Tata Cara Sholat Malam Lailatul Qadar pada 10 Malam Terakhir Ramadhan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memasuki akhir bulan Ramadan, banyak orang mulai mencari tata cara sholat malam Lailatul Qadar agar dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk pada malam istimewa tersebut.
Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat mulia dalam Islam karena nilainya disebut lebih baik dari seribu bulan. Malam ini diyakini terjadi pada sepuluh malam terakhir Ramadan dan sangat dinantikan oleh umat Muslim.
Tata Cara Sholat Malam Lailatul Qadar
Bagaimana tata cara sholat malam Lailatul Qadar? Salat malam Lailatul Qadar merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.
Pelaksanaannya tidak berbeda jauh dari salat sunah pada umumnya, namun dilakukan dengan niat khusus untuk meraih keberkahan malam yang disebut lebih baik dari seribu bulan. Berikut langkah-langkah pelaksanaannya:
Tata Cara Sholat Lailatul Qadar
Mengutip situs https://daftarsekolah.spmb.teknokrat.ac.id, pelaksanaan sholat Lailatul Qadar dapat dilakukan secara sendiri maupun berjamaah dengan tata cara berikut:
Menentukan waktu pelaksanaan: Salat ini dikerjakan setelah salat Isya hingga sebelum terbit fajar. Banyak ulama menganjurkan melaksanakannya pada sepertiga malam terakhir.
Persiapan sebelum salat: Umat Islam dianjurkan berwudu dengan sempurna, mengenakan pakaian bersih, dan memilih tempat yang tenang agar ibadah dapat dilakukan dengan khusyuk.
Memulai salat dengan takbiratul ihram: Salat dimulai dengan membaca takbir “Allahu Akbar” sambil berniat melaksanakan salat sunah Lailatul Qadar.
Membaca Al-Fatihah dan surat pendek: Setiap rakaat diawali dengan membaca Al-Qur'an surah Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan surat pendek seperti Al-Ikhlas, Al-Falaq, atau An-Nas.
Melakukan gerakan salat seperti biasa: Setelah membaca ayat, dilanjutkan dengan rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya sebagaimana tata cara salat pada umumnya.
Mengakhiri sholat dengan salam: Setelah dua rakaat selesai, sholat ditutup dengan salam ke kanan dan kiri.
Waktu Pelaksanaan Lailatul Qadar
Dalam ajaran Islam, malam Lailatul Qadar diyakini terjadi pada sepuluh malam terakhir Ramadan.
Berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Nabi Muhammad, umat Islam dianjurkan mencarinya pada malam-malam ganjil, yaitu malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadan.
Disebabkan oleh waktunya yang tidak diketahui secara pasti, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah pada setiap malam ganjil tersebut agar tidak melewatkan keberkahan malam yang sangat mulia ini.
Jumlah Rakaat Sholat Lailatul Qadar
Salat Lailatul Qadar termasuk ibadah sunnah yang fleksibel. Jumlah rakaatnya minimal dua rakaat, namun tidak ada batas maksimal yang pasti.
Beberapa ulama bahkan menganjurkan melaksanakan empat hingga dua belas rakaat sesuai kemampuan masing-masing.
Setiap dua rakaat diakhiri dengan salam, sehingga pelaksanaannya bisa dilakukan secara bertahap.
Bacaan Niat Salat Lailatul Qadar
Sebelum memulai salat, umat Islam dapat membaca niat sebagai berikut:
Dua rakaat: Ushalli sunnatan fi lailatil qadri rak’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala.
Empat rakaat: Ushalli sunnatan fi lailatil qadri arba’a raka’atin mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala.
Niat tersebut memiliki arti melaksanakan salat sunnah Lailatul Qadar menghadap kiblat karena Allah Swt.
Doa dan Zikir Setelah Sholat
Setelah selesai sholat, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa dan zikir. Salah satu amalan yang dianjurkan adalah membaca istighfar sebanyak 70 kali.
Selain itu, terdapat doa yang sering dianjurkan untuk dibaca pada malam Lailatul Qadar:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
Artinya: Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai orang yang memberi maaf, maka maafkanlah aku.
Selain doa tersebut, umat Islam juga dapat membaca Al-Qur’an, berzikir, serta memanjatkan doa-doa lain yang berisi permohonan ampunan dan keberkahan.
Amalan Lain pada 10 Malam Terakhir Ramadan
Selain melaksanakan sholat malam, umat Islam juga dianjurkan menambah ibadah lainnya pada sepuluh malam terakhir Ramadan.
Beberapa di antaranya adalah memperbanyak membaca Al-Qur’an, bersedekah, melakukan i’tikaf di masjid, serta meningkatkan zikir dan doa.
Berbagai amalan tersebut dilakukan untuk memperbesar peluang memperoleh keberkahan malam Lailatul Qadar yang sangat mulia.
Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling istimewa dalam Islam, karena nilainya disebut lebih baik daripada seribu bulan sebagaimana dijelaskan dalam Surah Al-Qadr.
Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan memperbanyak ibadah, termasuk sholat malam Lailatul Qadar, agar dapat meraih pahala dan ampunan dari Allah Swt. (Fikah)
Baca juga: 3 Kultum Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan yang Bersumber dari Al Quran
