Pakai QR Code di Nisan, TPU Ini Fasilitasi Keluarga Terhubung dengan yang Wafat

Membahas isu-isu yang lagi viral
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pemakaman bagi orang yang sudah wafat menjadi jejak terakhir mereka. Ketika sudah dikuburkan, maka mereka yang masih hidup putus kontak secara harfiah dengan yang sudah meninggal.
Namun sebuah Tempat Pemakaman Umum (TPU) bernama Chester Pearce di Inggris ini berbeda. Pemakaman di sini menggunakan Quick Respon (QR) Code untuk memfasilitasi keluarga atau kerabat yang ingin masih berhubungan dengan mereka yang sudah wafat.
Dikutip dari Daily Mail, pemakaman Chester Pearce di Poole, Dorset, menerapkan QR Code pada setiap batu nisan, sejak 2012 silam.
Para pelayat atau peziarah bisa menscan QR Code tersebut untuk melihat informasi jenazah mulai dari profil, riwayat, hingga koleksi foto dan video semasa hidup.
Pemakaman ini pun menjadi yang pertama kala itu sebagai pemakaman canggih. Manajer pemakaman, Stephen Nimmo mengatakan pemanfaatan Kode QR adalah untuk memberikan kemudahan bagi keluarga maupun kerabat untuk mengenang almarhum.
Meski begitu, memanfaatkan teknologi ini keluarga harus merogoh kocek sebanyak 300 pounds (setara Rp6 juta). Layanan online juga akan disediakan agar keluarga dapat mengawasi kondisi pemakaman dari jauh dengan menambahkan 95 pounds atau Rp2 juta lagi untuk pembuatan web profil almarhum.
Pemakaman canggih ini menjadi perhatian kembali publik setelah dibagikan akun @diversa.fakta di Instagram. Mereka banyak yang kagum terkait inovasi yang dilakukan pemakaman Chester Pearce tersebut.
"Wih, kereennn," kata @keylamichelline.
"Keren! Tapi cuman biaya gede banget pastinya, belom bayar hosting tiap tahun," tambah @_adytia_putra.
"Harusnya SAN DIEGO HILLS ada nih..jangan cuma mahal doank," celetuk @jhevy_saputra. (ace)
