Konten dari Pengguna

Biografi Singkat dan Prestasi Khulafaur Rasyidin

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Al-Qur'an
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Al-Qur'an

Khulafaur Rasyidin adalah para khalifah yang menggantikan kepemimpinan Islam setelah Nabi Muhammad SAW wafat. Adapun kepemimpinan selanjutnya digantikan oleh empat khalifah. Prestasi Khulafaur Rasyidin yang dicapai oleh keempatnya sangat memajukan kaum Muslimin pada masa itu.

Khulafaur Rasyidin berasal dari bahasa Arab yang terdiri atas dua kata, yakni khulafa dan rasyidin. Secara bahasa, khulafa artinya banyak khalifah (pemimpin). Sementara rasyidin berarti arif dan bijaksana. Jadi, Khulafaur Rasyidin mempunyai arti sebagai pemimpin yang arif dan bijaksana setelah Rasulullah wafat.

Mengutip buku Hukum Islam karya H. Zainuddin Ali, dijelaskan bahwa masa Khulafaur Rasyidin (632-662) ditandai dengan wafatnya Nabi Muhammad SAW dan berhentinya diturunkan wahyu oleh Allah SWT. Siapa saja keempat Khulafaur Rasyidin tersebut dan apa saja prestasinya? Simak informasinya di bawah ini.

4 Khulafaur Rasyidin dan Prestasinya

Ilustrasi khalifah (Sumber: Pixabay)

Dikutip dari buku Sejarah Kebudayaan Islam Madrasah Tsanawiyah Kelas VII oleh H. Fida' Abdilah, Yusak Burhanudin, terdapat empat khalifah atau Khulafaur Rasyidin dalam sejarah Islam. Simak penjelasannya berikut ini.

1. Abu Bakar As-Siddiq

Abu Bakar memiliki nama asli Abdullah bin Abi Quhafah. Ia merupakan seorang ahli hukum yang jujur, adil, rendah hati, dan bijaksana. Abu Bakar adalah seorang bangsawan dari kaum Quraisy yang berkedudukan tinggi di kalangan bangsa Arab. Dia juga termasuk saudagar kaya raya dan dermawan.

Abdullah bin Abi Quhafah diberi gelar Abu Bakar oleh Nabi Muhammad SAW. Dia juga diberi gelar as-Sidiq yang artinya orang yang selalu membenarkan. Abu Bakar membenarkan semua peristiwa yang dialami Nabi Muhammad SAW, terutama Isra’ Mi’raj.

Abu Bakar memangku jabatan khalifah selama 2 tahun tiga bulan. Masa itu dihabiskannya untuk mengatasi berbagai masalah dalam negeri yang muncul akibat wafatnya Nabi Muhammad. Selama periode kepemimpinannya ada beberapa pencapaian yang diperoleh beliau di antaranya:

  • Menanamkan budaya musyawarah dalam menyikapi suatu masalah. Apabila terjadi suatu perkara, Abu Bakar selalu mencari hukumnya dalam kitab Allah.

  • Membangun pemerintah yang tertib, baik di pusat dan di daerah.

  • Sistem politik bersifat sentral, sehingga kekuatan legislatif, eksekutif, dan yudikatif terpusat di tangan Abu Bakar.

  • Menyusun dan menulis mushaf Alquran.

  • Memberantas nabi palsu, Musailamah Al-Kazab.

  • Mengirim pasukan di bawah pimpinan Usamah bin Zaid untuk memerangi kaum Romawi sebagai realisasi dari rencana Rasulullah sewaktu masih hidup.

  • Mengembangkan wilayah Islam keluar Arab hingga ke Syria dan Persia.

  • Mendirikan Baitul Mal (semacam lembaga keuangan) dan mendistribusikan zakat kepada masyarakat.

Baca juga: 3 Usaha Umar bin Khattab untuk Memajukan Islam

2. Umar bin Khattab

Umar bin Khattab adalah putra Naufal Quraisy dari Suku Ady. Dia adalah salah satu pemimpin terkemuka yang dikenal sebagai duta untuk menghadapi perselisihan dengan suku lain.

Umar merupakan pemimpin yang tegas dan berani mempertaruhkan jiwanya untuk kebenaran. Selain itu, ia adalah pahlawan bagi kaumnya dan juga seorang saudagar yang sukses, rendah hati, jujur, penuh kasih sayang, serta dermawan.

