6 Cara Merawat Mata agar Tetap Sehat dan Tidak Rabun

Menyajikan informasi terkini, terbaru dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle dan masih banyak lagi.
Konten dari Pengguna
16 Maret 2023 17:14
·
waktu baca 5 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi mata. Foto: kei907/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mata. Foto: kei907/Shutterstock
Setiap orang perlu memahami cara merawat mata agar bisa beraktivitas dengan nyaman. Jika kesehatan mata tidak dijaga dengan baik, fungsi salah satu indra ini dapat menurun dan menyebabkan penglihatan menjadi kurang tajam atau kabur.
Penglihatan yang terganggu memang bisa dibantu dengan menggunakan kacamata. Namun, melihat sekitar melalui alat optik tersebut tentu tidak sejernih melihatnya secara langsung.
Menurut situs Unit Pelayanan Kesehatan Kemenkes, mata yang sehat adalah yang terbebas dari berbagai penyakit, seperti mata kering, katarak, gangguan retina, dan kondisi lainnya yang dapat mengganggu penglihatan seseorang.
Lantas, bagaimana cara agar menjaga mata kita agar tidak mengalami gangguan-gangguan tersebut? Simak informasi selengkapnya berikut ini.

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Benar?

Ilustrasi cara merawat mata. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara merawat mata. Foto: Shutterstock
Cara menjaga mata kita agar tetap sehat mencakup berbagai perawatan. Mulai dari memeriksa mata secara rutin sampai menerapkan gaya hidup sehat. Lalu, apa yang membuat mata kita sehat? Berikut penjelasannya.

1. Rutin Periksa Mata

Salah satu cara mencegah terjadinya kerusakan pada mata adalah memeriksakannya secara rutin setiap tahun. Mengutip buku Dasar-Dasar Onkologi Mata oleh Hendrian, pemeriksaan mata secara umum meliputi pemeriksaan visual, pemeriksaan daerah kelopak mata dan konjungtiva, daerah kornea, pupil, iris, dan fundus, serta otot ekstraokuler.
Apabila hasil pemeriksaan fisik menunjukkan ada gangguan pada mata, dapat dilakukan pemeriksaan lanjutan dengan radiologi dan patologi untuk menguatkan diagnosis.

2. Nutrisi untuk Mata

Menurut laman Healthline, asupan nutrisi yang baik mampu membantu menjaga fungsi mata, melindungi mata dari cahaya berbahaya, serta mengurangi perkembangan penyakit degeneratif terkait usia. Apa saja nutrisi yang baik untuk mata? Berikut beberapa di antaranya:
  • Vitamin A. Ini adalah vitamin yang baik untuk mata, terutama untuk menjaga sel penginderaan mata. Kurangnya vitamin A dalam tubuh dapat mengakibatkan rabun senja, mata kering, atau bahkan kondisi yang lebih serius.
  • Lutein dan Zeaxanthin, yaitu antioksidan karotenoid kuning yang dikenal sebagai pigmen makula. Keduanya berfungsi sebagai tabir surya alami yang melindungi mata dari cahaya berbahaya. Bayam, kangkung, peterseli, dan kacang hijau merupakan beberapa sumber lutein dan zeaxanthin.
  • Vitamin C, berfungsi memenuhi kebutuhan antioksidan yang cukup bagi mata sehingga terhindar dari katarak. Vitamin C dalam jumlah tinggi terdapat pada banyak buah dan sayuran, termasuk jeruk, paprika, kangkung, dan brokoli.
  • Vitamin E. Kekurangan vitamin E dapat menyebabkan degenerasi visual dan kebutaan. Penelitian menunjukkan, mengonsumsi lebih dari 7 mg vitamin E setiap hari dapat mengurangi risiko katarak. Vitamin E juga bisa diperoleh dari almond, biji bunga matahari, dan minyak nabati.

3. Kacamata Anti UV

Terlalu banyak paparan sinar ultraviolet (UV) meningkatkan risiko mata terkena katarak dan degenerasi makula. Untuk itu, pakailah kacamata anti UV guna melindungi mata dari sinar tersebut. Pilihlah kacamata yang menghalangi 99-100% sinar UVA dan UVB untuk perlindungan yang maksimal.

