Konten dari Pengguna

Cara Menjaga Pola Makan saat Bepergian atau Makan di Luar Rumah

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menikmati makanan di restoran. Foto: Mallika Home Studio/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menikmati makanan di restoran. Foto: Mallika Home Studio/Shutterstock

Liburan sering menjadi momen di mana banyak orang merasa bebas dari aturan diet. Sayangnya, kebiasaan ini kerap membuat berat badan bertambah tanpa disadari. Terlebih lagi, restoran biasanya menyajikan porsi besar yang tinggi kalori, lemak, dan sodium. Agar tetap menjaga pola makan dan program diet saat makan di luar rumah, berikut beberapa tips praktis yang dikutip dari laman WebMD.

1. Nikmati Satu Kali Makan di Tempat Menginap

Untuk mengurangi kalori sekaligus biaya selama perjalanan, cobalah untuk “makan di hotel atau tempat menginap” setidaknya satu kali sehari. Bawa beberapa pilihan sarapan yang praktis dan sudah terbukti sehat, seperti oatmeal instan rendah gula, sereal gandum utuh, atau power bar yang tinggi protein dan serat.

2. Pilih Minuman Bebas Kalori

Minuman sering kali menjadi sumber kalori tersembunyi yang tanpa disadari menambah asupan harian Anda. Untuk itu, perhatikan beberapa tips berikut:

  • Pilih air dengan irisan lemon atau lime, teh atau kopi tanpa gula, soda diet, atau air berkarbonasi.

  • Batasi konsumsi alkohol, karena satu gelas saja bisa menambah 150–450 kalori.

3. Kurangi Porsi Makan

Tidak ada salahnya tetap menikmati hidangan favorit saat liburan, tapi cobalah untuk mengurangi porsinya. Beberapa cara yang bisa dicoba antara lain:

  • Pesan menu anak atau junior, atau pilih appetizer saja daripada menu utama.

  • Bagi porsi hidangan utama dengan teman makan.

  • Simpan separuh hidangan untuk dimakan nanti dan letakkan di kulkas hotel.

4. Tips Memilih Menu di Restoran

Mengetahui cara penyajian makanan bisa sangat membantu dalam mengontrol asupan kalori dan lemak. Beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan antara lain:

  • Tanyakan bagaimana makanan disiapkan, dan mintalah alternatif lebih sehat, misalnya memilih daging panggang daripada digoreng.

  • Minta saus atau dressing disajikan terpisah agar Anda bisa mengontrol jumlahnya.

  • Pilih sayuran segar atau salad sebagai pengganti kentang goreng.

  • Gunakan biji-bijian utuh, seperti roti gandum, pasta gandum, atau nasi merah sebagai pengganti nasi putih.

5. Tambahkan Buah dan Sayur

Selama liburan, usahakan selalu memilih hidangan yang kaya nutrisi, terutama buah dan sayur. Jika memesan hidangan seperti udang atau ayam, jangan ragu meminta restoran menambahkan sayuran ke dalam menu.

6. Waspadai Saus dan Kondimen

Beberapa jenis kondimen memang tinggi kalori dan lemak, terutama saus krim atau olesan seperti mayones. Sebaiknya pilih saus yang lebih ringan, misalnya saus tomat, marinara, mustard, atau BBQ, yang biasanya hanya mengandung kurang dari 25 kalori per porsi.

7. Pilih Ikan Saat Makan di Luar

Manfaatkan kesempatan makan di restoran untuk menikmati hidangan laut. Ikan adalah sumber omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan bisa membantu memenuhi kebutuhan gizi dalam pola makan Anda.

Namun, sebaiknya hindari ikan yang digoreng atau dilapisi tepung. Pilihlah ikan panggang tanpa mentega, dan jika disajikan dengan saus, mintalah sausnya terpisah.

8. Hindari Cemilan Meja

Camilan di meja restoran seperti roti, kerupuk, atau keripik sering terlihat menggoda. Sayangnya, gigitan kecil saja bisa menambah ratusan kalori dan membuat Anda cepat kenyang sebelum hidangan utama tiba.

Untuk itu, beri tahu pelayan bahwa Anda tidak ingin camilan tersebut, atau pesan minuman nol kalori dan salad sebagai gantinya.

Baca Juga: 5 Ciri-Ciri Diet Sehat yang Mudah Diterapkan, Begini Pola Makannya