Konten dari Pengguna

Penyebab Sinusitis dan Berbagai Pemicunya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa penyebab sinusitis? Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Apa penyebab sinusitis? Foto: Unsplash

Sinusitis merupakan peradangan yang ditandai dengan beberapa gejala, seperti pilek, hidung tersumbat, dan nyeri di area wajah. Dalam beberapa kasus, sinusitis diakibatkan oleh infeksi virus yang pada akhirnya menyumbat di saluran pernapasan.

Untuk mengobati sinusitis, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Namun, gejala cukup parah, bukan tidak mungkin pengobatan yang dilakukan adalah operasi. Meski demikian, ada beberapa cara lain yang tergolong lebih alami, yaitu dengan melakukan terapi uap.

Terapi uap ini umumnya dilakukan rutin selama kurang lebih 2-3 minggu. Terapi ini dipercaya bisa meredakan penyumbatan di area pernapasan.

Dalam laman Healthline juga disebutkan bahwa menghirup uap panas bisa menyebabkan pengidap sinusitis dapat bernapas lebih normal. Tidak hanya itu, gejala yang sebelumnya berat, bisa berkurang sedikit demi sedikit.

Apa saja penyebab sinusitis yang perlu untuk diwaspadai? Simak ulasannya pada artikel di bawah ini.

Penyebab Sinusitis

Sinusitis bisa disebabkan karena polip hidung. Foto: Unsplash

Sinusitis biasanya terjadi karena berbagai macam hal, seperti udara yang dihirup tidak bersih, infeksi virus, peradangan, dan lain sebagainya. Pada beberapa kasus lainnya, sinusitis disebabkan oleh penyakit lainnya, seperti polip.

Untuk mengerti dan memahami lebih jelas tentang penyebab sinusitis, berikut penjelasannya yang dikutip dari berbagai sumber.

1. Polip hidung

Menyadur laman Mayo Clinic, polip adalah jaringan abnormal dan memiliki tangkai yang tumbuh di dalam tubuh. Biasanya, jenis polip yang memicu seseorang mengalami sinusitis adalah polip hidung. Itu karena pembengkakannya sering mengakibatkan saluran hidung terblokir.

Polip hidung sering disebut juga dengan tumor karena pembengkakan di beberapa area. Meski demikian, polip termasuk tumor jinak yang dapat disembuhkan dan tidak perlu dikhawatirkan, karena perkembangan tumor ini tidak akan memicu munculnya kanker.

2. Menyimpangnya septum hidung

Dalam anatomi tubuh, septum adalah tulang lunak yang membagi rongga hidung menjadi dua. Normalnya, septum hidung terletak di tengah yang memisahkan bagian kiri dan kanan hidung. Karena kondisi ini, sinusitis bisa saja muncul akibat kemiringan lubang hidung yang kembali membatasi saluran sinus.

Sinus merupakan rongga hidung yang terdiri dari empat bagian, yakni di sekitar rongga hidung terdapat empat sinus yaitu sinus maksilaris ( terletak di pipi), sinus ethmoidalis (kedua mata), sinus frontalis (terletak di dahi) dan sinus sphenoidalis (terletak di belakang dahi).

Empat bagian dari sinus memiliki keterhubungan satu sama lainnya. Jika salah satu dari sinus mengalami kerusakan, besar kemungkinan orang tersebut akan mengalami sinusitis.

3. Infeksi saluran pernapasan

Selain polip, penyakit ISPA atau infeksi saluran pernapasan juga menjadi pemicu utama terjadinya sinusitis. Seperti yang diketahui, ISPA disebabkan oleh virus yang pada akhirnya mengganggu jalur pernapasan. Karena hal tersebutlah, ISPA bisa menjadi pemicu munculnya sinusitis.

Menyadur laman Primaya Hospital, ISPA juga bisa menimbulkan berbagai penyakit komplikasi lain yang akan menimbulkan berbagai macam gejala, baik ringan maupun besar. Jika gejala yang dirasakan sudah cukup berat, segeralah berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan perawatan intensif.

4. Gangguan sistem imunitas tubuh

Penyebab lain sinusitis adalah sistem imun tubuh yang cukup rendah. Biasanya seseorang yang memiliki gangguan imun lemah ada orang yang menderita HIV/AIDS.

Seperti yang diketahui, sinusitis disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Apabila seseorang memiliki imun yang tidak memadai untuk melawan virus sinusitis tersebut, pada akhirnya ia akan tertular.

5. Rhinitis

Selanjutnya adalah rhinitis atau penyakit peradangan di lapisan lendir hidung. Mirip dengan sinusitis, rhinitis juga ditandai oleh beberapa gangguan pernapasan, seperti pilek, hidung tersumbat, dan bersin-bersin.

Sebetulnya rhinitis bukan penyakit yang perlu untuk dikhawatirkan, karena gejalanya dapat hilang dalam kurun waktu yang cepat. Namun jika berlangsung dalam kurun waktu yang lama, rhinitis dikhawatirkan dapat berubah menjadi sinusitis.

6. Kelainan bawaan

Selain septum hidung, kelainan bawaan yang terjadi di sekitar hidung terutama rongga hidung memiliki kemungkinan terbesar mengalami sinusitis. Menyadur laman Very Well Health, tidak semua kelainan bawaan menyebabkan sinusitis, tetapi waspadalah jika kelainannya menyebabkan rongga hidung sulit untuk bernapas dan terjadi penyumbatan.

Baca Juga: 5 Cara Alami Redakan Sinusitis saat Hamil

(JA)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dirasakan oleh penderita sinusitis?
chevron-down

Biasanya sinusitis memiliki gejala yang cukup panjang, yaitu pilek mencapai 7 hingga 10 hari, batuk pada malam hari, hingga bengkak di sekitar mata.

Bagaimana cara mengobati sinusitis?
chevron-down

Untuk mengobati sinusitis, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Namun, gejala cukup parah, bukan tidak mungkin pengobatan yang dilakukan adalah operasi. Meski demikian, ada beberapa cara lain yang tergolong lebih alami, yaitu dengan melakukan terapi uap.

Apakah sinusitis bisa sembuh dengan sendirinya?
chevron-down

Umumnya, sinusitis akut akan sembuh dalam kurun waktu sekitar 7-10 hari.