Konten dari Pengguna

Cara Menjaga Populasi Serangga Penyerbuk di Taman Secara Alami

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi serangga penyerbuk. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi serangga penyerbuk. Foto: Unsplash

Serangga seperti lebah, kupu-kupu, kumbang, dan lalat penyerbuk memiliki peran penting dalam proses pembuahan berbagai jenis tanaman. Mereka membantu memindahkan serbuk sari dari benang sari ke putik sehingga terbentuk buah dan biji baru. Penting untuk mengetahui cara menjaga populasi serangga penyerbuk di taman agar tanaman sayur, bunga, dan pohon buah dapat berbuah dengan baik. Artikel ini akan menguraikan berbagai langkah yang dapat diterapkan berdasarkan panduan dari laman One Earth dan The Royal Horticultural Society.

Daftar isi

1. Taman Beberapa Bunga di Taman

Pilihlah berbagai jenis tanaman berbunga yang sesuai dengan kondisi tanah dan iklim di tempat tinggal. Gunakan bunga liar, semak, rerumputan, dan pohon berbunga yang mekar pada waktu berbeda sepanjang tahun. Dengan begitu, taman akan menyediakan sumber nektar dan serbuk sari yang berkelanjutan bagi para penyerbuk.

2. Pilih Lokasi yang Terkena Sinar Matahari

Serangga penyerbuk sangat bergantung pada suhu lingkungan. Maka, tanamlah bunga di area yang mendapat cukup sinar matahari. Tanaman yang tumbuh di tempat terang cenderung lebih banyak berbunga dan menghasilkan lebih banyak nektar. Dengan begitu, ia akan menarik lebih banyak penyerbuk dibandingkan tanaman di area teduh.

3. Sediakan Sumber Air

Serangga penyerbuk juga membutuhkan air untuk bertahan hidup. Pemilik taman dapat menyediakan wadah air dangkal, tepi kolam mini, atau air mancur hias kecil sebagai sumber minum mereka. Pastikan di dalamnya terdapat batu kecil, ranting, atau kerikil agar serangga bisa mendarat tanpa membasahi kakinya. Gantilah air secara rutin agar tetap bersih dan aman bagi mereka.

4. Hindari Penggunaan Pestisida Kimia

Pestisida dapat membahayakan serangga penyerbuk. Oleh karena itu, hindarilah penggunaan pestisida. Jika memang harus digunakan, pertimbangkan untuk menggunakan produk organik yang dapat memberikan hasil efektif. Selalu baca dan ikuti petunjuk penggunaan pada label agar tidak menimbulkan dampak negatif pada lingkungan taman.

5. Lakukan Pembersihan Secara Teratur

Bersihkan daun gugur, singkirkan tunas atau bagian tanaman yang sakit, serta rapikan puing-puing di sekitar taman. Pembersihan ini membantu mencegah penyakit, mengendalikan hama, dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi tanaman maupun serangga penyerbuk. Selain itu, kurangi area taman kosong yang dapat ditumbuhi rumput liar. Rumput bisa menjadi rumah bagi hewan liar dan membutuhkan lebih banyak energi untuk dirawat.

6. Kenali dan Manfaatkan Gulma yang Berguna

Beberapa bunga liar yang sering dianggap gulma ternyata kaya akan nektar dan sangat bermanfaat bagi serangga penyerbuk. Kenali jenis gulma di taman, apabila terbukti mendukung populasi penyerbuk, biarkan sebagian tumbuh serta berbunga secara alami.

Baca Juga: Cara Mengetahui Tanah Subur di Sekitar Rumah Sebelum Berkebun

(SA)