Mengenal Cara Kerja Otot Polos dan Fungsinya bagi Tubuh Manusia

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
Konten dari Pengguna
9 Juli 2022 8:31
·
waktu baca 5 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi otot polos yang melekat pada organ dalam tubuh manusia. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi otot polos yang melekat pada organ dalam tubuh manusia. Foto: Pixabay
ADVERTISEMENT
Tubuh manusia dapat bergerak karena adanya tulang dan otot. Otot sendiri dianggap sebagai alat gerak aktif yang dapat menggerakkan tulang. Otot dikelompokkan menjadi beberapa jenis, salah satunya adalah otot polos.
ADVERTISEMENT
Cara kerja otot polos yang sangat berbeda dari otot rangka dan otot jantung. Bahkan, bila otot ini mengalami gangguan, dikhawatirkan akan berdampak pada organ tubuh secara langsung.
Di dalam sistem otot, otot polos tidak dapat dirasakan keberadaannya dan pergerakannya dilakukan tanpa disadari. Namun, otot ini memiliki fungsi yang tak kalah penting bagi organ di dalam tubuh manusia.
Fungsi otot polos sendiri akan bergantung pada letak atau keberadaannya di dalam tubuh. Menurut buku Teori dan Aplikasi Biomedik Dasar milik Steven Arianto, otot polos dapat membantu proses pencernaan, sirkulasi darah, pernapasan, penglihatan, hingga ekskresi.
Penasaran seperti apa cara kerja otot polos? Agar lebih memahaminya, simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Ilustrasi cara kerja otot polos yang tidak dapat dirasakan manusia. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara kerja otot polos yang tidak dapat dirasakan manusia. Foto: Pixabay

Cara Kerja Otot Polos

Tidak seperti otot rangka yang melekat pada tulang, otot polos justru menempel pada organ-organ penting di dalam tubuh manusia, seperti rahim, saluran pencernaan, kandung kemih, area genital, pembuluh darah, paru-paru, kulit, dan mata. Hal ini pula yang membuat otot polos sulit untuk dirasakan keberadaannya.
ADVERTISEMENT
Merujuk pada buku Seri Pendalaman Soal Biologi SMA / MA Kelas 10, 11, 12 karya Fitri Lianingsih dkk., otot polos memiliki mekanisme kerja yang tidak mengikuti perintah otak layaknya otot rangka.
Pasalnya, otot ini bekerja di luar kesadaran, karena kinerjanya diatur oleh sistem saraf otonom. Cara kerja otot polos pun dipicu oleh hormon, stimulasi saraf, dan beberapa faktor lainnya.
Otot polos berkontraksi secara involunter (bekerja tanpa disadari dan bergerak atas berbagai rangsangan). Itulah sebabnya, pada beberapa bagian tubuh, meregangkan otot polos bisa memicu gerakan kontraksi otot.
Serat-serat otot polos berbentuk gelendong dan hanya memiliki satu inti sel (nukleus). Serat ini juga membentuk lapisan jaringan yang terkoordinasi dengan baik, berkat adanya celah (gap junction) di antara tiap sel.
ADVERTISEMENT
Sebagai pembentuk dinding organ dalam, otot polos bekerja secara lambat, teratur, dan stabil. Misalnya, pada organ pencernaan, kontraksi otot yang lambat dan teratur akan membuat makanan bergerak melewati seluruh bagian saluran cerna.
Oleh sebab itu, otot yang selalu bekerja dalam jangka waktu lama dan tanpa beristirahat menghasilkan energi yang relatif rendah. Langkah ini bertujuan meminimalisasi kebutuhan energi tubuh.
Satu hal yang membedakan cara kerja sel otot polos dengan jenis otot lainnya, yaitu otot ini selalu siap membelah diri untuk menambah jumlahnya (hiperplasia). Kondisi ini paling jelas terlihat pada rahim saat seorang perempuan memasuki masa pubertas.
Ilustrasi otot polos yang memiliki peranan penting dalam kinerja organ dalam tubuh. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi otot polos yang memiliki peranan penting dalam kinerja organ dalam tubuh. Foto: Pixabay

