News
·
5 Maret 2021 15:12

Mengenal Empat Khulafaur Rasyidin dalam Sejarah Islam dan Biografinya

Konten ini diproduksi oleh Berita Update
Mengenal Empat Khulafaur Rasyidin dalam Sejarah Islam dan Biografinya (325467)
searchPerbesar
Biografi dan Pencapaian Khulafaur Rasyidin. Sumber: Unsplash.com
Khulafaur Rasyidin adalah masa kepemimpinan Islam setelah wafatnya Rasulullah.
ADVERTISEMENT
Empat orang sahabat yang tergolong sangat dekat dengan beliau melanjutkan perjuangan dan perkembangan agama Allah SWT: Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib. Berlangsung selama 30 tahun kepemimpinan, keempatnya memiliki pencapaian yang berbeda-beda, baik dalam pemerintahan, kemapanan ekonomi, hingga soal ekspansi Islam ke negara-negara lain.
Bila menilik artinya secara bahasa, Khulafaur Rasyidin berasal dari dua kata, al-khulafa (bentuk jamak khilafah) yang berarti pengganti dan ar-rasyidin yang berarti benar, halus, bijaksana. Bila digabungkan, Khulafaur Rasyidin bermakna pemimpin pengganti Rasulullah yang arif dan bijaksana. Perlu dicatat, jabatan empat tokoh Khulafaur Rasyidin bersifat demokratis, tidak turun temurun seperti kepemimpinan Raja Romawi dan Persia pada masa itu (Bakri, 2011: 26).
ADVERTISEMENT

Biografi Singkat Khulafaur Rasyidin dalam Sejarah Islam, dan Pencapaian yang Mereka Miliki

1. Abu Bakar Ash-Shiddiq (11-13 Hijriah)
Namanya sebelum masuk Islam adalah Abu Ka’bah, yang kemudian diganti Rasul menjadi Abdullah (Abdullah Abi Quhafah At-Tamimi). Beliau lahir tahun 573 M, artinya lebih muda 3 tahun dibandingkan Rasulullah. Abu Bakar sendiri adalah julukan yang berarti pelopor pagi hari, karena beliau termasuk laki-laki yang pertama kali masuk Islam. Kata As-Shiddiq di belakangnya beliau peroleh karena selalu membenarkan apa yang dikatakan Nabi Muhammad. Gelar ini muncul sejak Abu Bakar tanpa pikir panjang langsung mempercayai peristiwa besar yang membuat gempar seisi Quraisy, Isra Miraj (Suntiah dan Maslani, 2017: 69).
Selama dua tahun tiga bulan kepemimpinan Abu Bakar, beberapa pencapaian yang didapat diantaranya:
ADVERTISEMENT
  • Menanamkan budaya musyawarah dalam menyikapi suatu masalah.
  • Membangun pemerintah yang tertib, baik di pusat dan di daerah.
  • Menyusun dan menulis mushaf Al-Quran.
  • Memberantas nabi palsu, Musailamah Al-Kazab.
2. Umar bin Khattab (13-23 Hijriah)
Berasal dari suku Adi, nama lengkapnya adalah Umar bin Khattab bin Nufail. Ia lahir empat tahun sebelum Rasul. Umar bin Khattab masuk Islam di tahun kelima kenabian. Beliau menjadi salah satu sahabat terdekat sekaligus pelindung utama nabi. Tak mengherankan, secara fisik perawakannya tegap dan kuat. Wataknya keras, pemberani, dan tak kenal takut. Meski begitu, ucapannya halus dan fasih.
Pencapaian yang diperoleh Umar bin Khattab selama menjadi Khulafaur Rasyidin yakni:
  • Meluasnya daerah ekspansi Islam ke beberapa wilayah seperti Suriah, Mesir, dan Persia.
  • Mencanangkan kepengurusan administrasi negara yang terdiri dari Khalifah, Wali (gubernur), dan dewan-dewan negara.
  • Mendirikan Baitul Mal (lembaga keuangan negara).
  • Mendirikan percetakan mata uang.
ADVERTISEMENT
3. Utsman bin Affan (23-36 Hijriah)
Utsman bernama lengkap Utsman bin Affan bin Abil Ash bin Umayyah. Ia masuk Islam atas ajakan Abu Bakar, saat usianya 30 tahun. Latar belakang keluarganya terpandang, secara ekonomi juga sangat berkecukupan. Tetapi kepribadiannya sederhana dan terkenal tak tanggung-tanggung dalam menyalurkan hartanya di jalan Islam. Utsman mendapat gelar Dzun Nurain, karena menikahi dua putri Rasulullah, Ruqayyah dan Ummu Kultsum (berurutan setelah salah satunya meninggal).
Sebagai Khalifah, pencapaian beliau yang paling terkenal diantaranya:
  • Menyeragamkan cara baca Al-Quran, dan mengumpulkan serta menyusunnya dalam satu mushaf.
  • Menertibkan tugas administrasi kepemerintahan.
  • Membangun sistem militer angkatan laut.
  • Membangun bendungan.
4. Ali bin Abi Thalib (36-41 Hijriah)
Ali bin Abi Thalib adalah putra paman terdekat nabi, Abi Thalib. Ia dilahirkan sepuluh tahun sebelum Nabi Muhammad diangkat menjadi Rasul. Ali menjadi orang pertama yang masuk Islam dari kalangan anak-anak, saat itu usianya baru 10 tahun.
ADVERTISEMENT
Beberapa prestasi yang diperoleh Ali bin Abi Thalib saat beliau menjadi Khulafaur Rasyidin antara lain:
  • Menyebarkan Islam hingga ke daerah Barat India.
  • Mengganti pusat pemerintahan Islam, dari Madinah ke Kuffah.
  • Mengganti pejabat-pejabat yang dinilai kurang cakap.
  • Memajukan ilmu nahwu, atau bidang Bahasa Arab.
Itulah biografi keempat Khulafaur Rasyidin dalam sejarah Islam. Semoga kisah dan pencapaian besarnya menjadi pelajaran untuk kita semua. (AA)
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white