Menyaksikan Semaraknya Festival Cisadane 2019

Dede Diaz Abdurahman
Google Street View Trusted Photographer Content creator, vlogger, hobi travelling, suka foto, ngeblog, baca buku, footballover and coffee addict
Konten dari Pengguna
1 Agustus 2019 21:06 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Dede Diaz Abdurahman tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Animo masyarakat mengunjungi Festival CIsadane 2019
Minggu pagi kemarin agak sedikit berbeda dari biasanya, pagi-pagi sekali saya sudah bersiap packing ransel. Hari ini saya harus berangkat menghadiri acara Festival Cisadane di Kota Tangerang. Bepergian di hari libur bukan suatu pilihan yang tepat jika kita menggunakan angkutan umum dan jalur yang sudah pasti macet. Dari rumah jam 10.00 wib, saya baru sampai ke terminal kampung rambutan jam 17.30 karena terjebak macet buka tutup di daerah Puncak.
ADVERTISEMENT
Mengunjungi salah satu stand di Festival Cisadane 2019
Tapi tak menyurutkan niat saya untuk bisa menyaksikan Festival Cisadane yang malam nya akan ada penampilan dari group band Nidji. Perjalanan saya lanjutkan dengan memakai commuter line dari stasiun Tanjung Barat transit di Stasiun Duri dan lanjut menuju stasiun Tangerang. Semua perjalanan ini selalu menjadi sebuah cerita tersendiri bagi saya pribadi.
Salah satu stand SKPD di Festival Cisadane 2019
Festival Cisadane adalah kegiatan kebudayaan Kota Tangerang yang dilaksanakan setiap tahun, dan sudah berlangsung dari tahun 1993. Tahun ini Festival Cisadane masuk kedalam 100 Calendar Of Event (COE) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Menurut Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah Festival Cisadane adalah upaya untuk merawat keberagamaan yang menjadi akar masyarakat Kota Tangerang. Festival ini sejatinya adalah apresiasi terhadap akulturasi kebudayaan di Kota Tangerang.
ADVERTISEMENT
Keramaian pengunjung di acara Festival Cisadane
Festival Cisadane tahun ini menyuguhkan tarian kolosal Sangego, parade 28 perahu hias yang dipadu dengan aksi tiga hoverboard dengan membentuk formasi khusus, beragam hiburan musik dari musisi lokal Nidji dan Kotak. Festival ini juga merupakan pesta rakyat nya masyarakat Kota Tangerang yang menampilkan beragam kebudayaan yang ada di Tangerang dengan berbagai macam perlombaan, kesenian dan hiburan.
Pedagang Kerak Telor dan Es Selendang Mayang di Festival Cisadane 2019
Tidak hanya itu Festival Cisadane juga menampilkan pameran pembangunan dari berbagai SKPD di Kota Tangerang, Kecamatan se - Kota Tangerang, serta gelar karya dan bazar murah dari UKM sekitar Tangerang dimana kita bisa menemukan berbagai kuliner dan jajanan tradisional yang sudah jarang ditemui seperti kerak telor dan es selendang mayang. Kedua jajanan tradisional itu menjadi primadona pilihan pengunjung yang membanjiri Festival Cisadane ini.
Penampilan Nidji dengan vokalis baru meramaikan Festival Cisadane 2019
Group band Nidji yang ditunggu tunggu akhirnya tampil sekitar pukul 20.00 wib, Nidji yang hadir dengan vokalis baru nya Yusuf Ubay tampil memukau membaakan lagu Hapus Aku yang menjadi pembuka acara puncak malam itu. Penguasaan panggung dan gaya komunikasi yang keren sesekali menyapa pengunjung Festival Cisadane dan mengajak mereka bernyanyi sambil berloncat loncat diatas panggung membuat suasana makin meriah.
ADVERTISEMENT
Penampilan Vokalis Nidji Yusuf Ubay yang enerjik menghibur pengunjung Festival Cisadane 2019
Total ada sebanyak 9 lagu yang dibawakan Nidji malam itu seperti Laskar Pelangi, Biarlah, Disco Lazitime, Kau dan Aku dan lagu hits lainnya yang membuat para nidjihollic (sebutan untuk fans Nidji) makin bernostalgia setelah sekian lama group band tersebut vakum. Dipertangahan penampilannya, Ubay yang juga warga Kota Tangerang membagikan kaos kepada penonton sebagai hadiah dari Nidji.
Malam semakin larut, suasana di depan panggung semakin penuh oleh penonton yang ingin ikut berloncat loncat mengikuti irama musik dari Nidji. Saya yang datang jauh jauh dari Bandung merasa sangat puas menyaksikan acara Festival Cisadane ini. Tidak sia-sia perjalanan hampir setengah hari yang ditempuh menuju Kota Tangerang ini. Banyak ilmu dan pelajaran yang harus bisa diterapkan di daerah daerah lainnya dalam membuat event sebesar Festival Cisadane 2019.
ADVERTISEMENT