Umar bin Khattab masuk Islam setelah Nabi Muhammad SAW menjadi Rasul selama enam tahun. Masuknya Umar bin Khattab berarti suatu kemenangan bagi umat Islam. Setelah masuk Islam, Umar bin Khattab diberi gelar Al-Faruq yang artinya memisahkan antara hak dan batil.

Umar bin Khattab termasuk salah satu sahabat dengan peranan yang paling menonjol dalam sejarah Islam. Beliau dikenal sebagai tokoh yang sangat bijaksana, kreatif, dan jenius. Sejumlah pencapaian yang diperoleh beliau selama menjadi Khulafaur Rasyidin di antaranya:

  • Memperluas dan merenovasi Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

  • Meluasnya daerah ekspansi Islam ke beberapa wilayah, seperti Syria, Palestina, Mesir, dan Persia.

  • Mencanangkan kepengurusan administrasi negara yang terdiri dari khalifah, wali (gubernur), dan dewan-dewan negara.

  • Pemberian Al-Kharaj atau pajak tanah bagi tanah yang didapat dengan berperang.

  • Mendirikan percetakan mata uang.

3. Utsman bin Affan

Utsman bin Affan menjadi khalifah melalui formatur sebanyak enam orang yang ditunjuk oleh Umar bin Khattab. Pada pemerintahannya, Utsman bin Affan mengalami masa kepemimpinan yang sulit.

Bernama lengkap Utsman bin Affan bin Abil Ash bin Umayyah, beliau masuk Islam atas ajakan Abu Bakar, saat usianya 30 tahun. Latar belakang keluarganya terpandang, secara ekonomi juga sangat berkecukupan.

Namun, kepribadiannya sederhana dan terkenal tidak tanggung-tanggung dalam menyalurkan hartanya di jalan Islam. Utsman bin Affan mendapat gelar Dzun Nurain karena menikahi dua putri Rasulullah, yaitu Ruqayyah dan Ummu Kultsum, berurutan setelah salah satunya meninggal.

Meskipun mengalami awal kepemimpinan yang sulit setelah Umar bin Khattab meninggal, tapi masa kekhalifahan Utsman bin Affan termasuk yang paling makmur dan sejahtera. Selama pemerintahannya, pencapaian beliau yang paling terkenal di antaranya:

  • Menyeragamkan cara baca Alquran dan mengumpulkan serta menyusunnya dalam satu mushaf.

  • Menertibkan tugas administrasi kepemerintahan.

  • Membangun sistem militer angkatan laut.

  • Membangun bendungan.

4. Ali bin Abi Talib

Ali bin Abi Thalib merupakan khalifah keempat yang berkuasa selama masa pemerintahan Khulafaur Rasyidin. Beliau adalah putra paman terdekat Nabi, yaitu Abi Thalib.

Ali bin Abi Thalib dilahirkan 10 sebelum Nabi Muhammad diangkat menjadi Rasul. Ali menjadi orang pertama yang masuk Islam dari kalangan anak-anak, saat itu usianya baru 10 tahun.

Sebagai salah satu orang yang pertama memeluk Islam, Ali bin Abi Thalib telah terlibat dalam berbagai peran besar sejak masa kenabian. Beberapa pencapaian yang diperoleh saat beliau menjadi Khulafaur Rasyidin selama sekitar lima tahun di antaranya:

  • Memperbaiki sistem pengelolaan kekuangan dengan menarik kembali harta atau tanah para pejabat yang dihadiahkan oleh pemerintahan Utsman bin Affan.

  • Menyebarkan Islam hingga ke daerah Barat India.

  • Mengganti pusat pemerintahan Islam, dari Madinah ke Kuffah.

  • Mengembangkan pusat ilmu tasfir, ilmu hadis, dan ilmu pengetahuan lainnya.

  • Mengganti pejabat-pejabat yang dinilai kurang cakap.

  • Mengembangkan ilmu nahwu atau ilmu tata bahasa Arab.

Baca juga: Urutan Khalifah Islam pada Masa Pemerintahan Khulafaur Rasyidin

(ANF)

Frequently Asked Question Section

Apa itu Khulafaur Rasyidin?
chevron-down

Khulafaur Rasyidin mempunyai arti sebagai pemimpin yang arif dan bijaksana setelah Rasulullah wafat.

Apa yang menandai dimulainya masa Khulafaur Rasyidin?
chevron-down

Masa Khulafaur Rasyidin (632-662) ditandai dengan wafatnya Nabi Muhammad SAW dan berhentinya diturunkan wahyu oleh Allah SWT.

Siapa nama asli Abu Bakar?
chevron-down

Abu Bakar memiliki nama asli Abdullah bin Abi Quhafah.