Konten dari Pengguna

Jenis-jenis, Fungsi, dan Contoh Kalimat Konjungsi Temporal

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 5 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Kalimat Konjungsi Temporal. (Foto: https://pixabay.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Kalimat Konjungsi Temporal. (Foto: https://pixabay.com)

Ketika ingin menulis urutan peristiwa, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kalimat yang digunakan urut dari awal hingga akhir dan antar-kalimat saling bersesuaian (runtut). Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah pemakaian konjungsi.

Pengertian konjungsi atau kata penghubung adalah kata yang menghubungkan kata-kata, bagian-bagian kalimat, atau kalimat-kalimat dalam sebuah wacana. Konjungsi juga digunakan untuk menghubungkan suatu paragraf dengan lainnya.

Terdapat macam-macam konjungsi yang dapat digunakan untuk menghubungan suatu frasa, klausa, kalimat, atau paragraf. Disadur dari buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Edisi Keempat karya Anton M. Moeliono dkk., salah satu konjungsi yang sering digunakan dalam paragraf adalah konjungsi temporal. Secara lebih lengkap berikut penjelasan mengenai pengertian konjungsi temporal beserta jenis hingga contohnya.

Apa yang Dimaksud dengan Konjungsi Temporal dan Contohnya?

Ilustrasi kalimat. Foto: Unsplash.com

Dikutip dari buku Bahasa Indonesia SMP Kelas VII yang ditulis oleh Dra. Idda Ayu Kusrini (2007: 109), pengertian konjungsi temporal adalah kata penghubung yang menjelaskan hubungan waktu antara dua hal atau peristiwa.

Konjungsi temporal menjadi penghubung waktu yang berfungsi untuk menata urutan peristiwa yang diceritakan. Kata hubung yang berkenaan dengan waktu ini bisa digunakan dalam kalimat atau antarkalimat itu sendiri.

Apa Saja Contoh dari Kalimat Konjungsi?

Ilustrasi Contoh Kalimat Konjungsi Temporal. (Foto: https://pixabay.com)

Berdasarkan letaknya, konjungsi temporal dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu konjungsi temporal sederajat dan konjungsi temporal tidak sederajat. Berikut penjelasan dan contoh konjungsi temporal masing-masing.

Konjungsi temporal sederajat

Konjungsi temporal sederajat adalah kata penghubung yang diletakkan di tengah kalimat. Biasanya konjungsi temporal sederajat digunakan dalam kalimat majemuk setara.

Contoh konjungsi temporal sederajat terdiri dari kemudian, lalu, selanjutnya, setelahnya, dan sebelumnya. Untuk lebih memahaminya, berikut contoh kalimat konjungsi temporal sederajat.

Contoh kalimat konjungsi temporal sederajat

  • Kupingnya masih saja terasa sakit, padahal sebelumnya ia sudah berobat ke dokter THT minggu lalu.

  • Merry mengikuti kegiatan melukis siang ini, setelahnya ia berlatih karate bersama teman-temannya.

  • Ina memasak kangkung, lalu menggoreng tempe dan tahu.

  • Murid SMP 1 Karangresik akan pergi ke Yogyakarta, selanjutnya jalan-jalan ke Bukit Bintang.

  • Pelatih futsal menyuruh mereka berlari keliling lapangan, setelahnya push up 20 kali.

  • Pak Guru menyuruh untuk membuka buku cetak Matematika, sebelumnya ia mengabsen kami.

  • Bendahara sekolah itu mengundurkan diri, kemudian mencalonkan diri menjadi kepala sekolah.

  • Tim kami telah selesai berlatih sepak bola, kemudian kami beristirahat sejenak.

  • Adik meminum susu, lalu kembali tidur.

  • Acara hari ini dimulai dengan pembukaan selanjutnya acara inti.

  • Dodi memakai sarung, lalu pergi ke masjid.

  • Irfan tidak bisa ikut perlombaan karena sakit kemudian ia beristirahat.

  • Indra mandi, lalu menyikat giginya.

