Tingkat Kesadaran: Pengertian, Metode Penilaian, dan Jenis Responsnya

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
Konten dari Pengguna
18 Mei 2022 19:35
·
waktu baca 5 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Tingkat Kesadaran: Pengertian, Metode Penilaian, dan Jenis Responsnya (62168)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tingkat kesadaran. Foto: Pixabay.com
ADVERTISEMENT
Tingkat kesadaran merupakan istilah medis yang digunakan untuk mengidentifikasi seberapa terjaga dan sadarnya seseorang akan lingkungan sekitar. Istilah tersebut biasanya ditemukan saat dokter sedang menangani orang yang mengalami kecelakaan parah hingga koma.
ADVERTISEMENT
Menyadur dari situs Very Well Health, kesadaran yang normal berarti seseorang yang terjaga atau bisa segera dibangunkan dari tidurnya. Sedangkan tidak sadar diartikan sebagai penurunan kesadaran seseorang terhadap rangsangan seperti sentuhan, cahaya, dan suara.
Untuk mengukur tingkat kesadaran pasien, para tenaga kesehatan mempunyai metode khusus. Lantas seperti apa penilaian kesadaran dalam dunia medis? Simak penjelasannya di bawah ini.

Apa Itu Penilaian Kesadaran?

Tingkat Kesadaran: Pengertian, Metode Penilaian, dan Jenis Responsnya (62169)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi petugas kesehatan menilai kesadaran pasien. Foto: Unsplash.com
Mengutip dari buku Pengantar Ilmu Kesehatan Anak untuk Pendidikan Kebidanan oleh A. Aziz Alimul, penilaian kesadaran adalah metode yang digunakan untuk mengukur tingkat kesadaran seseorang. Dalam dunia kesehatan, ada dua metode penilaian status kesadaran, yaitu penilaian kesadaran kualitatif dan penilaian kesadaran kuantitatif.
Penilaian kesadaran secara kuantitatif disebut sebagai Glasgow Coma Scale (GCS). Metode ini diperkenalkan oleh Graham Teasdale dan Bryan Jennett pada 1974.
ADVERTISEMENT
Mengutip laman National Library of Medicine, Glasgow Coma Scale adalah skala neurologi yang digunakan oleh para tenaga medis untuk melihat tingkat kesadaran pasien berdasarkan respons yang diberikannya.
Umumnya, metode ini digunakan saat pasien mengalami kecelakaan atau setelah mengalami benturan keras guna mengetahui parahnya cedera yang ditimbulkan.
Penilaian kesadaran menggunakan metode GCS menggunakan tiga aspek, yaitu respons mata atau kemampuan pasien untuk membuka mata, respons verbal atau kemampuan pasien dalam berbicara, dan respons motorik atau kemampuan gerakan tubuh pasien berdasarkan instruksi yang diberikan.
Cara menilai tingkat kesadaran pada orang dewasa berbeda dengan yang diterapkan pada anak-anak. Penilaian kesadaran pada anak-anak di usia dua tahun dilakukan dengan berbagai jenis GCS. Penilaian ini disebut dengan Children Coma Scale (CCS).
ADVERTISEMENT
Setiap aspek penilaian pada metode GCS memiliki nilai yang menggambarkan kondisi paling buruk hingga kondisi paling baik. Kondisi yang paling buruk dinilai dalam skala angka 1. Sedangkan kondisi yang paling baik memiliki skala angka yang berbeda-beda pada setiap aspeknya.
Tingkat Kesadaran: Pengertian, Metode Penilaian, dan Jenis Responsnya (62170)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penilaian kesadaran oleh petugas kesehatan. Foto: Unsplash.com
Dikutip dari buku Pengantar Ilmu Kesehatan Anak untuk Pendidikan Kebidanan, berikut nilai GCS berdasarkan respons yang diberikan pasien dewasa maupun anak-anak berdasarkan setiap aspeknya.
1. Membuka mata
  • Nilai 4 apabila mata terbuka spontan ketika diberikan instruksi.
  • Nilai 3 apabila mata terbuka ketika diberikan respons suara atau diperintahkan membuka mata.
  • Nilai 2 apabila mata terbuka ketika diberikan rangsangan nyeri.
  • Nilai 1 apabila mata tidak terbuka meski sudah diberikan rangsangan.
2. Respons Verbal
  • Nilai (5) untuk pasien yang mampu berbicara normal dan sadar terhadap lingkungan sekitarnya.
  • Nilai (4) untuk pasien cara bicara yang tidak jelas atau diulang-ulang, dan mengalami disorientasi atau tidak mengenali lingkungannya.
  • Nilai (3) untuk pasien yang mampu berbicara tapi tidak dapat berkomunikasi.
  • Nilai (2) untuk pasien yang bersuara, tetapi tidak berkata-kata atau hanya mengerang.
  • Nilai (1) untuk pasien yang tidak bersuara sama sekali.
ADVERTISEMENT
3. Respons Motorik atau Gerakan Tubuh
  • Nilai (6) untuk pasien yang dapat mengikuti semua perintah yang diinstruksikan.
  • Nilai (5) untuk pasien yang dapat menjangkau atau menjauhkan stimulus ketika diberikan rangsangan nyeri.
  • Nilai (4) untuk pasien yang dapat menghindari atau menarik tubuh menjauhi stimulus ketika diberi rangsangan nyeri.
  • Nilai (3) untuk pasien yang salah satu atau kedua tangannya menekuk (abnormal flexion) ketika diberikan rangsangan nyeri.
  • Nilai (2) untuk pasien yang salah satu atau kedua tangan lurus (abnormal extension) ketika diberikan rasa nyeri.
  • Nilai (1) untuk pasien yang tidak ada respons sama sekali setelah diberikan rangsangan nyeri.
Untuk menentukan nilai GCS pada pasien adalah dengan menjumlahkan tiap aspek penilaian menjadi satu. Apabila setelah ditotal mendapatkan nilai 15, artinya pasien tersebut berada pada tingkat kesadaran terbaik atau tertinggi.
ADVERTISEMENT

