Arti Menjilat Air Ludah Sendiri dan Peribahasa Bertema Penyesalan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjilat air ludah sendiri merupakan salah satu peribahasa yang populer dan sering digunakan dalam komunikasi sehari-hari. Menjilat air ludah sendiri artinya mengenai penyesalan dan ucapan yang ditarik kembali.
Peribahasa merupakan ungkapan nasihat ataupun sindiran yang menggunakan kiasan dalam menyampaikannya. Fungsi peribahasa dalam bahasa Indonesia adalah memperindah ungkapan perasaan dengan pesan tersirat di dalamnya.
Arti Menjilat Air Ludah Sendiri
Dalam buku Mengenal Gaya Bahasa dan Peribahasa karya Arni Susanti Oktavia menuliskan bahwa peribahasa menjilat air ludah sendiri artinya berbalik memuji sesuatu yang pernah dicela dan menarik kembali ucapan atau janji. Peribahasa ini ditujukan untuk orang yang tidak berkomitmen terhadap ucapan atau pandangannya sendiri.
Contoh tindakan menjilat air ludah sendiri dalam dunia nyata adalah ketika seorang pria dengan tegas menyatakan bahwa dirinya tidak akan balikan dengan kekasihnya. Namun, tak berselang lama, pria tersebut justru kembali memadu kasih dengan mantan pacarnya itu.
Ada banyak faktor mengapa orang menjilat air ludah sendiri, salah satunya adalah munculnya penyesalan. Mengutip laman Zen Habits, penyesalan merupakan perasaan sedih atau kecewa atas sesuatu yang telah dilakukan atau dikatakan di masa lalu.
Baca Juga: Arti Peribahasa Berpangku Tangan dan Kumpulan Peribahasa Lainnya
Contoh Peribahasa dengan Tema Penyesalan
Selain menjilat air ludah sendiri, ada berbagai peribahasa yang mengambil tema sejenis. Mengutip buku Super Lengkap Peribahasa Indonesia Plus Puisi & Pantun karya Ajen Dianawati, berikut kumpulan peribahasa bertema penyesalan.
Sakit menimpa, sesal terlambat: Sudah terlanjur terjadi, menyesal tidak ada gunanya.
Pikir dahulu pendapatan, sesal kemudian tidak berguna: Pikir dulu dengan matang sebelum melakukan atau mengatakan sesuatu agar tidak menyesal.
Telah keram maka tertimpa: Baru ingat atau menyesal sesudah menderita kemalangan atau kesedihan.
Mati tidak akan menyesal, luka tidak akan menyiuk: Pilihan hati untuk melakukan sesuatu dan tidak akan menyesal atau mengumpat kemudian jika timbul peristiwa yang tidak baik karena pilihan tersebut.
Sesal dahulu yang bertuah, sesal kemudian yang celaka: Setiap perbuatan hendaklah ditimbang matang-matang agar tidak menyesal.
Baca Juga: Arti Habis Manis Sepah Dibuang dan Peribahasa dengan Tema Serupa
Frequently Asked Question Section
Apa itu peribahasa?

Apa itu peribahasa?
Peribahasa merupakan ungkapan nasihat ataupun sindiran yang menggunakan kiasan dalam penyampaiannya.
Apa fungsi peribahasa?

Apa fungsi peribahasa?
Fungsi peribahasa adalah memperindah ungkapan perasaan dengan pesan tersirat di dalamnya.
Apa arti peribahasa sakit menimpa, sesal terlambat?

Apa arti peribahasa sakit menimpa, sesal terlambat?
Peribahasa sakit menimpa, sesal terlambat artinya sudah terlanjur terjadi, menyesal tidak ada gunanya.
(ALS)
