Waktu Sholat Idul Adha Lengkap dengan Amalan Sunnahnya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Waktu sholat Idul Adha merupakan salah satu hal penting yang perlu diketahui umat Muslim agar sholat sunnah yang diamalkannya diterima oleh Allah SWT.
Untuk mengetahui anjuran mengerjakan sholat Idul Adha yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah, mari kita simak ulasan lengkapnya dalam artikel berikut.
Baca Juga: Sholat Nisfu Syaban Berapa Rakaat? Ini Ketentuan dan Tata Cara Mengerjakannya
Waktu Sholat Idul Adha yang Perlu Diketahui Umat Muslim
Dalam Islam, sholat Idul Adha menjadi salah satu amalan sunnah yang dianjurkan untuk dapat diamalkan di Hari Raya Idul Adha, yang jatuh tepat pada tanggal 10 Dzulhijjah setiap tahunnya. Peringatan Hari Raya Idul Adha ini dinilai sebagai salah satu hari besar bagi umat Muslim.
Hal tersebut sesuai dengan apa yang dijelaskan dalam buku berjudul Meyakini, Menghargai: Ensiklopedia Mengenal Lebih Dekat Ragam Agama dan Kepercayaan di Indonesia yang disusun oleh Ibn Ghifarie (2018:20) menyebutkan bahwa umat Islam memiliki dua hari raya, yaitu hari raya Idul Fitri atau yang biasa disebut lebaran dan hari raya Idul Adha atau disebut juga hari raya kurban.
Lebih lanjut, dalam buku tersebut juga disebutkan bahwa pelaksanaan hari raya dalam Islam ini ditentukan berdasarkan perhitungan kalender Islam atau kalender hijriyah.
Berbeda dengan hari raya Idul Fitri yang hanya dirayakan dengan menunaikan sholat sunnah 2 rakaat secara berjamaah, perayaan hari raya Idul Adha diawali dengan melaksanakan sholat 2 rakaat secara berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan menyembelih hewan kurban dan pembagian daging hewan kurban.
Agar amalan sholat Idul Adha yang ditunaikan diterima oleh Allah, kita perlu mengetahui waktu sholat Idul Adha yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah.
Sholat Idul Adha dapat dikerjakan 15 hingga 30 menit setelah matahari terbit atau pada pukul 7 pagi sampai waktu sebelum tergelincirnya matahari.
Selain menunaikan sholat sunnah sebanyak dua rakaat dan menyembelih hewan kurban, umat Muslim juga dianjurkan untuk menahan diri untuk tidak makan sejak fajar hingga selesai melaksanakan sholat Idul Adha. Sunnah ini rupanya juga disebutkan dalam hadist yang diriwayatkan Imam Ahmad yang berbunyi:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لاَ يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ وَلاَ يَأْكُلُ يَوْمَ الأَضْحَى حَتَّى يَرْجِعَ فَيَأْكُلَ مِنْ أُضْحِيَّتِهِ
Artinya: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berangkat shalat ‘ied pada hari Idul Fitri dan beliau makan terlebih dahulu. Sedangkan pada hari Idul Adha, beliau tidak makan lebih dulu kecuali setelah pulang dari shalat ‘ied baru beliau menyantap hasil qurbannya.” (HR. Ahmad)
Baca Juga: Bacaan Sholawat Nuridzati dan 5 Keutamaan Mengamalkannya
Tata Cara Sholat Idul Adha
Secara garis besar, tata cara sholat Idul Adha kurang lebih sama dengan sholat sunnah Idul Fitri. Nah, berikut tata caranya yang dikutip dari buku Fiqih Islam: Terjemah Matan Al-Ghayah Wa At-Taqrib tulisan M. Hauharul Eka Mahawib:
Membaca niat
Takbiratul ihram
Membaca doa iftitah
Takbir tujuh kali di rakaat pertama.
Membaca Al-Fatihah
Membaca salah satu surat atau ayat dalam Al Quran
Ruku’
I’tidal
Sujud pertama
Duduk di antara dua sujud
Sujud kedua
Berdiri dan takbir lima kali untuk rakaat kedua
Membaca surah Al-Fatihah
Membaca salah satu surat atau ayat dalam Al Quran
Ruku’
I’tidal
Sujud pertama
Duduk di antara dua sujud
Sujud kedua
Duduk tasyahud akhir
Salam
Keutamaan Sholat Idul Adha
Mengutip buku Fiqih Terlengkap karya Rani Anggraeni, sholat Idul Adha memiliki sejumlah keutamaan, antara lain:
Mendapatkan pahala besar karena sudah mengerjakan sunnah Nabi Muhammad SAW
Memperkuat ukhuwah islamiyyah
Itu dia pemaparan lengkap mengenai tuntunan mengerjakan sholat Idul Adha, khususnya waktu sholat Idul Adha. informasi ini dapat Anda ketahui sebagai bekal untuk mengerjakan sholat Idul Adha sesuai dengan tuntunan. (DAP)
Baca Juga: Sejarah Idul Adha Singkat dan Hikmahnya
