Cara Menulis Daftar Pustaka dari Jurnal? Simak Tipnya

Penulis kumparan
·waktu baca 8 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketika kamu ingin menyusun suatu makalah atau karya tulis, maka penting untuk mengetahui cara menulis daftar pustaka pada bagian akhir. Hal tersebut juga termasuk penulisan daftar pustaka dari jurnal yang akan dibuat dalam proses menyusun karya tulis ilmiah.
Jurnal penelitian yang dijadikan referensi bisa berupa jurnal ilmiah yang berasal dari dalam negeri maupun internasional. Penulisan daftar pustaka ini berfungsi sebagai sumber data yang digunakan sebagai referensi pada saat menyusun suatu karya tulis.
Tak hanya itu, penulisan daftar pustaka juga bertujuan untuk mempermudah pengecekan tentang kebenaran (validitas) suatu karya tulis yang telah disusun. Biasanya, daftar ini disisipkan di bagian paling belakang atau sebelum biografi penulis.
Baca juga: Jurnal Ilmiah: Pengertian, Contoh, dan Cara Membuatnya
Pengertian Daftar Pustaka
Berdasarkan jurnal Analisis Penulisan Daftar Pustaka dalam SKripsi Mahasiswa Prodi S-1 Ilmu Perpusatakaan Angkatan 2012 dan 2013 oleh Habib Aulia Rahman dan Jumino, daftar pustaka adalah susunan tulisan pada akhir sebuah karya ilmiah yang isinya berupa penulis, judul tulisan, penerbit, dan tahun penerbit.
Menurut Ninik Kuntaro dalam jurnal tersebut, daftar pustaka ialah sebuah teknik notasi ilmiah yang berasal dari kumpulan sumber bacaan atau sumber referensi yang digunakan untuk menulis karangan ilmiah.
Adapun manfaat daftar pustaka, yakni untuk mengarahkan pembaca ke berbagai rujukan lain yang berhubungan dengan pembahasan di dalam tulisan tersebut. Rujukan ini sama dengan referensi, seperti buku dan karya tulisan lainnya yang sesuai dengan pembahasan.
Lebih lanjut, mengutip buku Metode Penulisan dan Penyajian Karya Ilmiah oleh Haryanto A.G., dkk., (1999:69), daftar pustaka adalah segala sumber bahan karangan yang digunakan dalam karya ilmiah.
Di sisi lain, daftar pustaka juga bisa diartikan sebagai daftar rinci dan sistematis yang disisipkan di bagian paling akhir dan digunakan oleh penulis untuk menyusun suatu karya ilmiah.
Secara umum, berikut ini adalah susunan menulis daftar pustaka dari jurnal nasional maupun internasional yang bisa kamu terapkan:
Nama penulis, ditulis nama belakang terlebih dahulu, kemudian nama depan yang dipisahkan dengan koma.
Tahun terbit jurnal.
Judul jurnal.
Nama penerbit.
Informasi volume atau edisi jurnal.
Tautan (link) url jika menggunakan jurnal online.
Tanggal akses jurnal.
Tujuan Daftar Pustaka
Sebelum membahas cara menulis daftar pustaka dari jurnal ilmiah, ada baiknya kamu mengetahui tujuan penulisan daftar pustaka terlebih dahulu.
Mengutip dari buku Metodologi Penelitian Biomedis oleh Hana Ratnawati, berikut ini tujuan membuat daftar pustaka dalam suatu karya tulisan:
Menunjukkan cakupan sebuah penelitian atau karya tulis.
Menunjukkan berbagai karya tulis yang dijadikan sumber informasi dalam penulisan laporan penelitian atau karya tulis ilmiah.
Memberi informasi lengkap tentang sebuah referensi.
Memelihara kode etik. Dalam artian penulis menghargai hasil karya orang lain.
Mencegah bentuk plagiat karya tulis orang lain.
Baca juga: Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan SMK
Syarat Umum Rujukan Daftar Pustaka
Setelah membahas tujuan membuat daftar pustaka, terdapat beberapa syarat umum rujukan yang dapat dijadikan sebagai daftar pustaka. Berikut penjelasan selengkapnya menurut buku Metodologi Penelitian Biomedis oleh Hana Ratnawati:
Isi sumber rujukan harus relevan dengan karya tulis yang sedang dibuat.
Jumlah daftar pustaka minimal lima referensi, dengan syarat sudah termasuk buku minimal dua buah.
Tahun publikasi maksimal 5-7 tahun masa publikasi. Namun, penulis juga tetap bisa mencari referensi sumber rujukan dengan tahun publikasi lebih dari 7 tahun.
