Akuntansi Biaya: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Manfaatnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Akuntansi biaya erat kaitannya dengan pengelola keuangan sebuah bisnis. Oleh sebab itu, jika suatu perusahaan tidak menjalankan aktivitas akuntansi ini, maka perusahaan tersebut tidak akan berjalan dengan baik.
Akuntansi biaya sendiri merupakan bagian dari akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen yang biasanya ada di dalam materi pelajaran Ekonomi. Meski kerap disamakan dengan akuntansi keuangan dan manajemen, sebenarnya ketiganya memiliki perbedaan.
Mengutip dalam buku Akuntansi Biaya Panduan Perhitungan Harga Pokok Produk karya Widya Ais Sahla, perbedaannya adalah sebagai berikut:
Akuntansi biaya berguna untuk menghitung biaya suatu produk yang mengandung unsur bahan baku, upah langsung, dan overhead pabrik (biaya fabrikase).
Akuntansi keuangan berguna untuk mengarah pada proses penyusunan laporan keuangan yang akan diberikan pada pemilik perusahaan.
Akuntansi manajemen berguna untuk menekankan pada penggunaan data akuntansi untuk pengambilan keputusan bisnis sekaligus aspek pengendalian manajemen atas biaya.
Agar lebih memahaminya, berikut pengertian akuntansi biaya lengkap dengan tujuan dan manfaatnya.
Pengertian Akuntansi Biaya
Merujuk pada buku Akuntansi Biaya karya Emy Iryanie, akuntansi biaya adalah proses pengidentifikasian, pencatatan, perhitungan, peringkasan, pengevaluasian, dan pelaporan biaya pokok suatu produk baik barang maupun jasa dengan metode dan sistem tertentu, sehingga pihak manajemen perusahaan dapat mengambil keputusan bisnis secara efektif dan efisien.
Adapun pengertian akuntansi biaya menurut para ahli, yaitu:
1. Rayburn
Menurut Rayburn, akuntansi biaya adalah aktivitas yang bertujuan untuk mengidentifikasi, mengukur, menganalisa, serta melaporkan segala unsur anggaran bisnis. Aktivitas ini secara langsung berkaitan dengan proses produksi maupun pemasaran yang dilakukan sebuah perusahaan.
2. Bastian dan Nurlela
Bastian dan Nurlela mendefinisikan akuntansi biaya sebagai sebuah bidang ilmu yang berkonsentrasi untuk mempelajari metode pencatatan, pengukuran, dan pelaporan informasi anggaran yang dipakai selama proses produksi perusahaan.
3. Datar, Foster, dan Horngren
Datar, Foster, dan Horngren mendefinisikan akuntansi biaya sebagai bidang ilmu yang berfokus pada cara menyediakan kebutuhan informasi anggaran, serta pemanfaatannya oleh bagian keuangan dan manajemen perusahaan.
4. Mulyadi
Menurut Mulyadi pengertian akuntansi biaya merupakan sebuah proses pencatatan, pengelompokan, peringkasan, penyajian informasi bea produksi, serta penjualan produk maupun jasa melalui metode tertentu disertai analisis.
5. Schaum
Schaum mendefinisikan akuntansi biaya sebagai sebuah prosedur yang mencakup pencatatan serta pelaporan hasil pengukuran dari anggaran produksi barang maupun jasa. Serangkaian kegiatan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menilai kebutuhan dan penentuan pendapatan.
Dapat disimpulkan bahwa akuntansi biaya adalah segala aktivitas perusahaan atau bisnis yang berkaitan dengan pencatatan, pengelompokan, membuat ikhtisar, dan penyajian laporan terkait dengan biaya dan transaksi pembiayaan.
Tujuan Akuntansi Biaya
Indra Mahardika Putra dalam buku berjudul Akuntansi Biaya: Pedoman Terlengkap Analisis dan Pengendalian Biaya Produksi memaparkan, tujuan dibuatnya akuntansi biaya adalah sebagai berikut:
Penentuan HPP untuk mencatat, menggolongkan, dan meringkas biaya pembuatan produk.
Menyediakan informasi biaya untuk kepentingan biaya sebagai ukuran efisiensi sebuah usaha.
Alat perencanaan, artinya perencanaan bisnis pasti berkaitan dengan penghasilan dan biaya.
Pengendalian biaya, artinya membandingkan biaya yang seharusnya dikeluarkan untuk memproduksi satu satuan produk dengan biaya yang sesungguhnya terjadi.
Memperkenalkan berbagai metode, seperti metode dalam akuntansi biaya dapat dipilih sesuai dengan kepentingan yang diperlukan dengan hasil yang paling efektif dan efisien.
Untuk pengembalian keputusan khusus.
Sebagai penghitung laba perusahaan pada periode tertentu. Misalnya, mengetahui laba maka diperlukan sekaligus biaya yang harus dikeluarkan.