Apa Saja Tingkat Kesadaran Pasien?

Tingkat Kesadaran: Pengertian, Metode Penilaian, dan Jenis Responsnya (62171)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tingkat kesadaran pasien. Foto: Unsplash.com
Dikutip dari buku Asuhan Neonatus Bayi dan Balita oleh A. Aziz Alimul Hidayat, berikut tingkat kesadaran dan nilai skala Glasgow Coma Scale yang mewakilinya:

1. Compos Mentis

Compos Mentis adalah kondisi pasien yang sadar sepenuhnya dan mampu merespons intruksi petugas medis dan lingkungkan dengan sangat baik. Nilai skala GCS untuk tingkat kesadaran ini adalah 15-14.

2. Apatis

Apatis merupakan kondisi saat seseorang tidak peduli atau merasa enggan untuk merespons intrusksi petugas dan lingkungan sekitar. Nilai GCS pada tingkat kesadaran ini, yaitu 13-12.

3. Delirium

Delirium adalah menurunnya tingkat kesadaran yang disertai dengan penurunan kemampuan motorik. Kondisi ini ditandai dengan pasien yang mengalami gangguan siklus tidur, gelisah, disorientasi, kacau, hingga meronta-ronta. Nilai GCS pada tingkat kesadaran ini, yaitu 11-10.
ADVERTISEMENT

4. Somnolen

Somnolen adalah kondisi mengantuk yang cukup dalam, tetapi masih bisa dibangunkan melalui rangsangan seperti mengajaknya berbicara. Namun, ketika rangsangan tersebut berhenti, pasien akan kembali tertidur. Nilai GCS pada tingkat kesadaran ini adalah 9-7.

5. Sopor

Sopor merupakan kondisi mengantuk berat yang dialami oleh pasien dan hanya dapat dibangunkan melalui rangsangan nyeri. Meskipun begitu, pasien yang berada pada tingkat kesadaran ini tidak bisa memberikan respons verbal secara baik. Nilai GCS pada kondisi Sopor adalah 6-5.

6. Semi koma atau koma ringan

Semi koma adalah kondisi pasien yang tidak dapat memberikan respons pada rangsangan verbal bahkan tidak dapat dibangunkan sama sekali. Namun, jika diberikan rangsangan pada mata, kornea, dan pupil pasien masih memberikan respons yang baik. Nilai GCS untuk kondisi tersebut adalah 4.
ADVERTISEMENT

7. Koma

Koma adalah kondisi pasien dengan penurunan tingkat kesadaran yang sangat rendah. Dalam kondisi ini, pasien tidak memberikan respons apa pun terhadap segala rangsangan nyeri. Adapun nilai GCS untuk kondisi tersebut adalah 3.
Itulah informasi tingkat kesadaran dan penilaian pengukuran kesadaran yang digunakan dalam dunia medis. Bagi petugas kesehatan, memahami penilaian kesadaraan sangatlah penting agar bisa memutuskan perawatan yang cocok diterapkan ke pasien.
(IPT)
Apa itu penilaian kesadaran?
chevron-down
Apa saja tingkat kesadaran pasien?
chevron-down
Apa yang dimaksud dengan Glasgow Coma Scale?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020