3 Perubahan dalam Kehidupan Masyarakat Dilihat dari Aspek Sosial

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perubahan sosial menjadi salah satu hal yang lumrah terjadi dalam kehidupan masyarakat sekarang ini. Meski begitu, tak banyak orang yang bisa menjawab pertanyaan tentang tuliskan tiga perubahan dalam kehidupan masyarakat dilihat dari aspek sosial.
Hal ini bisa terjadi karena kurangnya perhatian dan pemahaman masyarakat terhadap faktor terjadinya perubahan sosial tersebut. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap individu untuk memahami perubahan sosial di masyarakat.
Tiga Perubahan dalam Kehidupan Masyarakat dari Aspek Sosial
Mengutip dari buku Be Smart Ilmu Pengetahuan Sosial (hal 162), perubahan sosial adalah perubahan unsur-unsur kebudayaan karena adanya perubahan pola pikir masyarakat sebagai salah satu unsur pendukung kebudayaan.
Lantas, apa saja tiga perubahan dalam kehidupan masyarakat dilihat dari aspek sosial? Berikut adalah penjelasan selengkapnya yang bisa disimak.
1. Perubahan Evolusi dan Revolusi
Evolusi merupakan perubahan sosial yang terjadi dalam proses lambat dengan waktu yang cukup lama tanpa kehendak dari masyarakat yang bersangkutan. Perubahan ini dapat terjadi karena dorongan masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan hidup di masa sekarang.
Contohnya seperti modernisasi yang mengakibatkan terjadinya perubahan pada sistem transportasi dan perbankan.
Sedangkan revolusi adalah perubahan yang berlangsung cepat tanpa direncanakan sebelumnya. Sering kali perubahan ini justru memicu ketegangan dan konflik sosial di awal prosesnya. Contohnya revolusi kemerdekaan 1945.
2. Perubahan yang Dikehendaki dan Tidak Dikehendaki
Perubahan yang dikehendaki merupakan perubahan yang terjadi karena adanya perencanaan dari pelaku perubahan. Contohnya adalah dibuatnya Undang-Undang Perkawinan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1963 yang membatasi kaum laki-laki, khususnya PNS untuk memiliki istri lebih dari satu.
Sedangkan perubahan yang tidak dikehendaki merupakan perubahan yang terjadi di luar jangkauan dan pengawasan masyarakat. Contohnya keinginan masyarakat untuk mempersingkat prosesi adat pernikahan yang membutuhkan biaya besar dan waktu lama.
3. Perubahan Kecil dan Besar
Perubahan kecil merupakan perubahan struktur sosial yang tidak membawa pengaruh secara langsung bagi kehidupan masyarakat. Misalnya, perubahan model rambut, pakaian, dan lain sebagainya.
Sedangkan perubahan besar merupakan perubahan yang memberi pengaruh langsung bagi kehidupan masyarakat. Contohnya seperti penggunaan mesin traktor dalam membajak sawah untuk menggantikan tenaga kerbau dalam cara pertanian tradisional.
Baca Juga: Tanda-Tanda Perubahan Sosial dalam Masyarakat
Jadi, itu dia tiga perubahan dalam kehidupan masyarakat dilihat dari aspek sosial. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, ya. (Anne)
