Ternyata Bukan Cuma Diabetes, Ini 5 Penyakit Kronis Akibat Konsumsi Banyak Gula

Membahas isu-isu yang lagi viral
Konten dari Pengguna
1 Oktober 2022 20:22
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Diabetes biasanya disebabkan oleh gula. Foto: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Diabetes biasanya disebabkan oleh gula. Foto: pixabay.com
ADVERTISEMENT
Penyakit utama yang disebabkan oleh kebanyakan konsumsi gula atau yang manis-manis adalah diabetes. Namun, perlu dicatat, selain diabetes, ada beberapa penyakit kronis lain berakibat dari kebiasaan konsumsi gula berlebih.
ADVERTISEMENT
Mengutip WebMD, sejatinya kebutuhan gula sudah dapat terpenuhi dari konsumsi buah-buahan, sayuran, susu, hingga biji-bijian. Tubuh bisa secara perlahan mencernanya sehingga sel yang didapat memasok energi secara stabil.
Sedangkan makanan dan minuman kemasan menghasilkan gula tambahan yang sebenarnya tidak dibutuhkan tubuh. Menurut American Heart Association, maksimal gula per hari untuk perempuan yakni 6 sendok teh (25 gram), untuk pria 9 sendok teh (36 gram).
Kebanyakan konsumsi yang manis-manis, terutama minuman, memperbesar risiko terkena diabetes tipe 2. Adapun diabetes merupakan di mana tubuh tak lagi bisa mengatur kadar gula secara efektif.
Memeriksa kadar gula. (Foto: Flickr)
zoom-in-whitePerbesar
Memeriksa kadar gula. (Foto: Flickr)
Mengutip Medical News Today, kondisi tersebut dapat terjadi saat: pankreas stop produksi cukup insulin, sel-sel jadi resistan terhadap insulin, atau keduanya. Insulin sendiri merupakan hormon untuk memindahkan gula dari aliran darah untuk masuk ke sel.
ADVERTISEMENT
Karenanya, diabetes sering ditandai kadar gula darah tinggi atau meningkat parah. Diabetes pun bisa mengakibatkan dua hal, yakni bikin susah tidur malam dan penampilan lebih tua dari usia sebenarnya.
Untuk susah tidur, penyebabnya adalah kadar glukosa darah kacau, energi melonjak, lalu crash, menyebabkan kesulitan tetap terjaga di waktu produktif dan malah sulit tidur saat malam. Dampaknya, tidur nyenyak berkurang.
Sedangkan penuaan dini disebabkan DNA telomer menutup ujung kromosom guna melindungi diri dari kerusakan. Telomer pun memendek karena diabetes. Dalam studi, orang yang minum 20 ons soda per hari punya telomer jadi lebih pendek, jadi 4 tahun lebih tua.
Selain diabetes, konsumsi gula berlebih ternyata bisa menyebabkan penyakit kronis lain. Berangkat dari sana, mengutip dari WebMD, berikut lima di antaranya.
Ilustrasi gula Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gula Foto: Shutter Stock

1. Asam urat

Gout, radang sendi, atau di Indonesia lebih dikenal sebagai asam urat, biasanya dikaitkan dengan terlalu banyak konsumsi daging merah, jeroan, dan lobster.
ADVERTISEMENT
Namun, hal yang sama ternyata berlaku untuk fruktosa--senyawa karbohidrat yang termasuk golongan monosakarida. Senyawa yang ada pada gula itu bisa bikin asam urat menumpuk, yang berujung pembentukan kristal keras di berbagai persendian.

2. Hipertensi

Hipertensi atau darah tinggi identik dengan makanan asin. Garam pun kerap jadi aktor utama terhadap terjadinya kondisi ini. Padahal, beberapa penelitian menyebut gula juga punya peran dan bahkan lebih mengkhawatirkan.
Sebab, gula bisa meningkatkan tekanan darah dengan membuat kadar insulin melonjak terlampau tinggi. Hal tersebut bisa bikin pembuluh darah kurang fleksibel, berujung pada ginjal menahan air dan natrium.

3. Batu ginjal

Batu ginjal merupakan penyakit ketika kimia dalam urin mengkristal. Dari sana, tubuh pun mengeluarkan beberapa batu ginjal. Imbasnya adalah batu ginjal tersebut dapat menghalangi aliran urin.
ADVERTISEMENT
Nah, kebanyakan fruktosa yang berasal dari gula, sirup, atau makanan olahan bisa memperbesar risiko seseorang terkena batu ginjal.

4. Kerusakan hati

Kebanyakan makanan kemasan dan minuman manis mengandung fruktosa. Hati kemudian mengubah fruktosa menjadi lemak. Kalau kebanyakan mengonsumsi makanan dan minuman manis, maka fruktosa dalam tubuh akan terpompa.
Imbasnya adalah tetesan kecil lemak menumpuk di hati yang menyebabkan penyakit hati berlemak non-alkohol. Pencegahannya adalah dengan mengubah pola makan. Bila tidak, seiring waktu, akan terjadi pembengkakan dan bekas luka di hati akan merusak tubuh.

5. Penyakit Jantung

Diabetes kerap disebut ibu dari berbagai penyakit. Adapun anak favoritnya adalah penyakit jantung. Kebanyakan konsumsi gula menaikkan risiko kematian karena serangan jantung hingga berkali-kali lipat.
ADVERTISEMENT
Pasalnya, gula tambahan meningkatkan tekanan darah. Secara bersamaan, lemak yang dilepaskan ke aliran darah juga lebih banyak. Keduanya bisa menyebabkan serangan jantung, stroke, dan penyakit jantung lainnya. (bob)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020