Konten dari Pengguna

16 Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif yang Wajib Diketahui

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 8 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi melakukan penelitian menggunakan metode tertentu. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi melakukan penelitian menggunakan metode tertentu. Foto: Unsplash

Apa sebenarnya perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif? Seperti yang telah diketahui, keduanya memang merupakan metode penelitian yang kerap digunakan dalam pembuatan karya ilmiah.

Metode penelitian adalah sebuah teknik atau cara untuk mendapatkan informasi atau data dalam sebuah penelitian. Metode penelitian juga bermanfaat untuk menemukan solusi permasalahan yang biasanya berguna dalam penulisan karya ilmiah.

Ahli matematika asal Amerika Serikat, John Tukey menambahkan, bahwa metode penelitian bisa membantu proses analisis data, agar hasilnya menjadi lebih tepat dan akurat. Oleh sebab itu, metode penelitian harus memuat aspek berikut:

  • Rasional, artinya kegiatan penelitian harus dilakukan secara masuk akal.

  • Empiris, yakni langkah yang dilakukan bisa diamati dan dirasakan oleh indra manusia, sehingga orang lain juga bisa mengamati cara-cara yang dilakukan oleh peneliti.

  • Sistematis, artinya proses penelitian yang dilakukan menggunakan langkah-langkah yang sesuai dengan panduan pedoman penelitian.

Berikut penjelasan tentang pengertian macam-macam metode penelitan yang dikutip dari berbagai sumber.

Ilustrasi melakukan penelitian dengan metode kualitatif. Foto: Unsplash

Pengertian Metode Kualitatif

Metode kualitatif adalah metode penelitian yang berfokus pada informasi yang sifatnya non numerik (bukan angka). Metode ini lebih menekankan secara konseptual suatu permasalahan penelitian.

Menurut Creswell dalam buku Research Design, metode kualitatif terdiri atas lima macam, yaitu phenomenological research, grounded theory, ethnography, case study, dan narrative research.

Dalam metode ini, proses dan makna penelitian lebih banyak ditonjolkan dengan menggunakan landasan teori berdasarkan fakta yang ada di lapangan. Landasan teori juga berperan untuk memberikan gambaran secara umum mengenai latar penelitian sekaligus pembahasan dari hasil penelitian.

Penelitian kualitatif memiliki objek penelitian yang cukup terbatas dan membutuhkan analisis mendalam dari peneliti. Itulah sebabnya, peneliti harus ikut serta dalam kondisi atau peristiwa yang diteliti.

Umumnya, penelitian kualitatif memperoleh data utama dari wawancara dan observasi. Setelah itu, peneliti akan menganalisis data yang didapat, sehingga kemungkinan akan melahirkan konsep atau teori baru (jika hasil penelitian yang dilakukan bertentangan dengan teori yang digunakan di dalam penelitian).

Ilustrasi menyajikan data menggunakan metode kuantitatif. Foto: Unsplash

Pengertian Metode Kuantitatif

Berbeda dengan kualitatif, metode kuantitatif adalah metode penelitian yang berfokus pada numerik atau angka dalam sebuah penelitian. Teknik ini menggunakan data statistik, data hasil survei responden, dan lain sebagainya untuk mengolah data.

Penelitian kuantitatif memiliki tujuan untuk mengembangkan teori hipotesis yang memiliki kaitan dengan fenomena-fenomena alam melalui pengukuran. Oleh sebab itu, pengukuran menjadi pusat dalam penelitian ini.

Pengukuran dapat membantu melihat adanya hubungan antara pengamatan empiris dengan hasil dari data-data. Selain itu, penelitian kuantitatif juga membantu menemukan hubungan antarvariabel yang ada dalam sebuah populasi.

Daniel Rusyad dalam buku Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Mixed Approach memaparkan, desain penelitian kuantitatif dibagi menjadi dua jenis, yaitu studi deskriptif dan studi eksperimental. Penelitian studi deskriptif adalah penelitian yang hanya melakukan uji hubungan antarvariabel sebanyak satu kali (memilih di antara sebelum atau sesudah penelitian).

Sementara itu, studi eksperimen dilakukan jika peneliti ingin mengukur variabel yang dilakukan sebelum dan sesudah penelitian. Pengukuran yang dilakukan sebelum dan sesudah ini dilakukan untuk mengetahui adanya hubungan sebab dan akibat.

Ilustrasi melakukan penelitian dengan menggunakan metode gabungan. Foto: Unsplash

Pengertian Metode Gabungan

Dikutip dari buku Dasar Metodologi Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan Gabungan tulisan Sarmanu, metode gabungan adalah tahapan pengumpulan data dan analisis data dengan gabungan metode secara sekuensial, yaitu metode kuantitatif dan kualitatif atau sebaliknya. Dua metode ini berguna untuk menyimpulkan pertanyaan penelitian.

