Konten dari Pengguna

3 Perubahan dalam Kehidupan Masyarakat Dilihat dari Aspek Sosial

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tuliskan tiga perubahan dalam kehidupan masyarakat dilihat dari aspek sosial. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Tuliskan tiga perubahan dalam kehidupan masyarakat dilihat dari aspek sosial. Sumber: pexels.com

Perubahan sosial menjadi salah satu hal yang lumrah terjadi dalam kehidupan masyarakat sekarang ini. Meski begitu, tak banyak orang yang bisa menjawab pertanyaan tentang tuliskan tiga perubahan dalam kehidupan masyarakat dilihat dari aspek sosial.

Hal ini bisa terjadi karena kurangnya perhatian dan pemahaman masyarakat terhadap faktor terjadinya perubahan sosial tersebut. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap individu untuk memahami perubahan sosial di masyarakat.

Tiga Perubahan dalam Kehidupan Masyarakat dari Aspek Sosial

Tuliskan tiga perubahan dalam kehidupan masyarakat dilihat dari aspek sosial. Sumber: pexels.com

Mengutip dari buku Be Smart Ilmu Pengetahuan Sosial (hal 162), perubahan sosial adalah perubahan unsur-unsur kebudayaan karena adanya perubahan pola pikir masyarakat sebagai salah satu unsur pendukung kebudayaan.

Lantas, apa saja tiga perubahan dalam kehidupan masyarakat dilihat dari aspek sosial? Berikut adalah penjelasan selengkapnya yang bisa disimak.

1. Perubahan Evolusi dan Revolusi

Evolusi merupakan perubahan sosial yang terjadi dalam proses lambat dengan waktu yang cukup lama tanpa kehendak dari masyarakat yang bersangkutan. Perubahan ini dapat terjadi karena dorongan masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan hidup di masa sekarang.

Contohnya seperti modernisasi yang mengakibatkan terjadinya perubahan pada sistem transportasi dan perbankan.

Sedangkan revolusi adalah perubahan yang berlangsung cepat tanpa direncanakan sebelumnya. Sering kali perubahan ini justru memicu ketegangan dan konflik sosial di awal prosesnya. Contohnya revolusi kemerdekaan 1945.

2. Perubahan yang Dikehendaki dan Tidak Dikehendaki

Perubahan yang dikehendaki merupakan perubahan yang terjadi karena adanya perencanaan dari pelaku perubahan. Contohnya adalah dibuatnya Undang-Undang Perkawinan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1963 yang membatasi kaum laki-laki, khususnya PNS untuk memiliki istri lebih dari satu.

Sedangkan perubahan yang tidak dikehendaki merupakan perubahan yang terjadi di luar jangkauan dan pengawasan masyarakat. Contohnya keinginan masyarakat untuk mempersingkat prosesi adat pernikahan yang membutuhkan biaya besar dan waktu lama.

3. Perubahan Kecil dan Besar

Perubahan kecil merupakan perubahan struktur sosial yang tidak membawa pengaruh secara langsung bagi kehidupan masyarakat. Misalnya, perubahan model rambut, pakaian, dan lain sebagainya.

Sedangkan perubahan besar merupakan perubahan yang memberi pengaruh langsung bagi kehidupan masyarakat. Contohnya seperti penggunaan mesin traktor dalam membajak sawah untuk menggantikan tenaga kerbau dalam cara pertanian tradisional.

Baca Juga: Tanda-Tanda Perubahan Sosial dalam Masyarakat

Jadi, itu dia tiga perubahan dalam kehidupan masyarakat dilihat dari aspek sosial. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, ya. (Anne)