Konten dari Pengguna

Cara Mengenali Artefak Peninggalan Kerajaan Majapahit

Hendro Ari Gunawan
Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
21 Agustus 2025 13:32 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Cara Mengenali Artefak Peninggalan Kerajaan Majapahit
Kerajaan Majapahit dikenal dengan ciri khas budaya dan seni bangunan yang megah. Yuk, simak cara mengenal artefak peninggalan Kerajaan Majapahit dalam artikel ini.
Hendro Ari Gunawan
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Bangunan kuno Candi Brahu dari kerajaan Majapahit.  Foto: Puspa Mawarni168/shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Bangunan kuno Candi Brahu dari kerajaan Majapahit. Foto: Puspa Mawarni168/shutterstock
ADVERTISEMENT
Kerajaan Majapahit yang berdiri pada abad ke-13 hingga ke-16 meninggalkan berbagai warisan budaya yang kaya dan beragam. Artefak-artefak peninggalannya tidak hanya menjadi saksi sejarah, tetapi juga menggambarkan kehidupan sosial dan politik masyarakat pada masa itu. Berikut beberapa ciri khas artefak peninggalan Majapahit yang bisa dikenal:
ADVERTISEMENT

Batu Bata Merah

Salah satu ciri khas artefak Majapahit adalah penggunaan batu bata merah sebagai bahan utama dalam konstruksi bangunan. Mengutip buku Keragaman Budaya dan Peninggalan Situs Sejarah Kabupaten Sidoarjo karya Warsini, batu bata merah digunakan secara luas dalam pembangunan candi, tembok, dan struktur lainnya di kawasan Majapahit.

Ukiran Floral dan Geometris

Motif ukiran Majapahit memiliki ciri khas yang membedakannya dengan budaya lain. Menurut laman Perpustakaan Digital Budaya Indonesia, motif Majapahit umumnya berupa pola geometris dan organik, seperti bunga teratai, daun, dan bentuk-bentuk lainnya.
Motif tersebut sering ditemukan pada relief candi, arca, dan benda seni lainnya. Penggunaan motif ini tidak hanya sebagai hiasan, tetapi juga memiliki makna filosofis dan spiritual yang mendalam.
ADVERTISEMENT

Relief Kehidupan

Relief merupakan salah satu bentuk seni yang banyak ditemukan di situs-situs Majapahit, terutama di Trowulan. Mengutip laman Universitas Negeri Surabaya, relief ini menggambarkan berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari adegan pertempuran, upacara keagamaan, hingga aktivitas sehari-hari.

Arca Spiritual

Arca Majapahit sering menampilkan tokoh spiritual, dewa-dewi, atau figur penting dalam sejarah kerajaan. Arca-arca ini menonjolkan nilai artistik yang tinggi, termasuk ekspresi wajah, posisi tubuh, dan atribut yang menunjukkan nilai-nilai religius serta status sosial.
Ukiran pada arca bukan sekadar dekoratif, tapi juga menjadi simbol identitas dan sarana pendidikan spiritual bagi masyarakat Majapahit.

Fungsi Religius dan Ritual dalam Arsitektur

Bangunan-bangunan seperti candi dan pura di Majapahit memiliki fungsi religius yang sangat penting. Bangunan seperti Candi Pari dibangun untuk menghormati tokoh-tokoh penting dan tempat pelaksanaan ritual keagamaan.
ADVERTISEMENT

Teknik Ukir Ragam Hias

Teknik ukir digunakan secara luas dalam pembuatan ragam hias pada masa Majapahit. Dikutip dari jurnal Ragam Hias Majapahit sebagai Alternatif Desain Motif susunan Arifatul Khoir dan Ningram Adiani, teknik seperti stilasi, deformasi, dan distorsi digunakan untuk menciptakan motif yang estetis dan bermakna. Penggunaan teknik ini juga menunjukkan tingkat kreativitas dan keahlian seni yang tinggi pada masa itu.

Peralatan Logam dan Perhiasan

Peralatan logam dan perhiasan merupakan bagian penting dari artefak peninggalan Majapahit. Benda-benda seperti mata uang, senjata, cincin, gelang, dan kalung tidak hanya berfungsi sebagai alat transaksi atau kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mencerminkan status sosial, kekayaan, dan kekuasaan pemiliknya.
ADVERTISEMENT