Titik Lokasi Rukyatul Hilal Awal Zulhijah 2026 dan Jadwal Pemantauan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Titik lokasi Rukyatul Hilal awal Zulhijah 2026 menjadi perhatian menjelang penentuan awal bulan Zulhijah 1447 Hijriah.
Pemantauan hilal menjadi bagian penting dalam penetapan awal bulan Hijriah, termasuk untuk menentukan Hari Raya Iduladha.
Kementerian Agama Republik Indonesia kembali menggelar rukyatul hilal di berbagai wilayah Indonesia dengan melibatkan petugas Kemenag, BMKG, ormas Islam, serta para ahli astronomi.
Titik Lokasi Rukyatul Hilal Awal Zulhijah 2026 untuk Penentuan Iduladha
Titik lokasi Rukyatul Hilal awal Zulhijah 2026 tersebar mulai dari Aceh hingga Papua. Pemantauan dilakukan menjelang matahari terbenam untuk melihat kemungkinan munculnya hilal sebagai penanda masuknya bulan Zulhijah.
Berdasarkan informasi resmi dari kemenag.go.id, pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 H akan dilakukan pada 17 Mei 2026 di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia.
Berikut daftar titik pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 H di Indonesia:
Aceh
Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang, Lhoknga
Km 0 Sabang
Bukit Blang Tiron, Kota Lhokseumawe
Pantai Lhok Geulumpang, Aceh Jaya
Sumatera Utara
Lantai IX Anjungan Kantor Gubernur Sumatera Utara
Sumatera Barat
Gedung DPRD Pasaman Barat
Bukit Nganang Payakumbuh
Puncak Langkisau Carocok Painan
Kampus UIN Syeh Muhammad Jamil Djambek
Panorama II Sitinjau Laut
Kantor Kemenag Solok Selatan
Jorong Sikaladi Tanah Datar
Pantai Gandoriah Pariaman
Dusun Simpang Sawahlunto
Puncak Tonang Pasaman
Pasir Tiku Agam
Hotel Bukik Gadang Sijunjung
Pantai Ketaping Padang Pariaman
Panorama Ampangan
Masjid Al-Hakim Padang
Mamanda Cafe Puncak Laing
Puncak Kabuik Padang Panjang
Bukit Tambun Dharmasraya
Riau
Pantai Selat Baru Bengkalis
Kepulauan Riau
Pantai Tanjung Setumu Tanjungpinang
Jambi
Rooftop Bank Jambi
Sumatera Selatan
Helipad Hotel Aryaduta Palembang
Bangka Belitung
Pantai Batu Kapur Bangka Selatan
Bengkulu
Pantai Pasir Putih Bengkulu
Lampung
POB Bukit Gelumpai Pantai Canti Kalianda
DKI Jakarta
Kanwil Kemenag DKI Jakarta
Masjid Raya Hasyim Asy’ari
Masjid Musariin Pesantren Al-Hidayah Basmol
Pulau Karya/Pramuka
Rumah Falak Pondok Labu
Jawa Barat
POB Gunung Putri Banjar
POB Pasir Lasih Pangandaran
Kampus SMA Astha Hanas Subang
POB Cibeas Sukabumi
Banten
Pantai Anyer Serang
Jawa Tengah
Planetarium UIN Walisongo Semarang
Pantai Binangun Rembang
Assalaam Observatory Sukoharjo
Laboratorium Asy-Syira Surakarta
Pantai Kartini Jepara
Rooftop Gedung PP Rifaiyah Batang
Menara Pandang Teratai Banyumas
Pantai Jetis Grabag Purworejo
DI Yogyakarta
POB Syekh Belabelu Bantul
Jawa Timur
PP Al Islam Joresan Ponorogo
PP Al-Basyatiyah Madiun
Madasa Sooko Mojokerto
Laboratorium UIN Madura
Masjid Agung At-Taqwa Bondowoso
Pantai Pancur Alas Purwo Banyuwangi
Pantai Trunojoyo Taddan Sampang
Hotel Santika Blitar
Asta Bujuk Brambang Sumenep
Desa Kembangan Gresik
Markaz Tanjung Kodok Lamongan
Menara Rukyatul Hilal Tuban
POB PP Denanyar Jombang
Kalimantan Barat
Pantai Indah Kakap Kubu Raya
Kalimantan Tengah
Menara Masjid Raya Darussalam Palangka Raya
Kalimantan Timur
KIPP Otorita IKN
Kalimantan Selatan
Rooftop Zuri Express Hotel Banjarmasin
Kalimantan Utara
SATRAD 204 Tarakan
Bali
Pantai Sekeh Badung
NTB
POB Desa Teniga Lombok Utara
NTT
Gedung Pelayanan BMKG Kupang
Sulawesi Selatan
Unismuh Makassar
Sulawesi Barat
Tanjung Mercusuar Sumare Mamuju
Sulawesi Tenggara
Pantai Bahari Kolaka
Sulawesi Utara
Area Parkir MTC Megamas Manado
Gorontalo
Desa Talumelito Gorontalo
Sulawesi Tengah
POB BMKG Desa Marana Donggala
Maluku
Karpan Ambon
Kantor BMKG Kepulauan Tanimbar
Desa Ngilngof Maluku Tenggara
Puncak Kalipassa Seram Bagian Barat
Dusun Misa Maluku Tengah
Gunung Salabung Buru
Maluku Utara
Pantai Ropu Tengah Balu Halmahera Barat
Pantai Afe Taduma Ternate
Papua
Pantai Lampu Satu Merauke
The Hele’yo Yobeh Jayapura
Papua Barat
Pantai Masni Manokwari
Hotel Waigo Sorong
Penentuan awal bulan Hijriah menjadi dasar dalam pelaksanaan berbagai ibadah, termasuk puasa Arafah dan Hari Raya Idul Adha. Rukyatul hilal dilakukan setelah matahari terbenam pada tanggal 29 bulan sebelumnya.
Jika hilal terlihat, maka malam tersebut ditetapkan sebagai awal bulan baru Hijriah. Namun jika hilal tidak terlihat, maka bulan berjalan disempurnakan menjadi 30 hari.
Menurut informasi dari Kementerian Agama, sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H juga akan digelar pada 17 Mei 2026 setelah proses pemantauan selesai dilakukan. Hasil sidang tersebut nantinya menjadi acuan resmi pemerintah dalam menentukan jadwal Iduladha 2026 di Indonesia.
Titik lokasi Rukyatul Hilal awal Zulhijah 2026 akan dilakukan di 88 titik pemantauan di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026. Hasil pengamatan tersebut akan digunakan sebagai dasar sidang isbat penentuan awal Zulhijah 1447 H dan jadwal Hari Raya Iduladha.
Dengan dukungan teknologi astronomi dan kerja sama berbagai lembaga, proses rukyatul hilal diharapkan berjalan akurat dan menjadi pedoman resmi bagi umat Islam di Indonesia. (Rahma)
Baca juga: Bacaan Bilal Idul Adha Latin dan Terjemahannya