Cara Menulis Daftar Pustaka Dari Jurnal
Berikut ini cara membuat daftar pustaka dari jurnal, menurut buku Cara Praktis Penulisan Karya Ilmiah dalam Bahasa Indonesia oleh Novi Indrastuti.
1. Jurnal APA Style
Jurnal APA diterbitkan oleh American Psychological Association, yang biasanya digunakan dalam kajian psikologi dan ilmu kognitif, seperti filsafat, ilmu saraf, linguistik, antropologi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), dan sebagainya
Tidak hanya itu, jurnal model APA juga biasa digunakan untuk kajian ilmu sosial yang meliputi akuntansi, ekonomi, geografi, umum, pendidikan, politik, sejarah, hingga sosiologi.
Format model APA paling sering digunakan oleh peneliti di Indonesia. Berikut susunan daftar pustaka yang ditulis dengan format ini:
Nama penulis ditulis nama belakang terlebih dahulu diikuti nama depan.
Judul artikel.
Nama jurnal dicetak miring.
Volume dicetak miring diikuti nomor jurnal dan halaman.
Adapun format cara penulisan daftar pustaka dari jurnal berdasarkan model APA , yaitu:
Nama belakang, nama depan. (Tahun). Judul. Nama jurnal, volume (nomor), halaman.
Berikut ini contoh penulisan daftar pustaka dengan format APA yang sering digunakan oleh para akademisi di Indonesia:
Laksamana, P. N. (2020). Efek Analgetik dan Antiinflamasi Kaempferia Galanga (Kencur). WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 1 (1), 15-19.
Mohd Ali, M., Hashim, N., Abd Aziz, S., & Lasekan, O. (2020). Pineapple (Ananas comosus): A comprehensive review of nutritional values, volatile compounds, health benefits, and potential food products. Food research international (Ottawa, Ont.), 137, 109675.
Prasad, S., & Tyagi, A. K. (2015). Ginger and its constituents: role in prevention and treatment of gastrointestinal cancer. Gastroenterology research and practice, 2015, 142979.
2. Jurnal MLA Style
Cara menulis daftar pustaka dari jurnal online dengan Modern Language Association atau format model MLA lebih sederhana dibandingkan jurnal lainnya.
Jurnal ini biasanya digunakan dalam bidang seni, bahasa, dan sastra, humaniora yang meliputi agama, Pancasila dan kewarganegaraan, ilmu sosial dasar, ilmu alamiah dasar, dan ilmu budaya dasar.
Beberapa ciri dalam gaya penulisan daftar pustaka model MLA adalah:
Nama penulis ditulis lengkap dengan nama belakang atau akhir dituliskan di depan.
Tahun terbit diletakkan pada bagian akhir.
Kutipan pada halaman cukup dengan menuliskan kata akhir dan nomor halaman kutipan.
Pada beberapa media tertentu dapat ditambahkan informasi jenis media dan format, misal cetak, online, web, dan lainnya.
Pada sumber daring cukup menampilkan tanggal bulan dan tahun diakses tanpa menyebutkan sumber online-nya.
Cara penulisan daftar pustaka dari jurnal dengan gaya MLA adalah dengan format sebagai berikut:
Nama Akhir, Nama Awal. “Judul Artikel.” Nama Jurnal Volume. edisi (Tahun Publikasi): Halaman.
Berikut ini contoh penulisan daftar pustaka dari jurnal dengan model MLA :
Smith, John. “Studies in pop rocks and Coke.” Weird Science 12 (2009): 78-93.
Jonathan, Karim. “Beyond Growth:Library and Development.” Annals of Library Research 40. 5(2015):1111‐1130.
Sukmadewi, Nabila. “Analisis Komunikasi Budaya pada Masyarakat Ciptagelar”. Journal of Communication. Vol 3(2011): 110-150.
Penulisan Sumber Kutipan
Penulisan sumber kutipan yang digunakan dalam karya tulis ilmiah umumnya sama saja, yakni terdiri dari kutipan langsung dan tidak langsung. Namun, sistem yang digunakan biasanya disesuaikan lagi dengan institusi masing-masing.
Dirangkum dari buku Sukses Menulis Buku Ajar dan Referensi susunan Syamsul Arifin, dkk., berikut penjelasan lengkapnya yang bisa Anda simak:
1. Cara Menulis Kutipan Langsung
Kutipan langsung biasanya menggunakan tanda kutip (“). Jenis kutipan ini digunakan di tengah-tengah kalimat. Berikut contohnya yang bisa Anda simak:
Fitzgeral mencatat bahwa “konferensi terpadu dapat membantu perkembangan proses problem solving revisi dalam berbagai cara” dan mempertimbangkan konferensi dengan siswa sebagai pendekatan bernilai dalam pengajaran menulis.