  • Kakak mencuci piring, kemudian memasak nasi.

  • Ika membayar tagihan listrik di supermarket, kemudian pulang ke rumah.

  • Nadin membeli singkong di pasar, lalu membuat singkong goreng.

  • Rafa menyelesaikan tugas, kemudian menonton tv.

  • Ibu menyapu lantai, selanjutnya mencuci pakaian.

  • Adik menangis dengan keras, kemudian tertidur sendiri.

  • Hani memasukan pakaian ke dalam koper, lalu berangkat ke Bali.

  • Ayah memotong rumput, lalu membuangnya ke tong sampah.

  • Alia pulang sekolah naik Bus Transjakarta, setelahnya naik angkot.

Konjungsi temporal tidak sederajat

Konjungsi temproal tidak sederjat bisa diletakkan di awal, tengah, maupun akhir kalimat. Konjungsi temporal tidak sederajat ini juga dapat digunakan dalam semua jenis kalimat majemuk.

Baca Juga: Contoh Kalimat Konjungsi Temporal dalam Percakapan Sehari-hari

Contoh konjungsi temporal tidak sederajat, yaitu apabila, bila, bilamana, demi, hingga, ketika, sambil, sebelum, sampai, sedari, sejak, selama, semenjak, sementara, seraya, waktu, setelah, sesudah, dan taktala. Berikut contoh kalimat dari konjungsi temporal tidak sederajat.

Contoh kalimat konjungsi temporal tidak sederajat

  • Bob berangkat bekerja, ketika ibu sedang tertidur di kamar.

  • Apabila hari sudah mulai gelap, lampu di jalan akan mulai dinyalakan.

  • Sejak tahun lalu, kota itu kedatangan wisatawan dari berbagai daerah.

  • Ketika semua murid sudah pulang, Merry masih saja menunggu Ibunya di depan pagar sekolah.

  • Malaikat akan turun dan mengaminkan saat ada hamba-nya yang berdoa.

  • Toko kue milik Dhena tutup selama hari raya lebaran.

  • Bila tidak hujan Mira akan pergi berkemah dengan teman-temannya.

  • Makanan itu sudah tidak hangat sejak ditinggal begitu saja oleh Gina.

  • Selama liburan, kami sekeluarga akan menginap dan berlibur ke rumah nenek di desa.

  • Deni pergi ke Riau sejak 3 hari yang lalu.

  • Ibu memasak kue bolu saat adik tertidur pulas.

  • Dina mengambil pisau saat Galih sedang memotong sayuran.

  • Fira pergi ke Pantai Anyer saat liburan sekolah.

  • Ketika malam tiba, kelelawar akan bangun dan pergi mencari makanan.

  • Ayah sedang mencuci mobil ketika ibu menyapu halaman.

  • Agnes mengerjakan tugas sambil mendengarkan musik kesukaannya.

  • Saat bel jam istirahat berbunyi, Zidan dan kawan-kawan langsung pergi ke kantin.

  • Demi bertemu anak semata wayangnya, Pak Dion rela pulang pergi Jakarta Bandung seminggu sekali.

  • Bilamana hari mulai terang, akun akan kembali berjalan ke luar hutan.

  • Saat pemilihan ketua kelas ia tidak bisa hadir.

  • Yuli berlari keliling lapangan saat pelatih menyuruhnya.

  • Guru menulis keterangan di papan tulis sambil menjelaskan pada murid-murid.

  • Tukang koran itu berkeliling komplek sambil melemparkan koran ke rumah pelanggannya.

  • Ibu mengiris kentang sambil merebus telur.

  • Maling merampok rumah Tina, saat mereka tidak di rumah.

  • Aldi mengayuh sepeda sambil mendengarkan musik.

  • Ira berjualan cemilan demi membiayai sekolah adiknya.

  • Kami mengerjakan tugas kelompok sambil menyantap makan siang.

Itulah penjelasan mengenai jenis-jenis, fungsi, dan contoh kalimat konjungsi temporal. Semoga informasi ini bermanfaat!

(CHL) dan (ZHR)