Mengenal Ciri-Ciri Otot Jantung, Struktur, dan Fungsinya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
Konten dari Pengguna
21 April 2022 17:51
·
waktu baca 7 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi otot jantung. Foto: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi otot jantung. Foto: Pixabay.com
ADVERTISEMENT
Otot jantung adalah salah satu jenis otot yang memiliki fungsi yang khusus. Ciri-ciri otot jantung sendiri sangatlah berbeda dengan jenis otot lainnya.
ADVERTISEMENT
Otot sendiri merupakan jenis jaringan yang memiliki tekstur yang kenyal dalam tubuh manusia hewan. Secara umum, otot berfungsi untuk menggerakkan organ-organ yang terdapat dalam tubuh.
Ada tiga jenis otot yang ada dalam tubuh manusia, yakni otot lurik, otot polos, dan otot jantung. Otot jantung merupakan gabungan dari jenis otot lurik dan otot polos.
Meskipun demikian, otot jantung memiliki sejumlah ciri atau karakteristik yang berbeda. Untuk memahami lebih jelas mengenai otot jantung, simak pengertian, ciri-ciri, struktur, hingga fungsinya di bawah ini.

Pengertian Otot Jantung, Lurik, dan Polos

Letak otot jantung adalah pada bagian dinding jantung. Foto: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Letak otot jantung adalah pada bagian dinding jantung. Foto: Pixabay.com
Secara umum, otot merupakan jaringan tubuh yang berfungsi sebagai alat gerak aktif untuk menggerakkan tulang. Mengapa otot disebut alat gerak aktif? Hal ini karena kemampuan otot dalam melakukan kontraksi dan relaksasi yang menyebabkan adanya pergerakan dalam tubuh.
ADVERTISEMENT
Mengutip Arif Cerdas untuk Sekolah Dasar Kelas oleh Christiana Umi (2020: 18), jenis-jenis otot terbagi menjadi tiga, yaitu otot polos, otot lurik, dan otot jantung.

1. Otot Polos

Otot polos adalah otot yang bekerja tanpa kesadaran manusia karena dipengaruhi oleh sistem saraf otonom. Apa saja ciri-ciri otot polos? Berikut ciri-ciri otot polos.
  • Waktu kontraksi antara 3 sampai 180 detik.
  • Bentuk dari otot polos adalah gelondong.
  • Terletak pada organ dalam.
  • Memiliki satu inti sel yang berada di tengah.
  • Pergerakannya lambat dan mudah lelah.

2. Otot Lurik

Otot lurik adalah otot yang menempel pada rangka tubuh manusia yang digunakan dalam pergerakan. Otot ini bekerja di bawah kesadaran. Berikut ciri-ciri otot lurik.
  • Bentuk dari otot lurik adalah silindris dengan garis gelap terang.
  • Melekat pada rangka.
  • Pergerakannya cepat dan mudah lelah.
  • Bentuknya panjang dan memiliki banyak inti sel (multisel). Inti sel berada di tepi.
ADVERTISEMENT

3. Otot Jantung

Otot jantung adalah otot yang hanya ditemukan pada organ jantung. Otot ini bekerja secara terus-menerus tanpa istirahat atau berhenti.
Otot jantung disebut juga sebagai otot spesial. Sebab, otot ini merupakan perpaduan antara otot lurik dan otot polos karena adanya persamaan yang ada pada otot jantung, misalnya memiliki sisi gelap terang dan inti sel yang berada di tengah.
Otot jantung bekerja secara involunter, artinya bekerja di luar kesadaran manusia. Otot ini memiliki struktur yang tampak seperti otot rangka, tetapi membentuk anyaman karena adanya percabangan.
Di mana letak otot jantung? Otot ini terletak pada dinding jantung, tepatnya di miokardium atau lapisan tengah jantung. Otot ini berfungsi dalam memompa darah ke seluruh tubuh.
ADVERTISEMENT

Ciri-Ciri Otot Jantung

Ilustrasi salah satu ciri-ciri otot jantung adalah memiliki anyaman sel dalam otot jantung memiliki bentuk bercabang dan terdiri dari intisel yang serat. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi salah satu ciri-ciri otot jantung adalah memiliki anyaman sel dalam otot jantung memiliki bentuk bercabang dan terdiri dari intisel yang serat. Foto: Pixabay
Secara umum, ciri-ciri otot jantung terbagi menjadi dua, yakni ciri khusus dan ciri umum. Berikut penjelasan mengenai ciri-ciri khusus dan ciri-ciri umum dari otot jantung.

