20 Contoh Majas Hiperbola, Lengkap dengan Penjelasannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh majas hiperbola sangatlah mudah dikenali dan ditemukan karena jenis majas ini banyak digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Majas hiperbola merupakan salah satu jenis majas. Pengertian majas sendiri adalah suatu cara yang dilakukan untuk melukiskan suatu objek dengan cara menyamakan hal tersebut dengan hal lainnya.
Majas hiperbola secara sederhana dapat diartikan sebagai pernyataan atau kata kiasan yang dilebih-lebihkan.
Agar dapat memahami apa yang dimaksud dengan majas hiperbola, simak kumpulan contoh majas hiperbola beserta penjelasannya di bawah ini.
Pengertian Majas Hiperbola
Menurut Dwi Iriyanto dalam bukunya yang berjudul YES! Aku Lulus UN SMA/MA IPS, majas hiperbola adalah ungkapan atau kiasan yang dibesar-besarkan atau dilebih-lebihkan.
Dwi Iriyanto menyebutkan bahwa penggunaan majas hiperbola pada umumnya digunakan untuk memperoleh efek tertentu dan memiliki makna yang bukan sebenarnya.
Sama halnya dengan Dwi Iriyanto, Ulin Nuha Masruchin dalam Buku Pintar Majas, Pantun, dan Puisi menyebutkan bahwa majas adalah gaya bahasa yang memberikan kesan yang berlebihan dari kenyataannya agar berkesan lebih.
Hiperbola juga dapat diartikan sebagai majas atau gaya bahasa yang mengandung suatu penyataan yang berlebihan dengan membesar-besarkan suatu hal.
Ungkapan tersebut melebih-lebihkan apa yang sebenarnya dimaksudkan. Melebih-lebihkan dapat dilakukan dalam bentuk jumlah, ukuran, atau sifat.
Tujuan dari penggunaan majas hiperbola adalah untuk mendapatkan perhatian yang lebih seksama dari yang mendengarkan atau membaca pernyataan dengan majas tersebut.
Majas hiperbola bermaksud memberikan tekanan pada suatu pernyataan atau situasi untuk memperhebat serta meningkatkan kesan dan pengaruhnya. Majas ini dapat melibatkan kata, frasa, atau kalimat.
Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa majas hiperbola merupakan majas yang melukiskan sesuatu dengan mengganti peristiwa atau tindakan sesungguhnya dengan kata-kata yang lebih hebat maknanya.
Contoh Majas Hiperbola
Majas hiperbola bisa dipahami dengan cara menyimak kumpulan contoh majas hiperbola dan penjelasannya di bawah ini.
1. Kami tidak tega karena tangisnya sungguh menyayat hati.
Penjelasan: contoh kalimat yang menggunakan majas hiperbola pada istilah menyayat hati yang artinya sangat melukai hati.
2. Teriakan kekecewaannya membelah angkasa.
Penjelasan: membelah angkasa pada kalimat di atas memiliki arti bahwa suara atau teriakan tersebut sangatlah keras atau kencang.
3. Darah kami mendidih saat terjadi kecurangan dalam pertandingan tersebut.
Penjelasan: 'darah kami mendidih' memiliki arti bahwa subjek dalam kalimat tersebut sedang emosi. Darah mendidih memiliki arti bahwa tubuh memanas karena amarah.
4. Semangat rakyat dalam mengikuti upacara di lapangan tumpah ruah.
Penjelasan: Jika dianalogikan, maksud dari tumpah ruah adalah sangat banyak hingga tumpah. Oleh sebab itu, tumpah ruah pada kalimat tersebut berarti sangat banyak.
5. Air matanya mengalir deras ketika beradu pandang dengan Ayah kandung yang telah sepuluh tahun meninggalkannya.
Penjelasan: Air mata mengalir deras mengandung makna bahwa subjek dalam kalimat tersebut menangis kencang.
6. Ayah memeras keringat untuk menghidupi keluarganya.
Penjelasan: istilah memeras keringat pada kalimat di atas memiliki makna, yakni bekerja keras.
7. Anak itu berlari secepat kilat.
Penjelasan: secepat kilat pada kalimat tersebut mengandung makna bahwa sang anak berlari sangat cepat.
8. Harga kebutuhan pokok semakin naik mulai mencekik leher masyarakat.
Penjelasan: kalimat di atas merupakan kalimat yang mengandung hiperbola karena pada kata 'mencekik leher' memiliki makna konotatif, yaitu mempersulit, dan lain-lain.
9. Wanita itu memiliki paras secantik bidadari surga.
Penjelasan: kalimat di atas adalah kalimat yang memiliki majas hiperbola karena menggunakan penggalan "secantik bidadari surga" yang artinya sangat cantik atau cantik sekali.
10. Tubuhnya hanya tinggal tulang dibalut kulit setelah ibunya meninggal dunia.
Penjelasan: penggalan kalimat "tulang dibalut kulit" mengandung makan bahwa subjek yang maksud pada kalimat tersebut semakin kurus.
11. Pujian itu membuat adik terbang melayang-layang di udara.
Penjelasan: makna "terbang melayang-layang di udara" adalah senang atau bahagia yang artinya sang adik sangat senang ketika menerima pujian tersebut.
12. Hatinya pasti seperti disayat sembilu saat mendengar hinaan itu.
Penjelasan: makna kata "disayat" pada kalimat di atas memiliki arti bahwa hatinya sangat terluka seperti disayat sembilu.
13. Kita berjuang hingga titik darah penghabisan.
Penjelasan: makna dari kalimat di atas bahwa subjek "kita" harus berjuang hingga mati.
14. Matahari sangatlah terik membuat tubuhku terasa terbakar.
Penjelasan: kata "terbakar" pada kalimat di atas memiliki makna sangatlah panas. Artinya, matahari membuat tubuhnya kepanasan.
15. Petuah dari ibu, ayah, paman, kakek, dan nenek sungguh menggetarkan hati dan menyesakkan dada.
Penjelasan: potongan kalimat "menggetarkan hati dan menyesakkan dada" memiliki makna bahwa petuah dari keluarga sangatlah memilukan, menyedihkan, dan lain-lain.
16. Suaranya ketika menyanyi membuat hancur seisi dunia.
Penjelasan: makna dari kalimat di atas adalah suara seseorang yang bernyanyi sangatlah jelek sehingga dapat membuat seisi dunia hancur. Pada kalimat tersebut, "membuat seisi dunia hancur" adalah majas hiperbola.
17. Mataku terasa panas karena seharian harus bekerja di depan monitor komputer.
Penjelasan: arti dari frasa "terasa panas" memiliki arti bahwa matanya sangat lelah karena berhadapan dengan layar komputer.
18. Hatiku meleleh saat pria itu mengungkapkan cintanya padaku.
Penjelasan: kata "meleleh" pada kalimat di atas merupakan majas hiperbola. Kata tersebut memiliki makna bahwa ucapan seorang pria dapat membuat wanita senang.
19. Resesi ekonomi dapat berpotensi membuat harga bahan pokok melambung tinggi.
Penjelasan: makna kata "melambung tinggi" adalah meningkat pesat. Artinya, resesi ekonomi dapat membuat harga barang pokok meningkat secara cepat atau pesat.
20. Ayah bekerja siang malam membanting tulang tanpa memperhatikan kesehatannya sendiri.
Penjelasan: "membanting tulang" pada kalimat di atas memiliki makna, yaitu bekerja keras.
(SAI)
