5 Pencapaian Sukses Unai Emery, sang 'Raja' Liga Europa

Info Bola adalah story berita bola hari ini, jadwal terkini, tentang pemain, sepak bola Liga indonesia, Eropa, dan dunia.
Tulisan dari Info Bola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Unai Emery tinggal sejengkal lagi menuju kejayaan di Liga Europa musim 2018/2019. Ia berhasil membawa Arsenal lolos menuju babak final kompetisi yang dulu bernama Piala UEFA tersebut. Trofi juara semakin dekat dengan genggaman usai pasukan 'The Gunners' yang di bawah komandonya sukses menaklukkan Valencia dengan skor akhir 4-2 pada leg kedua semifinal Liga Europa, Jumat dini hari (10/5).
‘Sang Pawang Liga Europa’ menjadi sebutan baru untuk Unai Emery, yang telah berhasil memenangkan gelar Liga Europa tiga musim beruntun bersama Sevilla. Meski kerap dianggap sebagai kompetisi kedua di Eropa, Emery menegaskan bahwa Liga Europa merupakan ajang yang tidak kalah prestisius dengan Liga Champions.
Ambisi Emery untuk menuntun Arsenal meraih trofi di Liga Europa begitu besar. Terlebih, dirinya menjelaskan kalau hingga kini Arsenal hanya memiliki dua gelar Eropa dalam sejarah, yaitu the Fairs Cup (1970) dan the Cup Winners’ Cup (1994).
Berikut lima pencapaian terbaik Unai Emery yang kini menyandang julukan 'Sang Raja Liga Europa'.
Unai Emery Sukses Memberi Gelar Valencia
Pertama kali memulai kariernya di Liga Europa, Emery saat itu menakhodai Valencia. Pada tahun kedua, Emery berhasil membawa Valencia menduduki posisi ketiga dan lanjut ke Liga Champions setelah dua tahun gagal. Namun, mereka mesti terhenti di perempat final karena kalah gol tandang melawan Atletico Madrid.
Dua musim berselang, Emery kembali berhasil membawa anak asuhnya hingga semifinal Liga Europa. Kembali berhadapan dengan Atletico Madrid, kembali pula 'Los Che' gagal mencapai final. Mereka hanya berhasil mencetak dua gol, sedangkan Atletico unggul empat gol. Di leg kedua, mereka resmi terhenti berkat gol tunggal dari Adrian Lopez di menit ke-60, dengan total agregat 5-2.
Musim ini, usai mengalahkan mantan tim yang diasuhnya itu, Emery kembali mencapai partai finalnya yang keempat di Liga Europa, sepanjang kariernya. Harapannya, tentu membawa tim yang diasuhnya kini, Arsenal, menaklukkan Chelsea dan menggondol trofi juara.
Tiga Kali Berturut-turut Juara Liga Europa Bersama Sevilla
Nama Unai Emery banyak diekspos setelah sukses mengantarkan Sevilla menduduki posisi puncak di Liga Europa selama tiga musim berturut-turut. Pada musim 2013/2014 hingga 2015/2016, Emery dan Sevilla menjadi sorotan dunia sepak bola berkat penampilan gemilang di lapangan.
Sevilla di bawah asuhannya saat itu acap menerapkan formasi 4-2-3-1. Dengan formasi dan taktik yang diracik, pada musim 2013/2014, Emery membawa Sevilla mengalahkan Benfica melalui adu penalti.
Pada musim 2014/2015, Emery dan Sevilla kembali memenangkan Liga Europa, mengalahkan Dnipro Dnipropetrovsk. Alhasil, Sevilla otomatis lolos ke Liga Champions musim berikutnya.
Akan tetapi, pada musim berikutnya itu, Sevilla hanya bertengger di grup D Liga Champions, kalah bersaing dengan Manchester City dan Juventus. Takdir lantas membawa pasukan Unai Emery kembali ke Liga Europa dan di final, sebagai kuda hitam, mereka mampu mengalahkan tim yang lebih diunggulkan, Liverpool, dengan skor 3-1.
Nama Emery dan Sevilla pun kian harum karena menjadi sosok dan klub paling sukses dalam sejarah Piala UEFA/Liga Europa.
Meraih Penghargaan Sebagai Pelatih Terbaik Liga Europa 2013/2014
Berkat pencapaiannya bersama Sevilla di Liga Europa, Unai Emery berhasil meraih penghargaan sebagai pelatih terbaik pada Liga Europa. Penghargaan tersebut diselenggarakan oleh Uni Pers Olahraga Eropa (Fr. Uni Eropa europeque de la presse sportif (UEPS), juga dikenal sebagai AIPS Eropa) sejak musim 2006/2007.
Pelatih dengan Poin Terbaik di PSG
Setelah berhasil membawa pencapaian baik untuk Valencia dan Sevilla di kancah Eropa, Emery memutuskan untuk pindah ke PSG pada tahun 2016. Dalam laga pertamanya, anak asuhnya menang atas Lyon, 4-1, di Austria dan berhasil mengangkat Trophée des Champions.
Ia juga berhasil membawa PSG menduduki posisi kedua dalam grup mereka di Liga Champions, setelah Arsenal. Tercatat, rasio kemenangan dengan poin terbaik yang dimiliki pelatih PSG diraih oleh Emery, yakni sebesar 73,7 persen kemenangan dan rasio poin per pertandingan sebesar 2,37.
Membawa Arsenal ke Final Liga Europa 2018-2019
Tiga bulan setelah resmi menjadi pengganti Arsene Wenger, Emery mencatat kemenangan pertamanya bersama klub asal London Utara. Kala itu, klub asal London Barat, West Ham United, ditekuk 3-1. Hampir setahun mengasuh Arsenal, Emery berhasil meraih kemenangan sebanyak 34 kali dari total 56 pertandingan. Selain itu, Arsenal juga telah memenangkan 11 pertandingan berturut-turut, yang sekaligus menjadi penampilan terbaik mereka sejak 2007.
Penampilan Arsenal di Liga Europa musim ini membuktikan bahwa Emery berhasil membawa kemenangan dalam laga nomor dua se-Europa dengan klub yang berbeda. Ia berhasil membawa setiap klubnya melaju ke babak semifinal bahkan menjadi juara Liga Europa secara berturut-turut. Tak terkecuali Arsenal yang akan melakoni pertandingan melawan Chelsea di final Liga Europa 2018/2019.
(AN)
Baca lebih banyak informasi mengenai berita artis/berita heboh/info bola/dan lifehack lebih nyaman di aplikasi kumparan.
Download aplikasi Android di sini.
Download aplikasi iOS di sini.