Ciri-Ciri Khusus Otot Jantung

Ciri-ciri khusus otot jantung adalah ciri atau karakteristik unik yang dimiliki oleh otot jantung. Berikut ciri-ciri khusus yang dimiliki oleh otot jantung.
1. Mempunyai Serabut Khusus
Otot jantung dibentuk oleh serabut yang mana serabut tersebut memiliki bentuk poros. Serabut ini terelongasi dan membentuk cabang dengan suatu nukleus sentral.
2. Memiliki Panjang 85-100 mikron
Salah satu ciri khusus lainnya dari otot jantung adalah mempunyai panjang yang berkisar antara 85 sampai 100 mikron dan diameternya sekitar 15 mikron.
3. Terdapat Diskus Interkalaris
Dalam otot jantung, terdapat garis-garis tranversal yang berwarna gelap yang dinamakan diskus interkalaris. Hal tersebut menjadi sambungan kuat yang khusus dan pada sisi ujungnya saling bersentuhan dengan sel-sel otot luar.
ADVERTISEMENT
Pada jantung, terdapat tiga hubungan khusus dengan diskus interkalarasi, antara lain:
  • Fascia adherens, yaitu tempat melekatnya filamen aktin pada sarkomer terminal.
  • Maskula adherens, yaitu berperan dalam mempertahankan otot jantung agar tidak terpisah dengan sarkomer saat terjadi kontraksi yang kontinu.
  • Gap junction, yaitu kontinuitas ionik di antara sel-sel yang berdekatan.
4. Kontraksi Otot Jantung Kuat dan Berirama
Otot jantung merupakan otot yang berfungsi untuk menunjang kerja organ jantung. Keistimewaan otot jantung adalah kemampuannya untuk berkontraksi dengan kuat, berirama, dan terus-menerus. Otot jantung juga bereaksi secara cepat terhadap stimulus dan mampu bekerja lama tanpa lelah.
Saat otot jantung kontraksi, maka jantung akan menguncup dan darah akan diedarkan ke seluruh tubuh. Sementara saat otot jantung relaksasi, maka jantung mengembang dan darah kembali mengalir ke jantung.
ADVERTISEMENT
5. Tidak Dipengaruhi oleh Otak
Otot jantung adalah jenis otot yang fungsi dan cara kerjanya tidak dipengaruhi oleh saraf pusat, yakni otak. Artinya, otot jantung bekerja di luar kesadaran manusia.
6. Dipengaruhi oleh Saraf Otonom
Cara kerja dari otot jantung dipengaruhi oleh dua saraf otonom atau saraf yang bekerja tanpa disadari, yakni saraf simpatik dan saraf parasimpatik.
Saraf simpatik umumnya berfungsi untuk mempercepat kerja organ-organ tubuh. Sementara saraf parasimpatik berfungsi untuk memperlambat kerja organ-organ tubuh.
7. Terdiri dari Satu atau Dua Sel
Otot jantung adalah jenis otot yang pada umumnya terdiri dari satu atau dua inti sel saja. Namun, tidak menutup kemungkinan dapat terdiri dari tiga atau empat sel. Meskipun sebenarnya jarang otot jantung yang memiliki tiga atau empat inti sel.
ADVERTISEMENT
8. Serabut Berbentuk Sarkolema
Otot jantung juga memiliki serabut yang berupa sarkolema yang terdiri dari miofibril-miofibril yang tampak berdampingan antara satu sama lain.
9. Hanya Ditemukan di Dinding Jantung
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, otot jantung adalah otot yang hanya terdapat pada bagian dinding jantung. Hal ini menjadi salah satu ciri utama yang membedakan otot jantung dan otot lainnya.
10. Dipengaruhi oleh Kadar Oksigen
Otot jantung adalah otot yang bekerja tanpa pengaruh otak sebagai saraf pusat. Akan tetapi, kerja dari otot jantung sangat dipengaruhi oleh kadar oksigen yang terdapat dalam tubuh.

