Konten dari Pengguna

Kenapa Harga Emas Naik Terus? Ini Penyebab yang Sebenarnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kenapa Harga Emas Naik Terus, Foto:Unsplash/Jingming Pan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa Harga Emas Naik Terus, Foto:Unsplash/Jingming Pan

Kenapa harga emas naik terus? Pertanyaan ini belakangan ramai muncul di tengah masyarakat seiring tren kenaikan harga emas yang semakin mencolok.

Fenomena ini bukan hanya menarik perhatian para pelaku pasar dan investor besar, tetapi juga masyarakat umum yang melihat emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi.

Kenaikan harga emas yang terjadi saat ini tidak muncul tanpa alasan, melainkan merupakan hasil dari berbagai faktor ekonomi dan geopolitik yang saling berpengaruh.

Kenapa Harga Emas Naik Terus?

Ilustrasi Emas, Foto:Unsplash/Zlaťáky.cz

Kenapa harga emas naik terus? Jawabannya terletak pada kombinasi kuat antara meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, perubahan kondisi pasar keuangan, serta pergeseran strategi para pelaku pasar.

Dikutip dari laman econofact.org, mengungkapkan bahwa selama satu tahun terakhir, ketidakpastian ekonomi melonjak ke tingkat yang sebanding dengan masa awal pandemi COVID-19, mendorong banyak investor beralih ke emas sebagai aset lindung nilai.

Situasi global yang tidak stabil membuat emas kembali dipandang sebagai tempat aman untuk menjaga nilai kekayaan ketika aset-aset lain, seperti saham atau obligasi, rentan terhadap gejolak.

Selain faktor ketidakpastian, tingkat suku bunga riil yang rendah juga memberikan dorongan besar terhadap kenaikan harga emas.

Ketika timbal hasil obligasi pemerintah tidak lagi menawarkan keuntungan riil yang menarik, biaya peluang untuk menyimpan emas menjadi lebih kecil. Hal ini membuat emas semakin diminati sebagai alternatif penyimpanan nilai.

Kenaikan ekspektasi inflasi sejak akhir 2024 turut memperkuat tren ini. Saat inflasi meningkat, nilai aset berbunga tetap seperti obligasi tergerus, sedangkan harga emas cenderung naik mengikuti melemahnya daya beli mata uang.

Di sisi lain, pembelian emas oleh bank sentral tetap tinggi pasca invasi Rusia ke Ukraina. Banyak negara meningkatkan cadangan emas sebagai langkah diversifikasi dari aset berbasis dolar AS.

Meskipun kontribusinya tidak sebesar faktor ketidakpastian ekonomi, kebijakan ini tetap memperkuat permintaan emas secara global.

Gabungan dari meningkatnya ketidakpastian ekonomi, rendahnya suku bunga riil, ekspektasi inflasi yang naik, serta pembelian emas berkelanjutan oleh bank sentral menjadi penjelasan utama mengapa harga emas terus bergerak naik hingga saat ini. (DANI)

Baca juga: Kenapa Harga Emas Turun? Ternyata Ini Alasannya