Kumparan Logo

Dewi Perssik Tutup Pintu Damai dengan Pelaku Dugaan Pencatutan Nama di Medsos

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
 Dewi Perssik saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Senin (16/2/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Dewi Perssik saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Senin (16/2/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan

Artis Dewi Perssik menegaskan tidak akan ada kata damai bagi terduga pelaku yang telah menyalahgunakan identitasnya lewat Facebook. Oleh karenanya, proses hukum terus berjalan dan Depe, sapaan akrabnya, hadir menjalani BAP di Polda Metro Jaya.

Depe merasa sudah cukup bersabar selama ini. Ia tidak ingin kebaikannya disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Soalnya aku sudah kesal. Enggak ada (damai), ini kata Bang Sandy. Karena sudah bolak-balik sudah, kami sudah itikad baik, bicara baik-baik sudah. Tapi kayaknya memang selalu maafkan akhirnya dimanfaatkan," tegas Dewi Perssik.

Dewi Perssik saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Senin (16/2/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan

Dewi menjelaskan, pelaku kali ini berbeda dengan pelaku pada kasus sebelumnya. Ia menduga, pelaku saat ini berani bertindak karena melihat dirinya yang sering memberi maaf di masa lalu.

"Maksudnya ini bukan orang yang sama ya. Ini orang yang berbeda. Jadi mungkin mereka melihat kasus saya yang sebelumnya itu selalu dimaafkan. Jadi yang sekarang mungkin waktunya saya untuk memberikan pelajaran supaya tidak terjadi hal yang seperti ini lagi," imbuh Depe.

Kuasa hukum Dewi Perssik, Sandy Arifin, juga mendukung sikap kliennya tersebut. Sandy sempat mengingatkan Dewi agar tidak lagi memberikan ruang mediasi dalam kasus ini.

Dewi Perssik jalani mediasi dengan pelaku pencemaran nama baik dan fitnah, Polres Jakarta Selatan, Senin (7/11/2022). Foto: Giovanni/kumparan

"Iya, Bang Sandy sudah berkali-kali tanyakan. 'Mbak Neng kalau misalkan damai lagi jangan deh Mbak Neng,' gitu. Wah Mbak Neng sudah enggak mau damai nih ya karena sudah ketiga kali," cerita Dewi menirukan percakapannya dengan Sandy Arifin.

Depe juga berkaca dari rekam jejak kasus sebelumnya yang selalu berakhir di mediasi, tetapi tidak memberikan efek jera.

"Karena kan beberapa kali ada di Jakarta Selatan, di Depok, itu sudah beberapa kali kita memberikan maaf, mediasi. Jadi Bang Sandy itu kesel gitu, jangan sampai memaafkan kali ini. Langsung ke proses hukum," lanjut Depe.

Dewi berharap langkah hukum yang ia ambil bisa menjadi peringatan bagi netizen lain agar lebih bijak dalam ber-social media.

"Jadi ini kayaknya solusi yang terbaik. Enggak ada kata maaf, sudah biar berproses lancar. Supaya tidak terjadi di teman-teman selebriti yang lain," tutup Depe.