6 Orang yang Berperan dalam Hijrah Nabi Muhammad ke Madinah

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siapa saja orang yang berperan dalam hijrah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam ke Madinah? Dan jelaskan pula tugas masing-masing! Pertanyaan ini membuka pembahasan penting tentang peristiwa hijrah yang bukan hanya menjadi titik balik dakwah Islam, tetapi juga melibatkan tokoh-tokoh utama dengan peran yang sangat penting.
Untuk memahami bagaimana hijrah berlangsung, simak ulasan berikut mengenai sosok-sosok yang terlibat serta tugas yang mereka emban dalam mendukung perjalanan hijrah Nabi Muhammad ke Madinah.
6 Orang yang Berperan dalam Hijrah Nabi Muhammad ke Madinah
Siapa saja orang yang berperan dalam hijrah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam ke Madinah? Dan jelaskan pula tugas masing-masing merupakan topik yang menyoroti bagaimana peristiwa hijrah terlaksana melalui dukungan sejumlah tokoh dengan peran yang saling melengkapi.
Mengutip laman tebuireng.online, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam melakukan hijrah karena kondisi Kota Mekah yang semakin tidak kondusif bagi perkembangan dakwah Islam.
Tekanan dan ancaman kaum Quraisy kian memuncak, bahkan beliau menjadi target pembunuhan yang dipimpin Abu Jahal dan para pembesar Quraisy lainnya.
Berdasarkan wahyu yang disampaikan Malaikat Jibril, Nabi memutuskan untuk berhijrah ke Kota Yatsrib (Madinah) sebagai langkah strategis untuk menyusun kekuatan dan mengembangkan dakwah secara lebih leluasa.
Syekh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri dalam Sirah An-Nabawiyyah menjelaskan bahwa peristiwa hijrah terjadi pada malam 27 Safar tahun ke-14 kenabian atau bertepatan dengan tahun 622 Masehi.
Berikut adalah enam sosok yang berperan penting dalam mendukung terlaksananya hijrah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam menuju Madinah.
1. Ali bin Abi Thalib
Ketika rencana hijrah Rasulullah terendus kaum Quraisy, rumah beliau dikepung untuk mencegah keberangkatan. Ali bin Abi Thalib, sepupu Nabi, rela menggantikan beliau di tempat tidur sambil mengenakan kain hijau milik Nabi untuk mengelabui para pengepung.
Peristiwa ini dikaitkan dengan QS. Yasin ayat 9. Setelah itu, Nabi Muhammad keluar rumah dan berangkat menuju tempat pertemuan bersama Abu Bakar.
2. Abu Bakar As-Shiddiq
Abu Bakar menjadi sahabat yang mendampingi Nabi selama hijrah. Keduanya bersembunyi di Gua Tsur selama tiga malam untuk menghindari pengejaran Quraisy.
Abu Bakar membersihkan dan menutup lubang-lubang gua sebelum Nabi masuk, bahkan menahan gigitan hewan berbisa demi melindungi beliau. Allah kemudian melindungi keduanya melalui sarang laba-laba yang membuat para pengejar mengira gua itu tidak dihuni.
3. Asma’ binti Abu Bakar
Asma’, putri Abu Bakar menjadi penyedia perbekalan bagi Nabi Muhammad dan Abu Bakar selama tiga malam ketika keduanya bersembunyi di Gua Tsur. Dibantu oleh Aisyah yang menyiapkan makanan di rumah, kemudian Asma’ bersama Abdullah bin Abu Bakar mengantarkan bekal berupa daging dan susu kepada keduanya, dengan Amir bin Fuhairah yang mengikuti untuk membantu menyamarkan jejak.
4. Amir bin Fuhairah
Amir bertugas menghapus jejak langkah para pengantar perbekalan untuk Nabi Muhammad dan Abu Bakar, dengan menggiring kambing melewati rute yang sama. Susu dari kambing gembalaannya juga menjadi konsumsi Nabi Muhammad dan Abu Bakar selama persembunyian dan perjalanan.
5. Abdullah bin Abu Bakar
Abdullah, putra Abu Bakar menjadi pengumpul informasi dengan memantau pergerakan Quraisy pada siang hari lalu melaporkannya kepada Nabi di malam hari. Informasi penting, termasuk sayembara Quraisy yang menawarkan hadiah besar 100 ekor unta bagi penangkap Nabi, disampaikan melalui dirinya.
6. Abdullah bin Uraiqith
Abdullah bin Uraiqith adalah satu-satunya orang kafir yang mengetahui lokasi Nabi Muhammad dan Abu Bakar saat hijrah. Meskipun masih menyembah berhala, ia justru membantu sebagai penunjuk jalan.
Abu Bakar memintanya menjaga kerahasiaan rencana hijrah tersebut, dan Abdullah menepati janjinya. Ia kemudian memandu Nabi Muhammad dan Abu Bakar melalui rute aman hingga tiba di Madinah.
Demikian ulasan mengenai enam sosok yang berperan dalam hijrah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam ke Madinah, yang menjadi bagian penting dari perjalanan besar dalam sejarah dakwah Islam. (Idaf)
Baca juga: Kisah Hijrah Nabi Muhammad ke Madinah Singkat dan Penuh Makna