Fungsi Otot Polos

Pada dasarnya, jenis otot ini terdapat pada hampir semua sistem organ yang berongga. Hal inilah yang membuat otot polos memiliki fungsi utama untuk menutup lubang, sehingga membantu sistem regulasi organ di dalam tubuh berjalan dengan lancar.
ADVERTISEMENT
Selain itu, Muhamad Seto Sudirman, SST., Msi.Med dalam Buku Ajar Anatomi Fisiologi Jilid 1 menambahkan fungsi-fungsi otot polos lainnya berdasarkan letak pelekatannya, yaitu:
  • Menggerakkan makanan yang telah dihaluskan (bolus) pada saluran pencernaan.
  • Sebagai pengendali aliran darah dan tekanan darah pada sistem kardiovaskular.
  • Mengatur aliran urine pada ginjal dan sistem saluran kemih.
  • Mengontrol kontraksi rahim dan penggerak aliran sperma pada sistem reproduksi.
  • Mengatur ukuran bronkeolus pada sistem pernapasan.
  • Membuat rambut berdiri (merinding) dengan otot erector pili pada sistem integumen.
  • Mengatur pelebaran dan penyempitan pupil mata.
  • Mengubah bentuk lensa mata pada sistem sensorik.
Sel otot polos berkontraksi lebih lambat jika dibandingkan dengan sel otot rangka. Namun, kontraksinya tergolong lebih kuat, berkelanjutan, dan membutuhkan lebih sedikit energi. Selain itu, otot akan berkontraksi secara perlahan dengan ritme tersendiri berdasarkan aktivitas yang terjadi pada tubuh.
ADVERTISEMENT
Sebagai contoh yang dikutip dari Medical News Today, otot polos juga memiliki peranan cukup penting bagi sistem peredaran darah di bagian arteri dan vena, yaitu menjaga tekanan dan sirkulasinya, jika terjadi kehilangan darah atau dehidrasi.
Suhu tubuh juga akan kembali normal melalui relaksasi otot polos pada pembuluh darah. Hal ini bisa meningkatkan aliran darah dan melepaskan panas berlebih.
Kesimpulannya, otot polos merupakan jenis otot terlemah, tetapi memiliki peran penting dalam tubuh manusia. Meski perannya tidak dapat dikendalikan secara sadar, otot ini bisa memindahkan makanan di sepanjang saluran pencernaan hingga menjaga sirkulasi darah melalui pembuluh darah.

Perbedaan Otot Polos, Otot Rangka, dan Otot Jantung

Setelah mengetahui cara kerja dan fungsi otot polos, inilah perbedaan otot polos, otot rangka, dan otot jantung. Merangkum dari buku Guyton dan Hall Buku Ajar Fisiologi Kedokteran yang ditulis oleh John E. Hall dkk., berikut poin-poin perbedaannya.
ADVERTISEMENT

1. Otot Polos

  • Otot polos berbentuk gelendong dengan ujung yang meruncing.
  • Otot polos hanya memiliki satu inti sel yang terletak di tengah sel.
  • Kerja otot polos tidak dipengaruhi oleh kesadaran.
  • Gerak otot polos lambat, teratur, dan tidak cepat lelah.
  • Otot polos terletak pada alat-alat tubuh bagian dalam. Otot polos tidak memiliki diskus interkalaris.

2. Otot Rangka

  • Bentuk sel otot rangka memanjang dan silindris.
  • Otot rangka memiliki banyak inti sel yang terletak di tepi sel.
  • Kerja otot rangka dipengaruhi oleh kesadaran.
  • Gerak otot rangka cepat, tidak teratur, dan cepat lelah.
  • Sel otot melekat pada rangka.
  • Otot rangka tidak memiliki diskus interkalaris.

3. Otot Jantung

  • Otot jantung berbentuk silindris yang bercabang-cabang.
  • Otot jantung memiliki banyak inti sel yang terletak di tengah sel.
  • Kerja otot jantung tidak dipengaruhi oleh kesadaran, tetapi dipengaruhi oleh saraf simpatik dan parasimpatik.
  • Gerak otot jantung otomatis, tidak cepat lelah, dan bereaksi lambat.
  • Otot jantung terletak di jantung.
  • Otot jantung memiliki diskus interkalaris.
ADVERTISEMENT
(VIO)
Apa yang membedakan cara kerja sel otot polos dengan jenis otot lainnya?
chevron-down
Apa fungsi utama otot polos?
chevron-down
Apa fungsi otot polos pada saluran pencernaan?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020