Wisata Bawah Jembatan Barito Akan Dihidupkan

banjarhits.ID, Banjarmasin - Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan akan menghidupkan aset Jembatan Barito sebagai destinasi keluarga. Lokasinya di bawah Jembatan Barito, Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala.
“Kawasan bawah jembaran Barito akan dioptimalkan kembali menjadi wisata keluarga dan kuliner. Pemakai jalan dari arah Kapuas, Kalteng dan Kalsel bisa disambut dengan wisata aneka kuliner di bawah jembatan Barito,” kata Kabid Destiwisata Provinsi Kalsel, Ida Saptika Dewi, Sabtu (27/10).
Baca Juga: BKSDA Gandeng Warga Lokal Kelola Pulau Bakut
Kata Ida, pengunjung bisa menikmati kuliner khas Banjar sambil melihat aktivitas di sungai, misalnya lalu-lintas tongkang batu bara dan kapal kelotok. Pengunjung pun bisa menatap kemegahan Jembatan Barito dari bawah.
Menurut dia, upaya pemanfaatan objek wisata di bawah Jembatan Barito terus dijajaki bersam Pemkab Barito Kuala. “Diharapkan awal tahun 2019 sudah ada gambaran pengembangan kawasan wisata Jembatan Barito,” kata Ida Saptika.
Ia optimis Jembatan Barito berpotensi menjadi wahana rekreasi asalkan dikemas menarik. Pihaknya siap menambah sarana seperti tempat duduk para turis lokal atau wisatawan mancanegara. Menurut dia, turis bisa berkemah di bawah Jembatan Barito, sebelum berwisata ke Pulau Bakut.
“Untuk itu kami mengajak Dinas Pariwisata Barito Kuala memaksimalkan kembali aset wisata Jembatan Barito,” ucap Ida Saptika.
Mirna, seorang warga Kecamatan Alalak berharap, wacana wisata bawah Jembatan Barito bukan sekadar mengejar proyek semata. Kalaupun pemerintah daerah serius, Mirna meminta kawasan Jembatan Barito mesti dimanfaatkan dengan baik.
Baca Juga: Warga Barito Kuala Protes BKSDA soal Kemitraan Konservasi
Mirna pesimis bisa berhasil, karena wilayah sekitar Jembatan Barito yang begitu luas masih gersang dan sepi. “Apabila ingin memanfaatkan lokasi Jembatan Barito harus dilakukan dengan serius dan fokus. Jangan hanya untuk kepentingan proyek semata,” kata seorang dosen Uniska Banjarmasin itu.
Baca Juga: Pengembangan TWA Pulau Bakut Ditambah Rp 4 Miliar
Ia usul kawasan itu bisa dikemas sebagai wisata kebun binatang, wahana rekreasi, dan taman bermain anak seperti Jatim Park di Kota Batu, Jawa Timur. (Anang Fadhilah)