Jika disimpulkan lebih lanjut, metode penelitian kuantitatif lebih berfokus pada data berupa angka dengan instrumen atau alat ukur tertentu, sedangkan metode kualitatif bertujuan untuk menjabarkan data analisis secara naratif.

Metode penelitian gabungan memiliki tujuan untuk lebih memahami isu dengan mengartikulasikan data kualitatif yang merupakan rincian deskriptif dan data kuantitatif yang berbentuk angka-angka.

Selain itu, metode penelitian gabungan juga bertujuan untuk mendapatkan hasil statistik kuantitatif dari objek penelitian tertentu, untuk kemudian ditindaklanjuti dengan mengobservasi individu, agar memperoleh hasil yang lebih mendalam.

Sama halnya seperti penelitian-penelitian lainnya, penelitian gabungan juga memiliki beberapa metode yang bisa digunakan, seperti:

  • Metode gabungan sekuensial, yakni peneliti akan menggabungkan penemuan yang diperoleh dari satu metode dengan penemuan dari metode lainnya. Misalnya, peneliti bisa terlebih dahulu menggunakan metode kualitatif, lalu dilanjutkan dengan metode kuantitatif.

  • Metode gabungan konkuren, yaitu peneliti akan menyatukan data kuantitatif dan kualitatif. Penyatuan data ini memiliki tujuan untuk memperoleh analisis sekaligus masalah penelitian.

  • Metode gabungan transformatif ialah peneliti akan menggunakan sudut pandang teoritis sebagai perspektif yang di dalamnya terdiri dari data-data kualitatif dan kuantitatif.

Ilustrasi metode penelitian kualitatif dan kuantitatif yang memiliki perbedaan dari beberapa segi. Foto: Unsplash

Perbedaan Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif dapat dilihat dari beberapa segi. Mengutip dalam buku Metodologi Penelitian (Kuantitatif, Kualitatif dan Mix Method) oleh Purwono dkk, berikut beberapa perbedaannya.

1. Desain Penelitian

  • Kualitatif bersifat umum, fleksibel, dan dinamis. Penelitian kualitatif sendiri dapat berkembang selama proses penelitian berlangsung.

  • Kuantitatif memiliki sifat yang khusus, terperinci, dan statis. Alur dari penelitiannya sendiri sudah direncanakan sejak awal dan tidak dapat diubah lagi.

2. Analisis Data

  • Kualitatif dapat dianalisis selama proses penelitian berlangsung.

  • Kuantitatif hanya dapat dianalisis pada tahap akhir sebelum laporan.

3. Istilah Subjek Penelitian

  • Kualitatif memiliki subjek penelitian yang biasa disebut dengan narasumber.

  • Kuantitatif memiliki subjek penelitian yang biasa disebut dengan responden.

4. Cara Memandang Fakta

Penelitian kualitatif memandang fakta atau kebenaran bergantung pada cara peneliti menginterpretasikan data. Hal ini disebabkan oleh adanya hal-hal kompleks yang tidak bisa sekadar dijelaskan oleh angka, seperti perasaan manusia.

Penelitian ini berangkat dari data, kemudian dijelaskan oleh teori-teori yang dianggap relevan, untuk menghasilkan suatu teori dalam rangka menguatkan teori sebelumnya.

Sementara itu, penelitian kuantitatif memandang fakta atau kebenaran berada pada objek penelitian di luar sana. Peneliti harus netral dan tidak memihak. Apa pun yang ditemukan di lapangan, itulah fakta. Penelitian kuantitatif berangkat dari teori menuju data.

5. Pengumpulan Data

Penelitian kualitatif lebih berfokus pada sesuatu yang tidak bisa diukur oleh hitam putih kebenaran, sehingga peneliti akan mengorek data sedalam-dalamnya atas hal-hal tertentu.

Itulah sebabnya, kualitas penelitian kualitatif tidak terlalu ditentukan oleh banyaknya narasumber yang terlibat, tetapi seberapa dalam peneliti menggali informasi spesifik dari narasumber yang dipilih.

Sementara itu, pengumpulan data penelitian kuantitatif dilakukan dengan menggunakan serangkaian instrumen berupa tes atau kuesioner.

Data yang terkumpul kemudian dikonversikan menggunakan kategori atau kriteria yang sudah ditetapkan sebelumnya. Kualitas penelitian ini ditentukan oleh banyaknya responden penelitian yang terlibat.

6. Representasi Data

  • Hasil penelitian kualitatif berupa interpretasi peneliti akan sebuah fenomena, sehingga laporan penelitian akan lebih banyak mengandung deskripsi.

  • Hasil penelitian kuantitatif diinterpretasikan dalam bentuk hasil penghitungan yang matematis, sehingga dianggap sebagai fakta yang sudah terkonfirmasi. Keabsahan penelitian ini sangat ditentukan oleh validitas dan reliabilitas instrumen yang digunakan.

