Kumpulan Doa Bilal Jumat, Lengkap dengan Panduannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Doa bilal Jumat adalah bacaan doa yang dilafalkan oleh bilal pada pelaksanaan salat Jumat. Bilal sendiri merupakan istilah yang merujuk pada orang yang bertugas untuk untuk mengumandangkan azan dan iqamah serta tarqiyah saat salat Jumat.
Istilah bilal sendiri diambil dari nama seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang bernama Bilal bin Rabah. Bilal merupakan seorang muazin pada masa Rasulullah.
Seiring berjalannya waktu, seorang bilal tidak hanya bertugas untuk mengumandangkan azan dan iqamah, tetapi juga mengantarkan khatib ke mimbar saat pelaksanaan salat Jumat.
Bilal berperan sebagai seseorang yang membacakan tarqiyah Jumat. Doa ini adalah salah satu doa yang dibacakan oleh bilal saat salat Jum'at.
Selain itu, ada beberapa doa lainnya yang dibacakan oleh bilal pada pelaksanaan salat Jumat. Lantas, bagaimanakah bacaan doa bilal Jumat tersebut? Simak bacaan doa bilal Jumat selengkapnya di bawah ini.
Doa Bilal Jumat
Sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya, ada beberapa bacaan doa yang dibacakan oleh bilal saat salat Jum'at.
Berikut ini adalah jenis bacaan doa bilal Jum'at lengkap dengan panduannya yang dikutip dari buku Kumpulan Khotbah Jumat Terlengkap karya Ustaz Arifin Idham.
1. Doa Sebelum Azan
Sebelum memulai azan, ada bacaan doa yang khusus dibacakan seorang bilal. Bacaan tersebut ialah:
سُبْحَانَ اللهِ وَاْلحَمْدُلِلهِ وَلاَاِلٰهَ اِلاَّاللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ. وَلاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَاِلاَّبِااللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ . اَعُوْذُبِاللهِ مِنَ الشَّيْطٰنِ الرَّجِيْمِ. وَمَنْ اَحْسَنُ قَوْ لاًمِّمَّنْ دَعَااِلَى اللهِ وَعَمِلَ صَالِحًاوَّقَالَ اِنَّنِيْ مِنَ اْلمُسْلِمِيْنَ . قُلِ ادْعُوااللهَ اَوِادْعُواالرَّحْمٰنَ اَيًّامًّاتَدْعُوْافَلَهُ اْلاَسْمَآءُاْلحُسْنٰى . وَلاَتَجْهَرْبِصَلاَتِكَ وَلاَتُخَافِتْ بِهَاوَابْتَغِ بَيْنَ ذٰلِكَ سَبِيْلاً . وَقُلِ الْحَمْدُلِلهِ الَّذِ يْ لَمْ يَتَّخِذْوَلَدًاوَّلَمْ يَكُنْ لّهٗ شَرِيْكٌ فِى الْمُلْكِ وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ وَلِيٌّ مِّنَ الذُّ لِّ وَكَبِّرْهُ تَكْبِيْرًا . اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلىٰ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍوَعَلىٰ آلِ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ
(Subahaanallaahi wal hamdu lillaahi wa laa ilaahaillallaahu walllaahu akbar. Laa haula wa laa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘adhiim. A’uudzubillaahi minasy syaithoonir rojiim. Wa man ahsanu qolam mimmanda’aa ilallaahi wa ‘amila shoolihaa. Wa qoola innanii minal muslimiin. Qulid’ullaahi awid’ur rohmaan. Ayyaamantad’uu falahul asmaaul husnaa. Wa laa tajhar bisholaatika wa laa tukhoofit bihaa wabtaghi baina dzaalika sabiilaa. Wa qulil hamdu lillaahil ladzii lam yattahid waladaw walam yakul lahuu syariikun fil mulki walam yakul lahuu waliyyum minadz dzulli wa kabbirhu takbiiraa. Allaahumma sholli ‘alaa sayyidinaa muhammadiw wa ‘alaa aali sayyidinaa muhammad)
Artinya:
"Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar. Dan tidak ada daya dan kekuatan dari Tuhan Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk. Dan siapakah yang lebih baik dari orang yang berdoa kepada Allah dan mengerjakan kebaikan, dan mengatakan bahwa saya termasuk orang Muslim. Katakanlah, "Serulah Allah, dan serulah Yang Maha Penyayang." dan jangan ucapkan doamu Dan jangan takut, dan carilah jalan di antara itu. Dan katakanlah, “Segala puji bagi Allah yang tidak mengambil anak, dan dia tidak memiliki pasangan dalam kerajaan, dan dia tidak memiliki anak laki-laki, dan dia tidak memiliki pasangan untuk Anda.” Tuhan memberkati tuan kita Muhammad dan keluarga baginda kita Muhammad"
Setelah membaca doa ini, bilal Jumat bisa langsung mengumandakan azan dengan keras dan lantang untuk mengajak umat Islam melaksanakan salat Jumat.
