Konten dari Pengguna

Apa yang Terjadi Jika Bumi Tidak Memiliki Atmosfer? Ini Dampaknya

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi atmosfer di bumi. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi atmosfer di bumi. Foto: Unsplash

Bumi memiliki lapisan atmosfer yang tersusun dari berbagai gas yang berperan penting dalam menciptakan kondisi ideal bagi kehidupan. Namun, apa yang terjadi jika bumi tidak memiliki atmosfer? Kondisi tersebut tentu akan membawa dampak besar bagi keberlangsungan hidup di planet ini. Artikel berikut menguraikan berbagai akibat yang akan terjadi, sebagaimana dirangkum dari laman Science ABC dan ThoughtCo.

Daftar isi

1. Hilangnnya Udara untuk Bernapas

Atmosfer menyediakan oksigen yang memungkinkan manusia, hewan, dan tumbuhan untuk bertahan hidup di bumi. Jika atmosfer hilang, udara pun lenyap sehingga tidak akan ada lagi oksigen untuk bernapas. Semua makhluk hidup yang bergantung pada udara akan mati. Hanya beberapa jenis bakteri ekstrem seperti kemosintetik yang mungkin dapat bertahan, karena mereka tidak bergantung pada oksigen.

2. Suhu Esktrem Siang dan Malam

Ketiadaan atmosfer akan mengakibatkan fluktuasi suhu ekstrem antara siang dan malam, karena tidak akan ada media untuk menahan panas. Suhu siang hari dapat melonjak ke titik tertinggi yang ekstrem, sementara suhu malam hari dapat turun ke titik terendah yang ekstrem.

3. Bumi Akan Dihantam Berbagai Benda Langit

Setiap tahun meteoroid kecil meluncur menuju bumi, tetapi sebagian besar terbakar habis di atmosfer sebelum menyentuh permukaan. Tanpa lapisan pelindung ini, semua batuan luar angkasa akan langsung menghantam bumi tanpa lapisan pelindung apa pun untuk menghentikannya.

4. Langit Akan Selalu Gelap

Langit biru yang dilihat setiap hari terjadi karena hamburan cahaya matahari oleh molekul udara di atmosfer, melalui proses yang disebut Rayleigh scattering. Jika atmosfer tidak ada, cahaya tidak akan tersebar sehingga langit akan tampak gelap gulita. Selain itu, awan-awan indah di langit juga akan lenyap seiring hilangnya atmosfer.

5. Tidak Ada Suara yang Bisa Didengar

Suara membutuhkan medium seperti udara untuk merambat. Tanpa atmosfer, tidak ada medium bagi gelombang suara. Dunia akan menjadi benar-benar sunyi karena tidak ada percakapan, kicauan burung, atau suara lainnya.

6. Lautan dan Air Akan Menguap

Ketiadaan atmosfer juga berarti hilangnya tekanan udara. Tanpa tekanan ini, titik didih air akan turun drastis sehingga air di sungai, danau, dan lautan akan mendidih lalu menguap ke luar angkasa. Pada gilirannya semua bentuk kehidupan yang bergantung pada air akan punah.

7. Radiasi Matahari Langsung Mengenai Permukaan

Atmosfer bumi menangkap panas yang dihasilkan matahari sehingga dapat menyediakan suhu nyaman bagi makhluk hidup. Tanpa atmosfer, permukaan bumi akan terpapar sinar ultraviolet dan radiasi berbahaya lain, yang akan merugikan semua bentuk kehidupan.

8. Tidak Ada Pola Cuaca

Angin, hujan, badai, bahkan perubahan musim, semuanya digerakkan oleh lapisan atmosfer. Tanpa atmosfer, seluruh sistem cuaca berhenti total sehingga bumi kehilangan kemampuan untuk mempertahankan ekosistem.

Baca Juga: Ciri-Ciri Fenomena Gelombang Kelvin dan Dampaknya di Indonesia

(SA)