Konten dari Pengguna

Sejarah Penemuan Listrik dari Masa ke Masa

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi listrik. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi listrik. Foto: Unsplash

Sejarah penemuan listrik terjadi melalui perjalanan panjang sejak berabad-abad yang lalu. Asal-usul listrik tidak dapat dikaitkan hanya dengan satu tokoh saja, melainkan lahir dari serangkaian eksperimen yang dilakukan oleh banyak ilmuwan sepanjang sejarah. Dari pengamatan sederhana, listrik akhirnya berkembang menjadi energi penting yang dikenal seperti saat ini. Artikel berikut menguraikan perjalanan sejarah listrik yang dirangkum dari laman Pulse Energy dan BBC Science Focus Magazine.

1. Sejarah Zaman Mesir Kuno

Jauh sebelum konsep listrik dipahami, masyarakat sudah menyadari adanya fenomena alami. Teks Mesir kuno sekitar tahun 2750 SM menggambarkan ikan lele listrik sebagai “Thunderer of the Nile” yang mampu menghasilkan sengatan listrik. Hal ini menjadi salah satu catatan tertua tentang fenomena kelistrikan.

2. Thales – 600 SM

Seorang filsuf Yunani bernama Thales mengamati bahwa batu ambar yang digosok dapat menarik bulu atau benda ringan lainnya. Fenomena ini dikenal sebagai listrik statis dan menjadi salah satu dasar awal pemahaman tentang listrik.

3. William Gilbert – 1600

William Gilbert, seorang dokter asal Inggris, melakukan penelitian mendalam tentang listrik dan magnet. Ia memperkenalkan istilah “electricity” dan menjadi orang pertama yang mendeskripsikan medan magnet bumi.

4. Benjamin Franklin – 1752

Upaya untuk memahami listrik meningkat pesat pada abad ke-18, yang berpuncak pada salah satu penemuan ilmiah paling terkenal dalam sejarah. Benjamin Franklin, seorang ilmuwan terkemuka melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa petir adalah suatu bentuk listrik dengan menerbangkan layang-layang berujung logam ke tengah badai petir.

5. Luigi Galvani – 1780

Luigi Galvani, seorang ilmuwan Italia, menemukan bahwa kaki katak mati dapat berkedut ketika disentuh dengan logam yang dialiri listrik. Penemuannya ini melahirkan bidang baru bernama bioelektrisitas dan membuka jalan bagi penelitian lebih lanjut.

6. Alessandro Volta – 1800

Alessandro Volta adalah seorang fisikawan Italia yang menciptakan baterai listrik pertama yang disebut voltaic pile. Dengan menyusun cakram seng dan tembaga yang dipisahkan larutan garam, ia berhasil menghasilkan arus listrik stabil. Dari namanya, satuan “volt” diambil untuk mengukur tegangan listrik.

7. Michael Faraday – 1821

Michael Faraday merupakan ilmuwan Inggris yang dijuluki “Bapak Listrik,” yang menemukan bahwa ketika sebuah magnet digerakkan di dalam kumparan kawat tembaga, arus listrik yang sangat kecil mengalir melalui kawat tersebut. Penemuan ini mendorong terciptanya motor listrik.

8. Thomas Edison - 1882

Thomas Edison mengembangkan bola lampu pijar praktis pertama dan membangun sistem distribusi listrik modern. Ia menciptakan pembangkit listrik tenaga batu bara pertama di London, kemudian membuka Pearl Street Station di New York. Inovasinya membuat listrik dapat digunakan secara luas di rumah dan bisnis.

9. Nikola Tesla - 1896

Nikola Tesla menjadi pelopor sistem arus bolak-balik (AC). Teknologi AC yang ia kembangkan memungkinkan listrik dihasilkan, ditransmisikan, dan didistribusikan.

Baca Juga: Mengulik Sejarah Garuda Wisnu Kencana: Ikon Budaya Bali yang Megah

(SA)