2. Doa Tarqiyah Jumat
Setelah mengumandangkan azan dan jamaah selesai menunaikan salat qobliyah, bilal kemudian berdiri dan membacakan doa untuk memperingatkan jemaah agar tenang. Bacaan doa tersebut ialah:
مَعَاشِرَالْمُسْلِمِينَ، وَزُمْرَةَ الْمُؤْمِنِينَ رَحِمَكُمُ اللهِ، رُوِيَ عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّهُ قَالَ، قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَنْصِتْ، وَاْلإِمَامُ يَخْطُبُ فَقَدْ لَغَوْتَ (أَنْصِتُوا وَاسْمَعُوا وَأَطِيعُوا رَحِمَكُمُ اللهِ ٢×) أَنْصِتُوا وَاسْمَعُوا وَأَطِيعُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
(Ma’aasyirol muslimiin wa zumrotal mu’miniina rohimakumullah. Ruwiya ‘an abii huroirota rodhiyallaahu ‘anhu, annahuu qool. Qoola rosuulullaahi shollollaahu ‘alaihi wa sallam. Idzaa qulta lishoohibika yaumal jum’atil anshit wal imaamu yakhthubu faqod laghouut. Wamal laghaa falaa jum’atul lahu . Anshituu wasma’uu rohimakumullaah)
Artinya:
"Wahai golongan kaum Muslim dan kaum mukmin, semoga Allah selalu memberikan rahmat-Nya kepada kamu sekalian. Diriwayatkan dari sahabat Abu Huraiarah RA, bahwasanya Rasulullah bersabda: ‘Ketika kamu berkata 'ansit' kepada temanmu pada hari Jumat (sholat Jumat), sedangkan khatib sedang berkhutbah, maka kamu telah melakukan hal yang sia-sia. Barang siapa yang melakukan hal sia-sia, maka tidak ada Jumat baginya, maka perhatikan, kebaikan dan taatilah, semoga Allah memberikan kepada kamu sekalian.'"
3. Selawat Nabi
Setelah membaca doa tersebut, bilal membaca selawat nabi untuk mengiringi khatib naik ke mimbar. Adapun bacaan selawat nabi yang dimaksud ialah:
هُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
“Allohumma solli ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa sollaita ‘alaa aali ibroohim, wa baarik ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa baarokta ‘alaa aali ibroohim, fil ‘aalamiina innaka hamiidummajiid”.
Artinya:
“Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan untuk Nabi Muhammad. Dan juga limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat dan keselamatan kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim. Limpahkanlah keberkahan kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan keberkahan kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim. Di seluruh alam semesta, sesungguhnya Engkau adalah Maha Terpuji lagi Maha Agung.”
