5 Golongan Darah Langka yang Ditemukan di Dunia

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sistem golongan darah yang umum dikenal adalah sistem ABO dan Rhesus (Rh). Namun, ternyata ada sebagian kecil orang yang memiliki golongan darah langka. Keberadaan golongan darah ini sering kali menimbulkan tantangan, terutama ketika seseorang membutuhkan transfusi darah darurat. Artikel ini akan menguraikan beberapa jenis golongan darah langka yang ditemukan di seluruh dunia.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
1. Golongan Darah Rh Null (Golden Blood)
Rh Null dijuluki golden blood bukan karena warnanya, melainkan karena nilainya yang sangat tinggi dalam dunia medis. Kondisi ini terjadi karena tidak adanya antigen Rhesus (Rh) pada sel darah merah. Menurut laman Our Blood Institute, golongan darah emas pertama kali ditemukan pada seorang wanita Aborigin Australia pada tahun 1961.
2. Golongan Darah Bombay (HH)
Golongan darah Bombay (HH) pertama kali ditemukan di Mumbai, India. Menurut laman MedicineNet, golongan darah ini sangat langka karena tidak memiliki antigen H, yang merupakan dasar pembentukan antigen A, B, atau O.
3. Golongan Darah AB-
Golongan darah AB− adalah yang paling langka di antara delapan golongan darah utama, dengan jumlah pemiliknya kurang dari 1 persen populasi dunia. Meskipun AB− dapat menerima darah dari semua golongan darah Rh-negatif lainnya, mereka hanya bisa mendonorkan darah kepada pemilik golongan darah AB, baik Rh-negatif maupun Rh-positif.
4. Golongan Darah Duffy
Menurut laman Britannica, sistem golongan darah Duffy ditentukan oleh keberadaan glikoprotein yang dikenal sebagai antigen Fy pada permukaan sel darah merah, sel endotel, dan sel epitel di paru-paru maupun ginjal. Individu dengan fenotipe Fy(a-b-) cenderung lebih kebal terhadap malaria P. vivax. Golongan darah Duffy jarang terjadi di seluruh dunia, tetapi relatif lebih umum pada orang-orang keturunan Afrika.
5. Golongan Antigen K (atau Kell)
Golongan darah langka lainnya adalah Kell, yang merupakan sistem klasifikasi berdasarkan keberadaan antigen yang dikodekan oleh gen KEL pada permukaan sel darah merah. Sistem ini ditemukan pada tahun 1946 dan dikenal memiliki tingkat variasi genetik yang sangat tinggi.
6. Faktor-Faktor yang Menyebabkan Golongan Darah Langka
Menurut laman Metropolis India, beberapa penyebab utama yang membuat golongan darah tertentu menjadi sangat jarang, antara lain:
Genetika: Golongan darah diwariskan dari orang tua. Kombinasi gen yang tidak umum dapat menghasilkan tipe golongan darah yang sangat langka.
Kekurangan antigen tertentu: Beberapa orang terlahir terlahir tanpa antigen yang biasanya dimiliki kebanyakan orang. Hal ini membuat golongan darah mereka langka.
Faktor geografis dan etnis: Beberapa golongan darah langka lebih sering dijumpai pada populasi tertentu, misalnya pada kelompok etnis atau wilayah tertentu di dunia.
Adaptasi evolusioner: Seiring perubahan lingkungan dan populasi, beberapa jenis antigen bisa menjadi semakin jarang, sehingga golongan darah yang membawanya pun ikut langka.
Kombinasi sistem antigen: Ketika seseorang memiliki campuran yang tidak biasa dari beberapa sistem antigen, hal itu meningkatkan kelangkaannya.
Baca Juga: Cara Menelusuri Garis Keturunan Keluarga, Ikuti Langkah-Langkah Ini!
(SA)
