Konten dari Pengguna

Bukan di Jawa! Data BPS Ungkap Kabupaten Terkaya Ada di Papua

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teluk Bintuni salah satu wilayah kaya migas Indonesia yang ada di Papua Barat. Foto: Reuters/Ahmed Jadallah/File Photo/File Photo
zoom-in-whitePerbesar
Teluk Bintuni salah satu wilayah kaya migas Indonesia yang ada di Papua Barat. Foto: Reuters/Ahmed Jadallah/File Photo/File Photo

Berbagai kegiatan ekonomi dan proyek infrastruktur banyak dilakukan di Pulau Jawa. Tapi jangan salah, kabupaten-kabupaten terkaya di Indonesia menurut data Badan Pusat Statistik atau BPS, mayoritas di luar Jawa.

Hal itu jika dilihat dari data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) seluruh kabupaten/kota di Indonesia, yang dirilis BPS akhir 2020 lalu. PDRB merupakan indikator umum yang digunakan dalam mengukur tingkat kemakmuran suatu wilayah, baik dalam bentuk harga tetap maupun harga konstan.

Besaran PDRB itu lazimnya diturunkan lagi menjadi hitungan per kapita atau dibagi berdasarkan jumlah penduduk di suatu wilayah. Secara nasional, kita mengenal istilah Produk Domestik Bruto atau PDB, sedangkan jika per wilayah dikenal sebagai PDRB. Yakni jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu daerah tertentu.

Selain sumber kekayaan alam yang kaya, Kabupaten Teluk Bintuni di Papua Parat juga memiliki keindahan alam yang memikat. Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan

Berdasarkan data PDRB per kapita tahun 2019 yang dirilis BPS pada akhir 2020 lalu, Kabpuaten Teluk Bintuni di Papua Barat, menjadi kabupaten paling kaya di Indonesia. PDRB per kapitanya menyentuh angka Rp 487,41 juta. Angka itu naik dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 457,93 juta per kapita.

Teluk Bintuni merupakan wilayah kaya gas di Indonesia. Cadangan gas terbesar ditemukan perusahaan migas Amerika Serikat (AS), ARCO. Kini proyek migas Tangguh, demikian nama proyek tersebut, dikelola oleh BP Berau Ltd yang merupakan anak perusahaan BP Indonesia.

Kementerian ESDM pun telah memasukkan Teluk Bintuni ke dalam kawasan terpadu proyek pengembangan migas, seperti ditetapkan Peraturan Presiden Perpres No. 3 tahun 2016.

Warga beraktivitas di rumahnya berlatar belakang hunian bertingkat di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (9/5/2020). Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Posisi PDRB per kapita Kabupaten Teluk Bintuni, melampaui kabupaten-kabupaten di Pulau Jawa. Satu-satunya kabupaten di Pulau Jawa yang masuk dalam daftar 10 besar pemilik PDRB di Indonesia, yakni Kabupaten Kepulauan Seribu di Provinsi DKI Jakarta.

Berikut 10 Kabupaten dengan PDRB Terbesar di Indonesia (2019)

1. Teluk Bintuni, Papua Barat: Rp 487,41 juta per kapita

2. Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau: Rp 412,05 juta per kapita

3. Kutai Timur, Kalimantan Timur: Rp 355 juta per kapita

4. Kepulauan Seribu, DKI Jakarta: Rp 327,98 juta per kapita

5. Natuna, Kepulauan Riau: Rp 280,18 juta per kapita

6. Mimika, Papua: Rp 249,58 juta per kapita

7. Bengkalis, Riau: Rp 248,60 juta per kapita

8. Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur: Rp 207,05 juta per kapita

9. Tana Tidung, Kalimantan Utara: Rp 200,01 juta per kapita

10. Kutai Barat, Kalimantan Timur: Rp 195,00 juta per kapita