4. Doa untuk Kaum Muslim
Setelah membaca selawat nabi, bilal juga membacakan doa berikut untuk medoakan kaum muslim:
اَللّٰهُمَّ قَوِّ اْلإِسْلاَمَ, مِنَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَا , وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ , اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ , وَانْصُرْهُمْ عَلَى اْلمُعَانِدِّيْنَ . يَارَبِّ اخْتِمْ لَنَا مِنْكَ بِالْخَيْرِ , وَيَاخَيْرَ النَّاصِرِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
(Allааhummа ԛоwwіl іѕlааm, mіnаl muѕlіmііnа wаl muѕlіmааt, wаl mu’mіnііnа wаl mu’mіnааt, аl ahyaai minhum wаl аmwааt, washurhum ‘аlаl mu’ааnіddііn, уаа robbikhtim lаnаа mіnkа bil khоііr. Wа уаа khoiron naashiriina birohmatika уаа аrhаmаrrооhіmііn)
Artinya:
"Ya Allah, kuatkanlah keislaman dan keimanan kaum muslimin (pria) dan muslimat (wanita), kaum mukminin (pria) dan mukminat (wanita), yang masih hidup dari mereka semua dan juga yang sudah meninggal, mudahkanlah mereka untuk mengokohkan agama, akhirilah (hidup) kami dari-Mu dengan kebaikan, wahai Tuhan sebaik-baik penolong, dengan rahmat-Mu wahai Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua penyayang"
Setelah membaca doa ini, khatib memberikan salam yang kemudian dilanjutkan oleh bilal yang mengumandangan azan kedua.
5. Selawat Antara Dua Khotbah
Usai dikumandangkan azan kedua, khatib kemudian berdiri dan menyampaikan khotbahnya. Setelah itu selesai khotbah pertama, khatib duduk kembali dan bilal membaca selawat:
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ ، وَزِدْوَاَنْعِمْ وَتَفَضَلْ وَبَارِكْ ، بِجَلَالِكَ وَكَمَالِكَ عَلٰى زَيْنِ عِبَادِكْ ، وَاَشْرَفِ عِبَادِكَ ، سَيِّدِاْلعَرَبِ وَاْلعَجَمِ ، وَاِمَامِ طَيْبَةَوَاْلحَرَمِ ، سَيِّدِنَاوَمَوْلَانَا مَحَمَّدٍ وَّعَلىٰ آلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ وَرَضِيَ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالىٰ عَنْ كُلِّ صَحَا بَةِ رَسُوْلِ اللهِ اَجْمَعِيْنَ
(Allааhummа sholli wа ѕаllіm, wа zіd waan’im wа tаfаddzоl wа bаа rik, bijalaalika wаkаmааlіkа ‘alaa zaini ‘ibaadik, wа аѕуrоfі ‘іbааdіk, ѕаууіdіl ‘аrаbі wаl ‘ajami, wа imaami thоіbаtі wаl hаrоmі, sayyidinaa wa mаulаnаа muhammadiw wа’аlаа ааlіhіі wа ѕоhbіhіі wa ѕаllіm wa rodhiyallaahu tаbааrоkа wа tа’ааlаа ‘an kullі ѕhоhааbаtі rоѕuulіllаhі аjmа’ііn)
Setelah membaca doa ini, khatib berdiri dan melanjutkan khotbah kedua. Setelah melaksankan khutbah kedua, bilal berdiri dan mengumandangkan iqamah untk memulai salat Jumat.
Itulah kumpulan bacaan doa bilal Jumat lengkap dengan panduannya. Semoga bermanfaat.
Baca Juga: Bacaan Bilal Idul Fitri Lengkap dengan Artinya
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dibaca bilal?

Apa yang dibaca bilal?
Ma’a syirol muslimin, wa zumrotal mu’minina rohimakumulloh, ruwiya ‘an abi hurairota rodliyallohu’anhu annahu qoola, qoola rosulullohi shollallohu ‘alaihi wa sallam idza qulta lishohibika yaumal jum’ati anshit, wal imaamu yakhtubu faqod laghout -Anshitu wasma’u wa athi’u rohimakumulloh 2x- Anshitu wasma’u wa athi’u la’alakum turhamun.
Apa itu bilal?

Apa itu bilal?
Bilal dimaknai sebagai seseorang yang bertugas mengumandangkan azan dan iqomah sebelum ibadah salat lima waktu, serta lafal tarqiyyah pada shalat Jumat, salat tarawih, ataupun salat ied.
Apa hikmah bacaan tarqiyah?

Apa hikmah bacaan tarqiyah?
Hikmah bacaan tarqiyah Jumat adalah mengingatkan para jemaah untuk mengikuti dan mendengarkan khotbah dengan baik.
