Striker Lokal, Parade Pemain Asing dan Naturalisasi 'Persib Bandung'

Guru SMK Bakti Nusantara 666, Dosen Masoem University, Guru SMP Pasundan Rancaekek
Konten dari Pengguna
22 September 2021 5:31
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Asep Totoh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Persaingan liga sepak bola Indonesia memberikan warna tersendiri khususnya penggunaan jasa pemain lokal dan asing, termasuk juga kategori pemain naturalisasi. Di kompetisi Liga Indonesia, Persib Bandung menjadi tim yang paling sering memakai pemasin narutalisasi.
ADVERTISEMENT
Sejak 2010, total ada sembilan pemain naturalisasi yang pernah berseragam Persib Bandung. Pada liga 1 BRI 2021-2022 Persib Bandung saat ini memiliki empat pemain naturalisasi seperti Ezra Walian, Marc Klok, Victor Igbonefo, dan Esteban Vizcarra.
Belum lagi jasa empat pemain asingnya yakni dua pemain asing Persib Bandung yang berasal dari Belanda yakni Geoffrey Castillion dan Nick Kuipers. Kemudian satu pemain asing dari Brasil yakni Wander Luiz, dan satu legiun asing lainnya asal Palestina bernama Mohammad Rashid.
Hal ini tentunya sangat kontras dengan Persib saat zaman perserikatan maupun Liga Indonesia pertama. Kala itu, Persib memiliki pemain lokal yang sangat ciamik.
Persib Bandung saat ini seolah kehilangan tuah striker lokal, karena tidak ada striker lokal yang moncer pasca kepindahan Ferdinand Sinaga ke Persis Solo. Jika kita melihat tiga laga awal selain karena striker yang dipakai Wander Luis duet Erza atau dengan Castilion. Gol yang tercipta pun justru lahir dari para pemain tengahnya seperti Marc Klok, Mohammad Rashid dan dua gol saat imbang lawan Bali United dari pemain muda lokal rasa asing 'David Beckham' .
ADVERTISEMENT
Persib Bandung seolah kesulitan untuk regenerasi pemain berposisi penyerang alias striker. Kita tengok lagi Persib Bandung era awal 90-an saat itu memiliki Sutiono Lamso. Striker 'Maung Bandung' ini memiliki julukan 'Suti', pemain kelahiran Purwokerto ini merupakan satu di antara legenda Persib yang lahir di luar Kota Bandung.
Sutiono pertama kali bergabung dengan Persib pada 1989, catatan terbaik bagi karir Suti menjadi bagian dari kunci keberhasilan Persib. Berkat dia, Persib meraih juara tiga kali. Di antaranya, musim 1989/1990, 1993/1994 dan Liga Indonesia pertama pada tahun 1994/1995.
Selain untuk klub, Sutiono juga meraih penghargaan sebagai pemain terbaik di Kompetisi Perserikatan musim 1993/1994. Dengan aksi kemampuan dan kehebatannya, Sutiono pun berhasil mengemas 21 gol.
Striker Lokal, Parade  Pemain Asing dan Naturalisasi 'Persib Bandung'  (18925)
searchPerbesar
Sutiono Lamso (@Instagram Explore)
Meski tidak mendapat gelar pencetak gol terbanyak, Sutiono tetap dianggap sebagai pemain yang memiliki kemampuan di atas rata-rata. Pasalnya, 21 gol yang diciptakan Sutiono tidak mudah dilakukan oleh pemain lain. Jejak Sutiono sebagai striker lokal bisa menjadi “Atlet Indonesia Yang Jadi Idolamu"
ADVERTISEMENT
Oleh :
Asep Totoh - Dosen Ma'soem University, Kepala HRD Yayasan Bakti Nusantara 666
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020