Konten dari Pengguna

Tata Cara Puasa Rajab yang Benar Menurut Islam

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tata cara puasa rajab. Foto:Unsplash/Naufal Fawwaz Assalam
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tata cara puasa rajab. Foto:Unsplash/Naufal Fawwaz Assalam

Tata cara puasa Rajab perlu dipahami oleh umat Islam agar pelaksanaan ibadah puasa sunnah di bulan Rajab berjalan sesuai dengan tuntunan syariat.

Bulan Rajab termasuk salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT, sehingga setiap amal kebaikan yang dilakukan di dalamnya memiliki nilai keutamaan tersendiri.

Dengan memahami tata cara puasa Rajab secara benar, seorang Muslim dapat menjalankan ibadah ini dengan niat yang lurus dan pelaksanaan yang sesuai dengan ajaran Islam.

Tata Cara Puasa Rajab

Ilustrasi tata cara puasa rajab. Foto:Unsplash/Aldin Nasrun

Tata cara puasa Rajab menurut penjelasan dari laman sultra.baznas.go.id dimulai dengan niat yang dilakukan sebelum terbit fajar. Dalam laman tersebut dijelaskan bahwa, “Niat puasa dilakukan sejak malam hari sebelum fajar, baik diucapkan secara lisan maupun cukup di dalam hati.”

Selain itu, bagi umat Islam yang masih memiliki tanggungan puasa Ramadhan, puasa Rajab dapat dikerjakan sekaligus dengan niat qadha.

Contoh lafaz niat, yaitu: “Nawaitu shauma ghodin ‘an qadha’i fardhi Ramadhana ma‘a sunnati Rajaba lillahi ta‘ala,” yang berarti berniat puasa untuk mengganti kewajiban Ramadhan sekaligus mengharapkan pahala puasa sunnah Rajab karena Allah Ta’ala.

Penekanan utama dalam niat tersebut adalah niat qadha puasa Ramadhan, sementara pahala puasa Rajab diharapkan sebagai keutamaan tambahan.

Setelah berniat, tata cara puasa Rajab dilanjutkan dengan menjalankan puasa sebagaimana puasa pada umumnya, yaitu menahan diri dari makan, minum, dan segala sesuatu yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Selama berpuasa, seorang Muslim dianjurkan untuk menjaga lisan, pandangan, serta perbuatan dari hal-hal yang dapat mengurangi pahala puasa.

Selain itu, dianjurkan pula untuk memperbanyak ibadah sunnah seperti membaca Al-Qur’an, berzikir, bersedekah, dan memperbanyak doa, terutama pada waktu menjelang berbuka puasa.

Puasa Rajab yang dilakukan dengan tata cara yang benar memiliki banyak keutamaan. Selain menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, puasa ini juga membantu seorang Muslim membiasakan diri dalam ibadah sebelum datangnya bulan Ramadhan.

Dengan memahami dan mengamalkan tata cara puasa Rajab secara tepat, diharapkan ibadah yang dilakukan tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga membawa keberkahan dan peningkatan kualitas spiritual dalam kehidupan sehari-hari. (Arif)

Baca juga: Doa Buka Puasa Rajab dan Keutamaannya dalam Islam