Konten dari Pengguna

Penyebab Benjolan di Belakang Telinga dan Cara Mengobatinya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Benjolan di belakang telinga biasanya diakibatkan oleh berbagai macam faktor. Gangguan ini membuat seseorang merasa tidak nyaman dan nyeri. Foto: Unsplash..com
zoom-in-whitePerbesar
Benjolan di belakang telinga biasanya diakibatkan oleh berbagai macam faktor. Gangguan ini membuat seseorang merasa tidak nyaman dan nyeri. Foto: Unsplash..com

Benjolan di belakang telinga merupakan salah satu gangguan yang bisa dialami oleh siapa saja. Timbulnya benjolan di belakang telinga tentunya membuat seseorang tidak nyaman dan memunculkan rasa sakit.

Benjolan pada bagian belakang telinga dapat mengindikasikan adanya beberapa gangguan kesehatan, khususnya pada organ hidung dan mulut.

Benjolan bisa terasa sangat lunak ataupun sangatlah keras. Akibatnya, hal tersebut mengakibatkan perasaan tidak nyaman dan nyeri pada penderitanya.

Untuk mengetahui penyebab dan cara penanganan untuk mengatasi benjolan di belakang telinga, simak penjelasan berikut ini.

Penyebab Benjolan di Belakang Telinga

Benjolan di telinga mempunyai beberapa faktor penyebab. Penyebab benjolan di bagian belakang telinga paling umum adalah adanya infeksi dan kondisi kulit yang meradang.

Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa benjolan di belakang diakibatkan oleh hal yang serius, seperti tumor.

Lantas, kenapa ada benjolan di belakang telinga? Berikut faktor-faktor penyebab benjolan di belakang telinga yang dikutip dari situs Verywell Health.

Salah satu penyebab benjolan di belakang telinga adalah infeksi. Foto: Unsplash.com

1. Infeksi

Infeksi adalah salah satu penyebab paling umum yang menimbulkan benjolan pada area telinga, khususnya pada bagian belakang. Apabila seseorang terserang radang tenggorokan atau infeksi telinga, kelenjar getah bening di bagian belakang telinga akan membengkak.

Biasanya infeksi disebabkan oleh pembengkakan kelenjar getah bening tersebut. Kelenjar getah bening mengalami pembengkakan akibat beberapa faktor, yakni di antaranya:

  • Gigi yang mengalami abses atau impaksi

  • Gangguan pada gusi

  • Influenza atau infeksi pada saluran pernapasan bagian atas

  • Penyakit Lyme, jenis penyakit yang diakibatkan oleh bakteri pada kutu.

  • Mononucleosis, jenis infeksi yang disebabkan oleh virus herpes

  • Herpes oral

  • Infeksi menular seksual

  • Tonsilitis atau radang amandel pada bagian belakang tenggorokan.

Selain beberapa penyebab infeksi di atas, benjolan di telinga juga dapat terjadi karena penyakit gondong.

Mengutip dari buku Biologi Jilid 1 yang ditulis oleh Diah Aryulina, dkk, pembengkakan di belakang telinga juga dapat diakibatkan oleh virus gondong yang menyerang sel-sel kelenjar ludah.

2. Infeksi Berat

Pembengkakan pada bagian belakang telinga juga dapat diakibatkan oleh adanya infeksi yang berat atau serius. Contoh infeksi serius yang dapat mengakibatkan pembengkakan pada bagian belakang telinga adalah mastoiditis.

Mastoiditis adalah sebuah gangguan yang disebabkan oleh adanya infeksi bakteri yang memengaruhi tulang mastoid yang berada pada belakang telinga.

Mastoiditis dapat menyebabkan munculnya benjolan di belakang telinga keras seperti tulang akibat adanya infeksi bakteri. Kondisi tersebut menimbulkan beberapa gejala. Gejala dari mastoiditis adalah sebagai berikut:

  • Sakit telinga

  • Demam

  • Sakit kepala

  • Area belakang telinga memerah

  • Mengalami gangguan pendengaran.

Tak hanya mastoiditis, benjolan di area belakang telinga juga diakibatkan oleh abses. Abses adalah benjolan yang seperti luka yang muncul akibat infeksi dari bakteri yang berbentuk seperti jerawat besar.

3. Jerawat

Jerawat adalah gangguan kulit yang diakibatkan oleh produksi minyak atau sebum yang berlebihan. Pembengkakan bagian belakang telinga dapat disebabkan oleh adanya jerawat pada area tersebut.

Jerawat yang terinfeksi akan menyebabkan luka yang semakin parah sehingga kemungkinan area belakang membengkak akan semakin besar.

