5 Faktor Internal Penyebab Pelanggaran HAM

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia merupakan salah satu negara yang masih berjuang dalam mengatasi masalah pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Salah satu faktor internal penyebab pelanggaran HAM adalah kesadaran yang rendah. Simak faktor lainnya dalam tulisan berikut ini.
Hak asasi manusia adalah sebuah konsep hukum dan normatif, yang menyatakan bahwa manusia memiliki hak yang melekat pada dirinya dalam keberadaannya sebagai manusia. Hak asasi manusia bersifat universal dan mutlak, artinya berlaku kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja tanpa terkecuali.
Baca juga: Mengenal Pengertian dan Contoh Pelanggaran HAM di Indonesia
Faktor Internal Penyebab Pelanggaran HAM
Tentu banyak yang menjadi alasan terjadinya pelanggaran HAM, baik faktor internal maupun eksternal. Salah satu faktor internal penyebab pelanggaran HAM adalah kesadaran yang rendah. Simak faktor lainnya dalam tulisan berikut ini:
1. Adanya pro dan kontra dari masyarakat terhadap batasan dari HAM itu sendiri
Dikutip dari buku Muslim dan Keadilan Global, Abdullahi Ahmed An-Na'im (2013:129),
"Kurang atau lemahnya legimitasi budaya untuk berbagai standar HAM adalah salah satu penyebab utama bagi terjadinya pelanggaran terhadap berbagai standar tersebut. Oleh karena itu, legitimasi internal dan lintas budaya bagi berbagai standar HAM perlu dikembangkan".
2. Kurangnya rasa toleransi terhadap perbedaan.
Indonesia adalah bangsa dengan kekayaan suku, agama, bahasa, dan budaya. Tentunya kita harus memiliki rasa toleransi, saling menghormati, dan tidak bersikap diskriminasi agar bisa hidup berdampingan dengan damai, dan mencegah terjadinya pelanggaran HAM.
3. Kurangnya rasa empati terhadap sesama.
Empati adalah kemampuan untuk merasakan kondisi orang lain, merasa simpati dengan menempatkan posisinya pada orang lain. Kurangnya empati membuat seseorang tega untuk melanggar hak asasi manusia lain.
Baca juga: 3 Contoh Pelanggaran HAM di Indonesia yang Belum Terselesaikan
4. Kondisi psikologis.
Salah satu faktor terjadinya pelanggaran HAM adalah gangguan psikologis pada seseorang. Kondisi psikologis ini harus dibuktikan dalam pengadilan agar tuntutan hukuman bisa disesuaikan.
5. Kondisi ekonomi.
Faktor ekonomi yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan hidup, bisa mengakibatkan orang gelap mata dan melakukan pelanggaran HAM melalui tindakan kriminal.
Salah satu faktor internal penyebab pelanggaran HAM adalah kesadaran yang rendah. Faktor lainnya yaitu kurangnya toleransi dan empati, kondisi ekonomi dan psikologis, serta adanya pro dan kontra dalam masyarakat.
Baca juga: Contoh Pelanggaran HAM Berat: Kasus Munir dan Penangkapan Aktivis
(DK)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan hukum?

Apa yang dimaksud dengan hukum?
Hukum ialah peraturan-peraturan yang bersifat memaksa, yang menentukan tingkah laku manusia dalam lingkungan masyarakat yang dibuat oleh badan-badan resmi yang berwajib, pelanggaran mana terhadap peraturan-peraturan tadi berakibatkan diambilnya tindakan, yaitu dengan hukuman tertentu.
Ada berapa jenis perlindungan hukum?

Ada berapa jenis perlindungan hukum?
Ada dua macam perlindungan hukum bagi rakyat, yaitu perlindungan hukum preventif dan represif.
Apa yang dimaksud dengan pelanggaran HAM ringan?

Apa yang dimaksud dengan pelanggaran HAM ringan?
Pelanggaran HAM Ringan adalah pelanggaran yang tidak mengancam nyawa seseorang namun merugikan orang tersebut.
