Kumparan Logo
Konten Media Partner

Mohon Keselamatan, Tatung Singkawang Gelar Ritual Cuci Jalan

HiPontianakverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Jelang Cap Go Meh, tatung Singkawang gelar ritual cuci jalan, Senin (18/2). Foto: Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Jelang Cap Go Meh, tatung Singkawang gelar ritual cuci jalan, Senin (18/2). Foto: Hi!Pontianak

Hi!Pontianak. Para tatung yang akan mengikuti festival Cap Go Meh, melakukan ritual cuci jalan. Ini dilakukan pada tanggal 14 bulan pertama penanggalan Imlek.

Beberapa versi menyebutkan inilah acara ritual Cap Go Meh yang sebenarnya. Karena setiap tanggal 14 bulan pertama Imlek, para tatung selalu melakukan ritual ini, bahkan sejak abad 17. Jauh sebelum Cap Go Meh dijadikan agenda pariwisata nasional.

Warga memadati area ritual cuci jalan tatung Singkawang, Senin (18/2). Foto: Hi!Pontianak

Ritual cuci jalan adalah ritual memohon keselamatan dan menolak bala untuk sebuah perkampungan. Mereka mendatangi kelenteng-kelenteng, untuk menyembah para dewa, terutama dewa bumi raya atau Pek Kong.

Selanjutnya mereka akan berkeliling kampung atau lokasi di mana mereka tinggal.

Ritual cuci jalan dilakukan untuk memohon keselamatan kepada dewa. Foto: Hi!Pontianak

Pada puncak perayaan Cap Go Meh 2019, Selasa (19/2), sebanyak 1.060 peserta akan mengikuti festival Cap Go Meh di kota Singkawang, termasuk para tatung, naga, dan barongsai. (Hp1)

video youtube embed