10 Kalimat Contoh Konjungsi Temporal Bahasa Indonesia yang Benar

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketika ingin menulis urutan peristiwa, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kalimat yang digunakan urut dari awal hingga akhir dan antar kalimat saling bersesuaian (runtut). Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah pemakaian konjungsi. Apa saja contoh kalimat konjungsi?
Pengertian konjungsi atau kata penghubung adalah kata yang menghubungkan kata-kata, bagian-bagian kalimat, atau kalimat-kalimat dalam sebuah wacana. Konjungsi juga digunakan untuk menghubungkan suatu paragraf dengan lainnya.
Terdapat macam-macam konjungsi yang dapat digunakan untuk menghubungkan suatu frasa, klausa, kalimat, atau paragraf, seperti konjungsi aditif, konjungsi disjungtif, dan konjungsi temporal.
Selain itu, ada pula konjungsi pertentangan, konjungsi pembenaran, konjungsi pembatasan, konjungsi sebab, konjungsi akibat, konjungsi perbandingan, dan lainnya.
Salah satu konjungsi yang menarik untuk dibahas adalah konjungsi temporal. Mari ketahui jenis dan contoh konjungsi temporal berikut ini.
Baca Juga: Pengertian dan Contoh Konjungsi Kausalitas dalam Bahasa Indonesia
Jenis-Jenis Konjungsi Temporal
Dikutip dari buku Bahasa Indonesia SMP Kelas VII yang ditulis oleh Idda Ayu Kusrini (2007: 109), pengertian konjungsi temporal adalah kata penghubung yang menjelaskan hubungan waktu antara dua hal atau peristiwa.
Berdasarkan letaknya, konjungsi temporal dapat dibagi menjadi dua jenis:
1. Konjungsi Temporal Sederajat
Kata penghubung yang diletakkan di tengah kalimat, umumnya digunakan dalam kalimat majemuk setara. Contoh: kemudian, lalu, selanjutnya, setelahnya, dan sebelumnya.
2. Konjungsi Temporal Tidak Sederajat
Konjungsi ini dapat diletakkan di awal, tengah, maupun akhir kalimat. Konjungsi temporal tidak sederajat ini juga dapat digunakan dalam semua jenis kalimat majemuk.
Contoh: apabila, bila, bilamana, demi, hingga, ketika, sambil, sebelum, sampai, sedari, sejak, selama, semenjak, sementara, seraya, waktu, setelah, sesudah, dan taktala.
Baca Juga: 53 Contoh Konjungsi Berdasarkan Jenis dan Penggunaannya
Contoh Konjungsi Temporal
Agar kamu semakin lebih paham mengenai penggunaan konjungsi temporal, berikut 10 contoh kalimat konjungsi temporal dalam bahasa Indonesia yang bisa dipelajari.
Setelah minyak goreng sudah panas, kemudian masukkan bumbu yang sudah dihaluskan ke wajan.
Perut Faris masih saja terasa sakit, padahal sebelumnya ia sudah berobat ke puskesmas.
Kupingnya masih saja terasa sakit, padahal sebelumnya ia sudah berobat ke dokter THT minggu lalu.
Merry mengikuti kegiatan melukis siang ini, setelahnya ia berlatih karate bersama teman-temannya.
Merry terbangun dari tidurnya, saat ia mendengar suara adik yang sedang menangis dengan kencang.
Apabila hari sudah mulai gelap, lampu di jalan akan mulai dinyalakan.
Sementara air direbus, siapkan bahan-bahan lain seperti kopi dan gula.
Bob berangkat bekerja, ketika ibu sedang tertidur di kamar.
Apabila hari sudah mulai gelap, lampu di jalan akan mulai dinyalakan.
Sejak tahun lalu, kota itu kedatangan wisatawan dari berbagai daerah.
Nah, itulah penjelasan mengenai 10 kalimat contoh konjungsi temporal bahasa Indonesia yang benar. Apakah kamu sudah mulai paham sekarang? Semoga informasi ini bermanfaat!
Baca Juga: Contoh Penggunaan Konjungsi Syarat dalam Kalimat Bahasa Indonesia
(CHL)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan konjungsi?

Apa yang dimaksud dengan konjungsi?
Konjungsi adalah kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, maupun antarkalimat.
Apa itu konjungsi temporal?

Apa itu konjungsi temporal?
Konjungsi temporal adalah kata penghubung yang menjelaskan hubungan waktu antara dua hal atau peristiwa.
Apa contoh konjungsi koordinatif?

Apa contoh konjungsi koordinatif?
Contohnya dan, adalah, atau, serta tetapi.