Sebagai penghitung dan mampu menganalisis terjadinya ketidakefektifan, seperti membahas batas maksimum yang harus diperhatikan dalam menetapkan biaya suatu produk.
Fungsi Akuntansi Biaya
Akuntansi biaya berperan sebagai sumber informasi mengenai seluruh pengeluaran sebuah badan usaha selama beroperasi. Selain itu, terdapat pula fungsi lain dari akuntansi biaya yang diringkas dari buku Akuntansi Biaya: Konsep dan Implementasi di Industri Manufaktur karangan Dr. Dadan Ramdhani, S.E., dkk.
Melakukan perhitungan dan pelaporan biaya (harga) pokok suatu produk.
Memperinci biaya (harga) pokok produk pada segenap unsurnya.
Memberikan informasi dasar untuk membuat perencanaan biaya dan beban.
Memberikan data bagi proses penyusunan anggaran.
Memberikan informasi biaya bagi manajemen, guna dipakai di dalam pengendalian manajemen.
Manfaat Akuntansi Biaya
Akuntansi biaya juga memiliki beberapa manfaat. Manfaat yang paling utama bisa dirasakan yakni untuk internal perusahaan, seperti:
Sebagai perencanaan dan pengendalian laba perusahaan.
Penyedia informasi biaya bagi kepentingan manajemen.
Pengembalian keputusan oleh manajemen.
Bermanfaat di masa mendatang.
Dapat ditarik kesimpulan bahwa pencatatan biaya di dalam internal perusahaan atau dikenal dengan istilah akuntansi biaya bermanfaat untuk membantu manajemen perusahaan dalam menyusun rencana atau mengambil beberapa keputusan yang berhubungan dengan keuangan.
Jenis-Jenis Akuntansi Biaya
Untuk lebih mendalami seputar akuntansi biaya, inilah jenis-jenis akuntansi biaya yang dirangkum dari buku Akuntansi Biaya yang ditulis oleh Baru Harahap, S.E., dkk.
1. Cost Volume Profit
Akuntansi biaya cost volume profit berfungsi untuk menentukan besaran pembiayaan, jika disinkronkan dengan volume produk yang dibuat.
Asumsi yang digunakan adalah besaran biaya pokok produksi tidak akan berubah, tetapi volume produk yang dihasilkan yang bisa berubah, sehingga dimungkinkan terdapat pendapatan tetap.
2. Standard Cost Accounting
Standard Cost Accounting merupakan jenis akuntansi biaya yang fokus untuk mengukur efisiensi sumber daya manusia, alat produksi, serta bahan baku produk yang akan digunakan. Jenis biaya akuntansi ini juga menghitung rata-rata direct cost yang dibutuhkan oleh perusahaan selama proses produksinya.
3. Activity Based Accounting
Jenis akuntansi biaya ini memiliki fungsi untuk mengukur biaya produksi dengan biaya hasil produksi. Activity based accounting akan memudahkan akuntan dalam memahami biaya dan keuntungan yang didapat dari produk-produk yang perusahaan hasilkan.
Jika dilihat dari fungsinya, jenis activity based accounting mengarah pada pencatatan biaya terkait dengan aktivitas produksi.
4. Contribution Margin
Jenis akuntansi biaya ini berfungsi untuk menganalisis break even point atau menganalisa pada faktor apa pihak perusahaan bisa mendapatkan keuntungan dari produk yang dihasilkan. Apakah dari biaya produksi, aktivitas produksi, atau volume produk.
Pencatatan contribution margin dapat memperlihatkan dengan jelas berapa keuntungan yang didapatkan perusahaan dari produk. Karena masih sebatas pencatatan, di detik itu juga maupun saat evaluasi, pihak perusahaan bisa melakukan peningkatan produksi ataupun sebaliknya.
(VIO)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan akuntansi biaya?

Apa yang dimaksud dengan akuntansi biaya?
Akuntansi biaya adalah proses pengidentifikasian, pencatatan, perhitungan, peringkasan, pengevaluasian, dan pelaporan biaya pokok suatu produk baik barang maupun jasa dengan metode dan sistem tertentu, sehingga pihak manajemen perusahaan dapat mengambil keputusan bisnis secara efektif dan efisien.
Apa fungsi akuntansi biaya?

Apa fungsi akuntansi biaya?
Melakukan perhitungan dan pelaporan biaya (harga) pokok suatu produk, memperinci biaya (harga) pokok produk pada segenap unsurnya, memberikan informasi dasar untuk membuat perencanaan biaya dan beban, memberikan data bagi proses penyusunan anggaran, dan memberikan informasi biaya bagi manajemen, guna dipakai di dalam pengendalian manajemen.
Apa manfaat akuntansi biaya?

Apa manfaat akuntansi biaya?
Sebagai perencanaan dan pengendalian laba perusahaan, penyedia informasi biaya bagi kepentingan manajemen, pengembalian keputusan oleh manajemen, dan bermanfaat di masa mendatang.