4. Lipoma

Lipoma adalah kondisi yang menyebabkan munculnya benjolan lemak di antara bagian lapisan kulit dan lapisan otot. Jenis benjolan ini banyak muncul di area tubuh manusia, salah satunya adalah pada bagian belakang telinga.

Lipoma tidaklah berbahaya, tetapi kondisi ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada penderitanya.

5. Kista

Kista merupakan benjolan yang berupa kantong atau kapsul. Benjolan ini berisi cairan, udara, dan zat pada lainnya yang seperti rambut.

Kista pada umumnya tidak berbahaya, tetapi jangan sepelekan benjolan ini, terlebih jika disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Kista dapat diobati dengan antibiotik untuk meredakan benjolan tersebut.

6. Tumor

Tumor adalah suatu benjolan yang tumbuh akibat adanya jaringan abnormal yang ada di dalam tubuh. Dikatakan abnormal karena sel-sel dalam jaringan tersebut terus memperbanyak diri secara berlebihan.

Tumor terbagi ke dalam dua jenis, yakni tumor jinak dan tumor ganas. Tumor jinak pada bagian belakang tidaklah berbahaya, sedangkan tumor ganas atau kanker pada bagian belakang telinga tidak umum terjadi.

Benjolan yang bersifat seperti kanker memiliki beberapa karakteristik yang membedakan benjolan tersebut dengan benjolan lain. Berikut beberapa karakteristik benjolan bersifat kanker:

  • Tetap di tempat

  • Memiliki bentuk yang tidak rata atau tidak beraturan

  • Terasa keras

Cara Menghilangkan Benjolan di Belakang Telinga

Cara menghilangkan benjolan di belakang telinga dapat dilakukan dengan meminum antibiotik. Foto: Unsplash.com

Cara menghilangkan benjolan di belakang telinga disesuaikan dengan faktor-faktor penyebabnya. Berikut beberapa cara mengobati benjolan di belakang telinga berdasarkan faktor penyebabnya.

1. Benjolan di Belakang Telinga karena Jerawat

Mengatasi adanya benjolan di belakang telinga karena jerawat dapat dilakukan dengan cara memberikan obat jerawat pada area belakang telinga. Selain itu, kebersihan belakang telinga juga perlu dijaga agar tidak menyebabkan berbagai macam infeksi.

2. Benjolan di Belakang Telinga karena Infeksi

Infeksi ringan dapat diatasi dengan pemberian antibiotik sesuai resep dokter. Akan tetapi, apabila infeksi yang terjadi adalah infeksi berat, penanganan medis akan dilakukan secara khusus, seperti operasi, dan lain-lain.

3. Benjolan di Belakang Telinga karena Lipoma

Lipoma adalah jenis benjolan yang tidak berbahaya. Oleh sebab itu, lipoma tidak membutuhkan perawatan medis tertentu.

Namun, jika lipoma mengganggu, menyakitkan, atau terus tumbuh, operasi pengangkatan mungkin diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut. Lakukan konsultasi dengan dokter soal penanganan lipoma agar mendapatkan penanganan yang tepat.

4. Benjolan di Belakang Telinga karena Kista

Kista adalah jenis benjolan yang dapat dihilangkan dengan menyuntikkan obat-obat tertentu, operasi bedah, hingga laser. Untuk mengambil keputusan terkait penanganan kista di belakang telinga, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk memperoleh perawatan yang tepat.

5. Benjolan di Belakang Telinga karena Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Sama halnya dengan kista dan infeksi berat, pembengkakan kelenjar getah bening harus dikonsultasikan dengan dokter terkait penanganannya.

Penderita infeksi kelenjar getah bening biasanya akan diminta untuk melakukan beberapa tes, seperti tes darah, biopsi, hingga pemindaian CT untuk memperoleh diagnosis yang benar.

Benjolan di telinga memerlukan penanganan dokter apabila terasa nyeri, keras, dan diikuti oleh gejala-gejala lain, seperti demam, keringat di malam hari, hingga penurunan berat badan.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana cara menghilangkan benjolan di telinga?

chevron-down

Cara menghilangkan benjolan di belakang telinga disesuaikan dengan faktor-faktor penyebabnya. Misalnya, benjolan yang disebabkan oleh jerawat bisa dihilangkan dengan cara memberikan obat jerawat pada area belakang telinga.

Apakah bahaya benjolan di belakang telinga?

chevron-down

Benjolan di telinga mempunyai beberapa faktor penyebab. Penyebab benjolan di bagian belakang telinga paling umum adalah adanya infeksi dan kondisi kulit yang meradang. Namun, benjolan di belakang telinga juga bisa menjadi gejala tumor.

Apa itu benjolan keras di belakang telinga?

chevron-down

Benjolan keras di belakang telinga bisa jadi gejala berbagai kondisi, seperti infeksi, jerawat, lipoma, hingga tumor.