Konten dari Pengguna

5 Bahaya Menahan BAB bagi Kesehatan Tubuh

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bahaya menahan BAB. Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bahaya menahan BAB. Sumber: Pexels

Bahaya menahan BAB atau buang air besar bisa menjadi sangat fatal dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius. Tidak disarankan bagi seseorang menunda saat keinginan untuk BAB datang.

Memang ada kalanya seseorang sengaja menahan BAB, khususnya saat sedang melakukan perjalanan, dalam sebuah pertemuan, maupun saat mengikuti sebuah acara. Jika berada dalam situasi tersebut, jangan memaksa untuk menahannya agar tidak berdampak negatif pada kesehatan Anda.

5 Bahaya Menahan BAB

Ilustrasi bahaya menahan BAB. Sumber: Pexels

Dalam sehari, manusia umumnya buang air besar sebanyak tiga kali untuk mengeluarkan kotoran dari konsumsi makanan dan minuman. Mengutip laman Health Shots, Dr Pratik Tibdewal, Konsultan Ahli Gastroenterologi Rumah Sakit Wockhardt Mumbai, mengatahakan bahwa menahan BAB selama berjam-jam dapat menyebabkan komplikasi kesehatan serius.

Berikut ini bahaya menahan buang air besar bagi kesehatan manusia yang penting untuk diketahui.

1. Menyebabkan wasir dan fisura

Menahan BAB dapat menyebabkan fisura, yaitu robeknya saluran anus. Selain itu, kebiasaan tersebut juga dapat menyebabkan wasir, yakni pembengkakan pembuluh darah di dalam anus.

Wasir dan fisura merupakan dua gangguan pencernaan yang sering disepelekan meski cukup berbahaya dan menganggu kerja sistem pencernaan tubuh. Salah satu gejala wasir dan fisura adalah adanya darah saat tubuh mengeluarkan feses.

2. Menyebabkan kanker usus besar

Menahan BAB tentu membuat terjadinya penumpukan feses dalam usus. Kondisi tersebut merupakan salah satu penyebab terjadinya kanker usus besar atau colon cancer.

Feses yang menumpuk di dalam tubuh berisiko mengandung zat penyebab kanker. Bila terjadi kontak langsung antara usus dan feses dalam waktu yang lama, maka potensi tumbuhnya kanker akan membesar.

Baca Juga: Penyebab BAB Tidak Lancar dan Cara Mengatasinya

3. Menyebabkan inkontinensia tinja

Rektum merupakan bagian akhir usus besar yang berfungsi menampung feses sebelum dikeluarkan. Saat manusia menahan kotoran dalam waktu lama, kekuatan rektum akan berkurang karena tidak kuat menahan jumlah feses yang menumpuk.

Jika rektum merenggang, tubuh dapat mengalami inkontinensia tinja, yaitu hilangnya kemampuan dalam menahan kotoran yang mengakibatkan tidak mampu mengontrol keluarnya feses.

4. Menyebabkan radang usus buntu

Penumpukan kotoran dalam usus akibat menahan BAB terlalu lama dapat meningkatkan risiko radang usus buntu. Usus yang tersumbat karena kotoran yang menumpuk dapat menyebabkan peradangan.

Dalam kondisi itu, usus akan membesar hingga akhirnya membengkak dan pecah. Usus buntu yang pecah merupakan kondisi berbahaya yang membutuhkan penanganan medis dengan cepat.

5. Menyebabkan impaksi tinja

Menahan BAB dapat menyebabkan impaksi tinja atau feses yang mengeras. Feses yang keras dan kering berisiko tersangkut dalam rektum usus besar. Jika mengalaminya, Anda membutuhkan pertolongan medis sesegera mungkin.

Baca Juga: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi BAB Berdarah

Frequently Asked Question Section

Apa itu wasir?
chevron-down

Wasir adalah pembengkakan pembuluh darah di dalam anus.

Apa itu inkontinensia tinja?
chevron-down

Inkontinensia tinja adalah hilangnya kemampuan dalam menahan kotoran, sehingga pengeluaran feses menjadi tidak terkontrol.

Apa yang terjadi saat radang usus buntu?
chevron-down

Ada risiko usus akan membesar hingga akhirnya membengkak dan pecah.

(ALS)