Ciri-Ciri Umum Otot Jantung

Selain ciri-ciri khusus, otot jantung juga memiliki ciri-ciri umum. Berikut ciri-ciri umum yang dimiliki oleh otot jantung:
  • Memiliki bentuk yang memanjang.
  • Memiliki inti sel yang terdapat di tengah otot.
  • Jumlah serabut dalam otot jantung kurang lebih 1.500 filamen.
  • Otot jantung terus bekerja dan tidak beristirahat.
  • Mempunyai serabut yang bercabang-cabang.
  • Otot jantung berbentuk silindris dan bercabang.
ADVERTISEMENT

Struktur Otot Jantung

Ilustrasi otot jantung dalam tubuh manusia. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi otot jantung dalam tubuh manusia. Foto: Pixabay
Mengutip Biologi: Sains dalam Kehidupan SMA Kelas XI 2A oleh Siti Laila (2007: 86), struktur otot jantung hampir sama dengan otot rangka, hanya saja anyaman sel dalam otot jantung memiliki bentuk bercabang dan terdiri dari satu inti sel pada setiap serat.
Struktur otot jantung tersusun atas sel silindris, serabut luriknya pendek, dan cabangnya saling terhubung satu sama lain, serta terdapat 1-2 inti sel sel di tengah sarkoplasma.
Struktur otot ini menyerupai otot lurik, tetapi inti sel terletak di tengah sel dan memiliki percabangan. Setiap percabangan pada otot jantung terdapat jaringan pengikat yang disebut diskus interkalaris.
Sementara, serabut otot ini mudah terlihat karena tersusun heterogen. Reaksinya terhadap rangsangan ritmis dan otomatis, tetapi lebih cepat dari otot polos.
ADVERTISEMENT
Otot jantung sendiri disusun oleh beberapa bagian, yakni sarkomer, diskus interkalaris, gap junction, dan inti nukleus. Setiap bagian tersebut memiliki fungsi tersendiri yang menunjang kerja otot jantung.

Cara Kerja Otot Jantung

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, otot jantung bekerja secara terus-menerus tanpa henti. Agar bisa memompa darah ke seluruh tubuh untuk menjaga keseimbangan fungsi organ dalam tubuh lainnya, otot jantung bekontraksi sebanyak 70 kali per menit setiap hari.
Apabila gerakan memompa dari jantung terhenti akibat kerusakan pada otot jantung, itu artinya kehidupan juga akan berhenti. Hal ini dapat terjadi karena darah juga berhenti mengalir ke seluruh tubuh.
Selain itu, supaya otot jantung dapat berkontraksi secara teratur dan stabil, jantung memerlukan sistem kelistrikan yang memicu detak jantung. Sistem tersebut sekaligus menjadi sumber daya yang sangat penting dalam cara kerja jantung.
ADVERTISEMENT

Fungsi Otot Jantung

Ilustrasi salah satu fungsi otot jantung adalah mendukung dan menunjang fungsi kerja dari organ jantung. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi salah satu fungsi otot jantung adalah mendukung dan menunjang fungsi kerja dari organ jantung. Foto: Pixabay
Otot jantung adalah otot yang terletak pada bagian vital tubuh. Oleh sebab itu, otot ini sering kali disebut sebagai kunci nyawa manusia.
Karena memiliki peranan yang penting untuk tubuh, otot jantung tentunya memiliki fungsi yang penting pula. Mengutip Ajar Anatomi untuk Mahasiswa Kebidanan oleh Heni Sumastri, dkk. (2022: 24-25), adapun beberapa fungsi otot jantung adalah sebagai berikut.
  • Membantu organ jantung memompa darah ke seluruh tubuh, begitu pula sebaliknya.
  • Membersihkan tubuh dari hasil proses metabolisme, seperti karbon dioksida dan lain-lain.
  • Sel-sel pada otot jantung berfungsi untuk membantu kontraksi dari sel-sel yang berada di luar otot ini.
  • Otot jantung menyediakan cara pemompaan ventrikel pada jantung.
  • Otot jantung berfungsi untuk meremas darah sehingga darah dapat keluar dari jantung saat berkontraksi.
  • Otot jantung berfungsi untuk mengambil atau menyerap darah ketika jantung mengalami relaksasi.
  • Otot jantung memiliki fungsi untuk mendukung dan menunjang fungsi kerja dari organ jantung.
ADVERTISEMENT
Itulah beberapa informasi lengkap mengenai otot jantung. Kesehatan otot jantung perlu dijaga agar tidak mengalami masalah kesehatan, khususnya permasalah dengan organ jantung.
(SAI & SFR)
Apa ciri-ciri otot jantung?
chevron-down
Apa yang dimaksud otot jantung?
chevron-down
Apa fungsi otot jantung?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·