kumparan
11 Sep 2019 16:07 WIB

Hamdan, Driver Ojol yang Bekerja 24 Jam demi Tebus Obat Istri

Ilustrasi driver ojol. (Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan)
Kisah perjuangan seorang driver ojek online atau ojol yang kelelahan bekerja hingga menangis sembari mengantarkan penumpangnya, viral di media sosial. Kisah tersebut dibagikan oleh pemilik akun Twitter @kirekswasta melalui cuitannya pada Selasa (10/9).
ADVERTISEMENT
Awalnya, sang pemilik Twitter tersebut mendengar seperti suara isak tangis driver ojol yang tengah memboncenginya. Ia pun mencoba memastikan apakah driver yang diketahui bernama Hamdan itu benar menangis atau tidak.
Rupanya, Hamdan memang benar-benar menangis. Setelah ditanya, rupanya driver ojol tersebut menangis karena kelelahan bekerja. Belum lagi ia mengaku tidak bisa berhenti memikirkan keadaan istrinya.
Istri Hamdan baru saja melakukan operasi di sebuah rumah sakit di Bekasi. Driver ojol yang diketahui tinggal di daerah Depok itu mengungkapkan bahwa operasi sang istri berjalan lancar tidak dipungut biaya karena menggunakan kartu sehat. Hanya saja untuk obatnya harus bayar.
"Operasinya lancar. Terus dia harus nebus resep obat jalan. Operasinya gratis karena pakai kartu sehat, tapi obatnya bayar," tulis @kirelswasta, seperti dikutip dari cuitan Twitter-nya, Rabu (11/9).
ADVERTISEMENT
Tidak disebutkan masalah kesehatan apa yang dialami istri Hamdan sampai harus menjalani operasi. Hanya saja ia tidak memiliki cukup uang untuk menebus obat seharga Rp 1.170.000. Hal tersebut membuat Hamdan harus kerja keras sebagai driver ojol demi menebus obat untuk sang istri. Bahkan, Hamdan pun sampai mengabaikan kondisi fisiknya sendiri.
Hampir selama 24 jam penuh Hamdan bekerja. Selama dua hari penuh, ia baru bisa mengumpulkan sekitar Rp 700 ribu. Padahal, sudah lebih dari dua hari istrinya menjalani operasi. Ia takut terjadi sesuatu dengan sang istri jika ia tidak segera menebus obat.
Hal tersebut membuat Hamdan merasa sangat lelah. Di titik tersebut, ia tidak mampu lagi membendung air matanya.
"Saya capek, Bang. Tapi harus terkumpul karena besok udah hari ketiga. Takutnya istri ada infeksi, dll. Harus dapat buat nebus. Maaf kalau nangis ya, Bang," kata Hamdan, seperti ditulis @kirekswasta.
ADVERTISEMENT
Tidak hanya itu, Hamdan juga mengaku terkadang hanya istirahat selama 30 menit dalam sehari. Ketika teringat sang istri, ia pun merasa enggan makan. Sebab, menurutnya alangkah lebih baik jika uangnya dikumpulkan untuk menebus obat sang istri. Oleh karena itu, Hamdan hanya bisa minum air mineral agar tubuhnya tidak lemas.
Mendengar pengakuan itu, @kirekswasta pun meminta Hamdan agar memerhatikan kesehatannya. Dengan begitu, driver ojol tersebut dapat terus berjuang demi obat sang istri.
"Dia bilang, 'Iya, Bang. Saya nanti coba makan karena perut mulai keroncongan. Tapi saya lega bisa cerita sama Abang. Doakan ya supaya saya kuat'," lanjutnya.
Pernah berada di posisi yang serupa, cerita pengakuan Hamdan yang bekerja sangat keras demi menebus obat sang istri itu pun membuatnya tersentuh. Sampai pada akhirnya, ia pun memberikan sejumlah uang untuk menutup kekurangan uang demi menebus obat dan untuk makan.
ADVERTISEMENT
Hal itu membuat Hamdan kembali menangis. Berkali-kali ia mengucap syukur dan terima kasih.
Cerita perjuangan driver ojol yang dibagikan @kirekswasta tersebut pun mengundang perhatian warganet. Sampai tulisan ini naik, cuitan tersebut sudah di-retweet lebih dari 5.800 kali. Banyak warganet yang merasa terharu dengan perjuangan Hamdan. Tidak sedikit juga yang mendoakan sang driver agar senantiasa sehat dan dimudahkan rezekinya.
"Aku nangis bacanya. Kuat banget, Pak. Lancar rezekinya dan sehat terus. Sehat juga untuk istri dan keluarganya," tulis @planetkedua.
"Semoga istrinya cepat sembuh ya, Pak. Istrinya beruntung banget dapat suami kayak Bapak yang bener-bener sayang sama istri," lanjut @twentysixofskye.
"Lancar terus rezeki Bapaknya dan sender, aamiin," tambah @saposeyee.
(zhd)
Baca lebih banyak informasi mengenai berita artis/berita heboh/info bola/dan lifehack lebih nyaman di aplikasi kumparan.
ADVERTISEMENT
Download aplikasi Android di sini.
Download aplikasi iOS di sini.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan