Konten dari Pengguna

Cara Membuat Alat Penjernih Air Sederhana yang Efektif

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi alat penjernih air sederhana. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi alat penjernih air sederhana. Foto: Unsplash

Air bersih adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi setiap hari. Namun, tidak semua orang memiliki akses ke air yang benar-benar jernih, terutama di daerah yang sumber airnya masih keruh atau mengandung banyak partikel. Salah satu solusi yang mudah dilakukan adalah membuat alat penjernih air sederhana menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan. Alat ini bekerja dengan memanfaatkan proses filtrasi berlapis untuk menyaring kotoran dan membuat air lebih jernih dan aman digunakan. Di bawah ini akan diuraikan cara membuat alat penjernih air sederhana yang mudah dan efektif.

Daftar isi

Bahan dan Alat untuk Penjernih Air Sederhana

Untuk membuat alat penjernih air sederhana, bahan yang digunakan sangat mudah diperoleh. Beberapa bahan utama yang diperlukan antara lain:

  • Botol plastik atau pipa PVC.

  • Kain atau kapas.

  • Arang aktif.

  • Pasir halus.

  • Kerikil.

  • Karet gelang atau tali pengikat.

Merujuk informasi dari situs Generation Genius dan National Geographic Kids, urutan bahan ini sangat penting karena tiap lapisan berfungsi menyaring polutan berbeda.

Langkah-Langkah Membuat Alat Penjernih Air

Berikut cara membuat alat penjernihan air sederhana menurut jurnal yang terbit di ScienceDirect dengan judul Development of a Low-cost Dispenser-type Water Filtration System.

  1. Siapkan botol plastik bekas dan potong bagian bawahnya.

  2. Letakkan kapas sebagai lapisan paling bawah untuk menyaring partikel besar.

  3. Tambahkan arang aktif sebagai lapisan berikutnya. Bahan ini efektif menyerap bau dan zat kimia.

  4. Masukkan lapisan pasir halus, lalu diikuti kerikil atau batu kecil.

  5. Letakkan alat di atas gelas penampung, tuangkan air keruh perlahan, dan biarkan air tersaring melalui semua lapisan.

Fungsi Tiap Lapisan Penyaring Air

Setiap bahan dalam alat penjernih air memiliki perannya masing-masing. Menurut publikasi National Geographic, berikut di antaranya:

  • Kapas atau kain: Menyaring partikel kasar dan lumpur.

  • Lapisan pasir dan kerikil: Menangkap partikel lebih kecil sehingga air menjadi jauh lebih jernih.

  • Arang aktif: Melengkapi proses penyaringan air karena dapat menyerap warna, bau, dan zat kimia yang terlarut dalam air.

Cara Kerja Alat Penjernih Air Sederhana

Alat penjernih air bekerja berdasarkan konsep filtrasi gravitasi, di mana air mengalir dari atas ke bawah melalui lapisan bahan penyaring.

Air yang keruh atau terkontaminasi akan melewati tiap lapisan penyaring, partikel besar akan tertahan di lapisan kapas dan kerikil, sedangkan zat kimia serta bau akan diadsorpsi oleh arang aktif.

Oleh karena itu, penting untuk menyusun alat penjernihan air sesuai urutan agar efektivitasnya optimal. Jika ingin hasil lebih maksimal, lakukan proses penjernihan sebanyak beberapa kali hingga air benar-benar bersih.

Tips Menjaga Kualitas Filter

Perawatan yang baik akan membantu filter bekerja lebih lama dan tetap efektif. Agar alat penjernih air tetap bekerja optimal, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan:

  1. Cuci ulang pasir dan kerikil secara berkala.

  2. Ganti arang aktif setiap 2–4 minggu.

  3. Jangan gunakan air yang terlalu kotor atau berbau bahan kimia.

Baca juga: Cara Kerja Tanaman Air Menyerap Polutan di Kolam dan Tips Menerapkannya

(NDA)