Untuk menunjukkan adanya teks yang dilangkahi dalam kutipan (misalnya karena tidak relevan dengan uraian), maka digunakan tanda elipsis, yaitu tiga titik di antara spasi (...). Contoh:
Para pejabat pemerintahan kita sekarang ini bisa disamakan kedudukannya dengan para manager di Amerika Serikat. Mereka harus bisa mengejar target dengan tidak memedulikan pengembangan kelembagaan yang dewasa ini belum berkembang sebagai organisasi modern...
2. Cara Menulis Kutipan Tidak Langsung
Kutipan tidak langsung (saduran) diketik dengan dua spasi dan marginnya sama dengan margin teks biasa. Di akhir setiap kalimat atau alinea saduran, biasanya diberi nomor catatan kaki. Contohnya:
Nurcholish Madjid mengakui bahwa cukup sulit untuk memberikan gambaran tentang pemikiran Islam Indonesia dalam kaitannya dengan Islam secara menyeluruh. Hal itu disebabkan kurangnya data yang dapat mewakili semua aspek yang akan digambarkan. Karena itulah beliau menyatakan bahwa apa yang yang dikemukakan hanya terbatas pada aspek-aspek yang disepakat sebagai gambaran Ini berarti bahwa kita harus mencari kenyataan pemikiran Islam yang dapat dikatakan mewakili Islam, namun pada waktu yang sama juga mempunyai kaitan yang nyata dengan pemikiran Islam secara umum.1
Cara Membuat Daftar Pustaka secara Otomatis
Untuk membuat daftar pustaka secara otomatis, Anda bisa menggunakan beberapa aplikasi seperti Microsoft Word, Mendeley, dan Zotero. Berikut ini panduan lengkapnya yang bisa Anda simak:
a. Menggunakan Microsoft Word
Dikutip dari laman bantuan Microsoft, berikut ini langkah-langkah yang bisa diikuti untuk membuat daftar pustaka otomatis di Microsoft Word:
Buka dokumen karya tulis Anda yang berbentuk Microsoft Word.
Pilih menu “References”, kemudian klik “Insert Citation”.
Pilih menu “Add New Source”. Nantinya akan muncul kotak dialog yang berisi informasi terkait sumber kutipan.
Ubah opsi “Type of Source” menjadi “Web site”.
Arahkan kursor ke halaman yang ingin dijadikan daftar pustaka.
Pada menu “References” klik opsi “Bibliography”, kemudian pilih “Insert Bibliography”.
Daftar pustaka akan muncul secara otomatis beserta situs web rujukannya.
b. Menggunakan Aplikasi Mendeley
Mendeley merupakan software atau plugin yang bisa dipasangkan di Microsoft Word. Anda bisa membuat daftar pustaka secara otomatis menggunakan Mendeley. Berikut tipsnya yang bisa Anda ikuti:
Buka karya ilmiah yang berbentuk dokumen Microsoft Word.
Klik kanan pada karya ilmiah tersebut.
Kemudian, pilih opsi “Copy As” dan klik “Formatted Citation”.
Lalu buka lembar daftar pustaka, klik kanan dan pilih “Paste”.
Daftar pustaka karya ilmiah Anda akan tersusun secara otomatis.
c. Menggunakan Aplikasi Zotero
Sebelum menggunakan aplikasi Zotero, Anda bisa menginstall-nya terlebih dahulu di laptop atau komputer. Kemudian, ikuti langkah-langkah berikut ini:
Buka aplikasi Zotero.
Lalu, klik “New Item”. Kemudian pilih salah satu jenis referensi yang disesuaikan dengan sumber Anda.
Jika Anda memilih jenis referensi buku, masukkan data sesuai dengan buku tersebut mulai dari judul, penulis, tahun terbit, kota terbit, dan penerbit.
Klik “Enter”. Daftar pustaka akan otomatis terbuat.
Baca juga: Sistematika Penulisan Proposal Kegiatan dan Cara Membuatnya
(ADL & FNS)
Frequently Asked Question Section
Apa tujuan menulis daftar pustaka?

Apa tujuan menulis daftar pustaka?
Sebagai bukti sumber karya ilmiah yang dibuat agar tidak disangka plagiat.
Apa itu daftar pustaka?

Apa itu daftar pustaka?
Daftar pustaka adalah daftar sumber yang telah digunakan untuk referensi suatu karya tulis ilmiah.
Bagaimana cara membuat daftar pustaka?

Bagaimana cara membuat daftar pustaka?
Bisa menggunakan aplikasi Microsoft Word, Mendeley, dan Zotero.
