News
·
16 Februari 2021 16:02

Sudut Pandang Orang Ketiga dan Contohnya dalam Cerpen

Konten ini diproduksi oleh Berita Terkini
Sudut Pandang Orang Ketiga dan Contohnya dalam Cerpen (27025)
Ilustrasi Sudut Pandang Orang Ketiga, sumber: Freepik
Dalam membuat sebuah karya penulisan, penulis akan memposisikan tokoh sesuai dengan keinginannya, yang disebut juga dengan sudut pandang. Sudut pandang terdiri dari sudut pandang orang pertama, sudut pandang orang kedua, dan sudut pandang orang ketiga.
ADVERTISEMENT
Kali ini, kita akan mengulas mengenai sudut pandang orang ketiga yang akan dilengkapi dengan contoh agar lebih mudah untuk dimengerti.

Sudut Pandang Orang Ketiga dalam Cerita

Sudut pandang orang ketiga adalah kondisi dimana penulis meletakkan tokoh utama sebagai orang dengan kata ganti orang ketiga, yakni “ia” atau “dia”.
Dalam sudut pandang orang ketiga, penulis seolah-olah berada di luar cerita yang mengisahkan cerita tokoh utama kepada pembacanya. Dari buku Mengenali dan Menuliskan Ide Menjadi Cerpen oleh I Wayan Kerti (2020:37), pada sudut pandang orang ketiga, si penulis berada "di luar" cerita dan menggunakan tokoh "dia" dalam cerita.
Dan, sudut pandang orang ketiga terdiri dari 3 jenis, antara lain
1. Sudut Pandang Obyektif, tokoh adalah Pengamat
ADVERTISEMENT
Sudut pandang obyektif meletakkan penulis di luar karakter, dan penulis sebagai pencerita tidak mengetahui isi hati atau pikiran sang tokoh. Sudut pandang obyektif ini biasanya digunakan saat penulis ingin menciptakan kisah misterius yang membuat pembacanya penasaran.
Contoh:
Malika menutup ponselnya. Ia sama sekali tak menyukai apa yang dibacanya di sana. Besok, ia akan menemui Gino dan memutuskan untuk berbicara secara langsung dengannya. Ia marah dan merasa sangat tidak berguna.
Dari contoh sudut pandang orang ketiga di atas, pembaca sama sekali tidak akan tahu apa isi teks di dalam ponsel Malika.
2. Sudut Pandang Campuran
Jika sudut pandang orang ketiga membuat tokoh begitu misterius, dan terasa jauh, dengan sudut pandang obyektif yang dimodifikasi, penulis membuat pembaca bisa menebak-nebak isi pikiran dari tokoh yang dikisahkan.
ADVERTISEMENT
Contoh:
Malika menutup ponselnya. Mungkin ia merasa sedih karena teks yang dikirim Gino padanya benar-benar di luar dugaan. Malika berpikir ia akan menemui bekas pacarnya itu besok pagi-pagi sekali.
3. Sudut Pandang Orang Ketiga Serbatahu
Pada sudut pandang orang ketiga serba tahu, penulis mengungkapkan apa yang terjadi dalam benak si tokoh.
Contoh:
Malika menemui Gino yang tampak kusut dan tak terurus, ia mendekatinya dan berpikir bahwa mantan pacarnya itu benar-benar menyedihkan sekarang. Perlahan, amarah pun mulai lesap di dalam diri Malika.
Demikian, semoga bermanfaat. (Adelliarosa)

sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white