Konten dari Pengguna

Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Penjelasan Medisnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi wanita hamil. Foto: RONNACHAIPARK/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi wanita hamil. Foto: RONNACHAIPARK/Shutterstock

Salah satu tanda kehamilan yang paling mencolok adalah berhentinya siklus menstruasi atau haid. Secara medis, hal ini terjadi karena tidak adanya pembuahan sel telur oleh sperma.

Dijelaskan dalam situs Planned Parenthood, menstruasi terjadi karena lapisan tebal yang mengandung darah dilepaskan oleh tubuh. Pelepasan tersebut terjadi karena sel telur tidak dibuahi sel sperma.

Dalam kondisi hamil, lapisan tersebut akan dipertahankan untuk menjaga kehamilan. Karenanya, darah haid tidak bisa dikeluarkan selama masa kehamilan berlangsung.

Namun, pada beberapa kasus, ada wanita yang mengalami haid saat sedang hamil. Pertanyaan pun muncul, apakah orang hamil bisa haid? Simak penjelasannya dalam ulasan berikut.

Apakah Orang Hamil Bisa Haid?

Ilustrasi wanita hamil. Foto: Selfmade studio/Shutterstock

Sebagaimana telah dijelaskan, haid tidak mungkin terjadi selama masa kehamilan. Bercak darah yang keluar saat hamil bukan disebabkan oleh haid, melainkan karena adanya pendarahan. Biasanya, bercak darah berwarna merah muda atau cokelat tua.

Mengutip situs Kids Health, pendarahan mungkin terjadi saat sel telur yang telah dibuahi menempel di rahim. Kondisi yang dalam dunia medis disebut dengan pendarahan implantasi ini biasanya terjadi dalam periode haid yang dialami setiap bulan. Karena itu, darah tersebut kerap disalahartikan sebagai darah menstruasi.

Namun, jika darah yang keluar cukup banyak, tidak menimbulkan efek samping berarti, apalagi terjadi saat kehamilan belum dipastikan dengan diagnosis dokter, bisa jadi itu memang darah menstruasi. Itu tandanya wanita tersebut tidak sedang hamil.

Baca juga: Cara Menghitung Telat Haid dan Dikatakan Hamil

Penyebab Pendarahan Saat Hamil

Ilustrasi hamil. Foto: Shutterstock

Ada berbagai faktor penyebab terjadinya pendarahan pada ibu hamil. Menurut laman Medical News Today, pendarahan lebih banyak terjadi selama trimester pertama yang ditandai dengan munculnya sedikit bercak.

Terjadinya pendarahan itu disebabkan oleh adanya perubahan pada sel serviks selama kehamilan. Hubungan seks yang dilakukan saat hamil muda juga bisa menjadi penyebabnya. Penyebab lain perdarahan pada trimester pertama kehamilan, yaitu:

  • Kehamilan ektopik

  • Infeksi

  • Keguguran

  • Perdarahan subkorionik atau hematoma subkorionik, yaitu terjadinya perdarahan antara dinding rahim dan plasenta.

Baca juga: Perbedaan Telat Haid dengan Hamil, Apa Ya?

Ilustrasi hamil. Foto: Shutterstock

Pendarahan juga bisa terjadi setelah kehamilan memasuki usia 20 minggu. Penyebabnya antara lain:

  • Pemeriksaan serviks yang dilakukan untuk memeriksa adanya kelainan. Prosedur ini dapat mengakibatkan pendarahan kecil.

  • Plasenta previa, yaitu kondisi yang terjadi ketika implan plasenta wanita dekat pada pembukaan serviks.

  • Hubungan seksual. Jika dilakukan terlalu sering, wanita hamil mungkin mengalami pendarahan karena meningkatnya kepekaan jaringan vagina dan serviks.

  • Pecahnya rahim, yaitu robeknya rahim saat persalinan. Kondisi ini jarang terjadi, tetapi lebih berpotensi jika ibu hamil pernah menjalani operasi caesar atau operasi pada rahim. Ini merupakan kondisi darurat yang harus segera ditangani oleh dokter.

Jika Anda mengalami pendarahan pada setiap tahap kehamilan, perhatikan warna dan konsistensi darah yang keluar. Setelah itu, konsultasikanlah dengan dokter untuk mengetahui penyebab dan penanganan terbaik.

(ADS)

Baca juga: Positif Hamil tapi Keluar Darah Seperti Haid, Normalkah?

Frequently Asked Question Section

Apa tanda-tanda kehamilan?

chevron-down

Salah satu tanda kehamilan yang paling mencolok adalah berhentinya siklus menstruasi atau haid.

Bagaimanakah proses terjadinya menstruasi pada wanita?

chevron-down

Menstruasi terjadi tidak adanya pembuahan sel telur oleh sperma.

Apa penyebab pendarahan saat hamil?

chevron-down

Di antaranya infeksi, terlalu sering berhubungan seks, dan keguguran.