Memahami Tujuan Analisis Rasio Keuangan bagi Perusahaan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rasio keuangan adalah salah satu alat ukur yang digunakan dengan membandingkan laporan keuangan. Tujuan analisis rasio keuangan dilakukan adalah untuk mengetahui kemampuan dan kinerja suatu perusahaan dalam periode tertentu.
Rasio keuangan dibuat menggunakan nilai numerik yang diambil dari berbagai macam laporan keuangan untuk memperoleh informasi tentang suatu perusahaan.
Angka-angka dalam laporan keuangan perusahaan, seperti pada neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, digunakan untuk melakukan analisis kuantitatif sehingga menjadi rasio keuangan.
Rasio keuangan tidak hanya digunakan untuk memberikan gambaran mengenai kinerja perusahaan dalam periode tertentu, tetapi juga digunakan untuk tujuan-tujuan tertentu.
Lantas, apa saja tujuan analisis rasio keuangan? Cari tahu apa saja tujuan analisis rasio keuangan di bawah ini.
Pengertian Rasio Keuangan
Sebelum mengetahui tujuan dari analisis rasio keuangan, penting untuk memahami apa yang dimaksud dengan rasio keuangan.
Menurut Hantono dalam bukunya yang berjudul Konsep Analisa Laporan Keuangan dengan Pendekatan Rasio dan SPSS, rasio keuangan adalah angka yang diperoleh dari hasil perbandingan dari suatu pos laporan keuangan dengan pos lainnya yang mempunyai hubungan yang relevan dan signifikan.
Contohnya adalah antara utang dan modal, antara kas dan total aset, antara harga pokok produksi, dengan total penjualan dan sebagainya. Rasio keuangan pada umumnya digunakan sebagai alat ukur untuk menilai kinerja dan kondisi keuangan suatu perusahaan.
Ada banyak jenis rasio yang digunakan untuk menjelaskan hubungan antara dua macam data finansial. Jenis rasio keuangan yang digunakan perusahaan karena rasio keuangan dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan.
Pengguna rasio keuangan termasuk pihak eksternal dan internal perusahaan:
Pengguna eksternal: analis keuangan, investor ritel, kreditor, pesaing, otoritas pajak, otoritas pengatur, dan pengamat industri yang digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam membayar utang dan posisi keuangan perusahaan.
Pengguna internal: Tim manajemen, karyawan, dan pemilik untuk menyusun perencanaan dan pengendalian keuangan.
Jenis-Jenis Rasio Keuangan
Rasio keuangan yang digunakan untuk melakukan analisis perkembangan finansial perusahaan terdiri dari beberapa jenis. Berikut adalah jenis-jenis rasio keuangan:
Rasio likuiditas, yakni rasio yang digunakan untuk menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi seluruh kewajiban atau utang-utangnya dalam jangka pendek.
Rasio profitabilitas, yakni jenis rasio keuangan yang digunakan untuk menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba.
Rasio solvabilitas, yaitu jenis rasio keuangan yang menggambarkan sejauh mana modal sendiri bisa menjamin seluruh utang dengan cara membandingkan antara dana pihak luar dengan dana pemilik perusahaan.
Rasio aktivitas adah jenis rasio yang memperlihatkan efektivitas manajemen perusahaan dan pemanfaatan sumber daya dalam mengelola bisnis perusahaan.
Tujuan Analisis Rasio Keuangan
Analisis rasio keuangan merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menganalisis suatu laporan keuangan. Cara penggunaannya adalah dengan membandingkan data-data kuantitatif pada neraca maupun laporan laba rugi.
Setiap rasio memiliki tujuan dan kepentingan masing-masing sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya. Namun, secara umum, tujuan dari analisis rasio keuangan adalah sebagai berikut.
Melacak Kinerja Perusahaan
Analisis rasio keuangan dilakukan untuk melacak dan mengidentifikasi kinerja perusahaan dalam satu periode. Analisis ini juga digunakan untuk melihat perubahan nilai dari waktu-waktu agar bisa mengetahui tren yang mungkin berkembang di perusahaan.
Contohnya adalah untuk peningkatan rasio utang terhadap aset bisa menujukkan bahwa perusahaan terbebani dengan utang dan pada akhrinya mungkin menghadapi risiko berupa gagal dalam membayar kewajiban.
Penilaian Komparatif Mengenai Kinerja Perusahaan
Tujuan analisis rasio keuangan selanjutnya adalah membuat penilaian perbandingan rasio keuangan dengan pesaing utama. Hal ini dilakukan untuk mengidentifikasi apakah suatu perusahaan berkinerja lebih baik atau lebih buruk dibandingkan perusahaan lain.
Misalnya, dengan membandingkan laba atas aset antar perusahaan membantu analis atau investor untuk menentukan perusahaan mana yang memanfaatkan asetnya dengan paling efesien.
Itulah dua tujuan utama dari analisis rasio keuangan. Adapun tujuan tambahan lainnya dari analisis rasio keuangan ialah sebagai berikut:
Untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan dalam satu periode, baik harta, kewajiban, modal, maupun hasil usaha yang telah diperoleh untuk mencapai periode tertentu.
Untuk mengetahui kelemahan apa saja yang dimiliki oleh suatu perusahaan.
Untuk mengidentifikasi kekuatan-kekuatan yang dimiliki oleh suatu perusahaan.
Untuk mengetahui langkah-langkah perbaikan apa saja yang perlu dilakukan ke depan yang berkaitan dengan keuntungan perusahaan.
Untuk melakukan penilaian kinerja manajemen ke depannya.
Untuk membandingkan dengan perusahaan sejenis tentang hasil yang diperoleh.
Baca Juga: Apa Itu Expense Ratio? Inilah Pengertian Lengkapnya dalam Dunia Keuangan
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa itu rasio aktivitas?

Apa itu rasio aktivitas?
Rasio aktivitas merupakan rasio yang digunakan untuk melihat seberapa efektif suatu perusahaan dalam memanfaatkan seluruh sumber daya yang dimiliki. Rasio ini pada umumnya melibatkan perbandingan antara tingkat penjualan dan investasi terhadap berbagai jenis aktiva.
Apa itu rasio solvabilitas?

Apa itu rasio solvabilitas?
Rasio solvabilitas adalah rasio yang menggambarkan tingkat kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang menggunakan dan modal ataupun aktiva.
Apa itu rasio likuiditas?

Apa itu rasio likuiditas?
Rasio likuiditas adalah rasio yang memberikan gambaran mengenai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban/utang jangka pendek.