7. Implikasi Hasil Riset

  • Hasil penelitian kualitatif memiliki implikasi yang terbatas pada situasi-situasi tertentu. Oleh sebab itu, hasil penelitian kualitatif tidak bisa digeneralisasi dalam setting yang berbeda.

  • Hasil penelitian kuantitatif berupa fakta atau teori yang berlaku secara umum (generalized). Kapan pun dan di mana pun, fakta itu tetap berlaku.

8. Macam Metode

  • Macam-macam metode kualitatif, yaitu fenomenologi, etnografi, studi kasus, historis, dan grounded theory.

  • Macam-macam metode kuantitatif, yakni eksperimen, survei, korelasi, regresi, analisis jalur, dan expost facto.

9. Tujuan Penelitian

  • Tujuan penelitian kualitatif ialah memperoleh pemahaman mendalam, mengembangkan teori, serta mendeskripikan realitas dan kompleksitas sosial.

  • Tujuan penelitian kuantitatif adalah menjelaskan hubungan antarvariabel, menguji teori, dan melakukan generalisasi fenomena sosial yang diteliti.

10. Jenis Data

  • Kualitatif: deskriptif dan eksploratif.

  • Kuantitatif: numerik dan statistik.

11. Topik penelitian yang dominan

  • Penelitian kualitatif digunakan dalam studi yang bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman, perasaan, dan persepsi.

  • Penelitian kuantitatif digunakan dalam studi penelitian yang bertujuan menjelaskan prevalensi, pendapat dan sikap, sifat masalah, serta merumuskan teori.

12. Ukuran sampel

  • Metode kualitatif hanya mempertimbangkan beberapa kasus, sehingga sampel penelitian sengaja dipilih oleh penelitinya.

  • Metode kuantitatif memperhitungkan ukuran sampel yang relatif lebih besar. Diasumsikan bahwa sampel yang dipilih dalam metode kuantitatif mewakili seluruh populasi penelitian.

13. Filosofi yang mendasari

  • Penelitian kualitatif didasarkan pada filosofi bahwa manusia hanya memperoleh pengetahuan dari pengalaman inderawi.

  • Penelitian kuantitatif didasarkan pada filsafat rasionalisme. Metode ini menegaskan bahwa manusia memperoleh pengetahuan karena mereka memiliki kapasitas untuk berpikir.

14. Format pertanyaan

  • Dalam metode kualitatif, pertanyaan bersifat terbuka. Pertanyaan terbuka memberi narasumber kesempatan untuk merespons berdasarkan pendapat mereka sendiri. Hal ini berarti memberi peneliti kesempatan untuk melakukan perbandingan bermakna dari respons yang diberikan.

  • Dalam metode kuantitatif, pertanyaan bersifat tertutup. Oleh sebab itu, metode ini mengharuskan responden untuk memilih jawaban atas pertanyaan dari sejumlah tanggapan yang telah ditentukan.

15. Nilai penelitian yang dominan

  • Dalam metode kualitatif, nilai-nilai penelitian dijelaskan atau dideskripsikan. Selain itu, berbagai sumber informasi (triangulasi) digunakan untuk menentukan reliabilitas dan validitas.

  • Dalam metode kuantitatif, nilai penelitian utama adalah realibilitas dan validitas. Dalam kebanyakan kasus, lingkungan penelitian bisa dikendalikan. Akibatnya, lingkungan tersebut dapat ditentukan menggunakan metode yang logis dan statistik.

16. Bias prosedural

  • Metode penelitian kualitatif bergantung pada peneliti untuk mengendalikan bias prosedural.

  • Metode penelitian kuantitatif bergantung pada instrumen pengumpulan data dan desain penelitian yang digunakan untuk mengontrol bias prosedural.

(VIO)

Baca juga: Penelitian Kuantitatif: Pengertian, Jenis-Jenis, hingga Contohnya

Frequently Asked Question Section

Apa perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif?

chevron-down

Perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif dapat dilihat dari berbagai aspek, termasuk analisis data. Kualitatif dapat dianalisis selama proses penelitian berlangsung, sedangkan kuantitatif hanya dapat dianalisis pada tahap akhir sebelum laporan.

Apa itu metode kualitatif?

chevron-down

Metode kualitatif adalah metode penelitian yang berfokus pada informasi yang sifatnya non numerik (bukan angka). Metode ini lebih menekankan secara konseptual suatu permasalahan penelitian.

Apa itu metode kuantitatif?

chevron-down

Metode kuantitatif adalah metode penelitian yang berfokus pada numerik atau angka dalam sebuah penelitian. Teknik ini menggunakan data statistik, data hasil survei responden, dan lain sebagainya untuk mengolah data.