SIGAP, kami ingin data kewilayahan di Lesanpuro, khususnya RW 04, menjadi lebih transparan dan mudah diakses oleh siapa saja, tidak terbatas pada dokumen administratif yang biasanya hanya tersimpan di kantor kelurahan," ujar salah satu perwakilan tim UM BBM Lesanpuro 2026.

Inovasi ini juga sejalan dengan semangat digitalisasi desa/kelurahan yang tengah didorong pemerintah, di mana data spasial dan potensi wilayah dapat diakses secara real-time oleh masyarakat. Dengan adanya peta digital, warga maupun pelaku UMKM di Lesanpuro berpotensi mendapatkan eksposur lebih luas, sekaligus mempermudah pemetaan kebutuhan pembangunan di tingkat RT dan RW.

Penyerahan Luaran SIGAP Lesanpuro kepada Warga RW 04 Kelurahan Lesanpuro

Sebagai bentuk serah terima hasil program kepada mitra, kelompok UM BBM melaksanakan penyerahan peta fisik Program SIGAP kepada RW 04 Kelurahan Lesanpuro yang dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai pemanfaatan peta administrasi dan peta digital berbasis web. Pada kesempatan tersebut, perwakilan anggota kelompok juga menjelaskan informasi yang termuat pada peta, manfaat Program SIGAP bagi masyarakat, serta mendemonstrasikan cara mengakses peta digital melalui QR Code yang terintegrasi pada banner.

Program Kerja SIGAP merupakan bagian dari rangkaian kegiatan UM BBM Lesanpuro 2026, yang turut didukung oleh berbagai pihak, termasuk perangkat Kelurahan Lesanpuro dan warga setempat.

Dengan hadirnya SIGAP, mahasiswa UM BBM berharap program ini tidak berhenti sebagai proyek sementara, melainkan dapat terus dikembangkan dan dikelola secara berkelanjutan oleh warga maupun perangkat kelurahan setempat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

---

Penulis : Kayla Putri Ayu Ananta, Mochamad Fajar Pratama Putra (Kelompok 2 UM BBM Lesanpuro)