4. Konsumsi Makanan dan Minuman Sehat

Ilustrasi buah dan sayuran hijau. Foto: Aleksey Khoruzhenko/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi buah dan sayuran hijau. Foto: Aleksey Khoruzhenko/Shutterstock
Makanan yang mengandung nutrisi seperti asam lemak omega-3, vitamin A, vitamin C, vitamin E, lutein, dan zinc dapat membantu menangkal masalah penglihatan terkait usia seperti degenerasi makula dan katarak.
Makan apa supaya mata tidak buram? Ini beberapa daftarnya:
  • Sayuran hijau, seperti bayam, kangkung, dan sawi.
  • Wortel
  • Salmon, tuna, dan ikan berlemak lainnya.
  • Telur, kacang-kacangan, buncis, dan sumber protein non daging lainnya.
  • Jeruk
  • Tiram

5. Berhenti Merokok

Mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat juga memengaruhi kesehatan mata, termasuk menghentikan kebiasaan merokok. Tidak hanya berdampak buruk bagi paru-paru, rokok rupanya dapat meningkatkan risiko katarak, degenerasi makula, hingga kerusakan saraf optik.

6. Istirahatkan Mata

Terlalu lama menatap layar HP, laptop, atau komputer juga dapat meningkatkan risiko kerusakan pada mata. Hal ini bisa mengakibatkan mata kering, tegang, kabur, dan sulit fokus melihat dalam jarak pandang yang jauh.
Jika memiliki pekerjaan yang mengharuskan Anda menatap layar laptop dalam waktu lama, sebaiknya istirahatkan mata setiap 20 menit atau alihkan pandangan dari layar selama 20 detik.
Jika mata mulai terasa kering, cobalah lebih banyak berkedip atau cari rekomendasi obat tetes mata yang sesuai dengan kebutuhan untuk menjaga mata tetap lembap.

Hal Apa yang Bisa Mempengaruhi Kesehatan Mata Kita?

Manfaat daun mint untuk atasi lingkar mata yang menghitam. Foto: Dok. Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Manfaat daun mint untuk atasi lingkar mata yang menghitam. Foto: Dok. Freepik
Ada beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan sakit mata, rabun, atau gangguan mata lainnya. Berikut penjelasannya dirangkum dari situs WebMD:

1. Membiarkan Mata yang Iritasi

Mata merah, berair, dan menimbulkan rasa gatal atau terbakar bisa menjadi gejala dari alergi. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berkembang menjadi infeksi yang mengakibatkan mata lebih sensitif terhadap cahaya dan pandangan yang kabur.

2. Tidak Segera Memeriksa Cedera Mata

Meski cedera mata yang dialami tampak tidak terlalu serius, sebaiknya segera cek ke dokter apabila Anda mengalami gejala berikut:
  • Sulit melihat
  • Merasakan nyeri atau tidak nyaman di dalam atau di sekitar mata
  • Tidak bisa membuka mata
  • Timbul darah di bagian putih mata
  • Tidak bisa menggerakkan satu mata sebaik mata lainnya
  • Pupil mata yang satu lebih besar atau berbentuk berbeda dari yang lain

3. Sering Menggosok Mata

Kebiasaan menggosok mata dengan tangan yang tidak higienis dapat mengiritasi mata dan merusak pembuluh darah di sekitarnya. Jika perlu menyentuh mata, pastikan Anda telah mencuci tangan terlebih dahulu.

4. Tidak Menghapus Make Up

Partikel sisa maskara, eyeliner, atau eyeshadow dapat jatuh ke mata dan menyebabkan infeksi. Karenanya, pastikan Anda telah menghapus riasan mata sampai benar-benar bersih sebelum tidur. Segera temui dokter jika mata merah dan mulai terasa sakit.
(ADS)
Apa pentingnya kesehatan mata?
chevron-down
Nutrisi apa yang dibutuhkan mata?
chevron-down
Apa vitamin untuk mata?
chevron-down
editor-avatar-0
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
0 Suka·0 Komentar·
01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
0 Suka·0 Komentar·
01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
0 Suka·0 Komentar·
01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
0 Suka·0 Komentar·
01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
0 Suka·0 Komentar·
01 April 2020