7 Penyebab Gangguan pada Organ Peredaran Darah Manusia dan Cara Mencegahnya
ยทwaktu baca 5 menit

Organ peredaran darah manusia merupakan sistem yang dapat mengedarkan darah dari jantung hingga ke seluruh tubuh dan akan kembali lagi ke jantung. Sistem peredaran darah ini terdiri atas tiga komponen utama, yaitu darah, jantung, dan pembuluh darah.
Darah tersusun atas dua komponen utama, yaitu plasma darah dan sel-sel darah. Sementara jantung merupakan pusat dari sistem peredaran darah manusia. Jantung berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Organ ini terbagi menjadi empat ruang, yaitu dua atrium (serambi) dan dua ventrikel (bilik).
Di sisi lain, pembuluh darah berfungsi mengalirkan darah dari jantung ke seluruh tubuh ataupun sebaliknya. Pembuluh darah dibagi menjadi arteri, arteriol, kapiler, venula, dan vena.
Mengutip jurnal Measurement Science in the Circulatory System oleh Casey M. Jones, dkk., darah, jantung, dan pembuluh darah memiliki fungsi utama dalam memberikan nutrisi dan oksigen ke semua sel tubuh. Selain itu, organ peredaran ini memiliki beberapa fungsi lainnya, yaitu:
Mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh sel-sel tubuh dan mengangkut karbon dioksida dari sel-sel tubuh ke paru-paru untuk dibuang.
Membuat darah membeku ketika tubuh terluka.
Menyalurkan sari-sari makanan dari sistem pencernaan ke seluruh sel dalam tubuh.
Melindungi tubuh dari bakteri dan virus dengan mensirkulasikan antibodi dan sel darah putih.
Mengangkut racun ke hati atau ginjal untuk dibuang ke luar tubuh.
Organ peredaran darah manusia dapat gangguan. Gangguan dapat berupa penyakit pada sistem peredaran darah maupun karena faktor penyebab lainnya.
Penyebab Gangguan pada Organ Peredaran Darah Manusia
Ada berbagai penyebab gangguan pada organ peredaran darah manusia. Dikutip dari American College of Cardiology, berikut beberapa penyebabnya:
1. Tekanan Darah Tinggi
Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah salah satu penyebab gangguan pada organ peredaran darah. Tekanan darah tinggi terjadi jika tekanan sistolnya antara 140-200 mmHg dan distolnya antara 50-110 mmHg.
Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan timbulnya masalah kesehatan lain. Jika mencapai tingkatan tertentu, tekanan darah yang tinggi ini dapat menyebabkan pecahnya pembuluh kapiler darah.
Jika kapiler darah yang pecah tersebut terjadi di otak, sebagian otak akan mengalami gangguan akibat pasokan udara dan glukosa yang terhambat. Hal tersebutlah yang dikenal sebagai stroke.
2. Kekurangan Oksigen
Kekurangan oksigen pada organ tertentu dapat mengakibatkan gangguan pada sistem peredaran darah. Jika kekurangan oksigen terjadi di jantung, sebagian otot jantung akan mati dan memengaruhi kinerja jantung.
3. Obesitas
Obesitas adalah penumpukan lemak yang berlebihan akibat ketidakseimbangan kalori yang masuk lebih banyak dibandingkan yang dibakar. Mengutip jurnal The Impact of Obesity on the Cardiovascular System oleh Imre Csige, dkk., penumpukan lemak yang terjadi di arteri koroner dapat menghambat sel-sel darah.
Penumpukan sel-sel darah ini dapat memicu reaksi pembekuan darah, seperti yang terjadi pada luka. Pembekuan darah di arteri koroner biasa disebut penyakit jantung koroner.
4. Kolesterol Tinggi
Kolesterol tinggi biasanya disebabkan oleh gaya hidup yang kurang banyak bergerak dan pola makan yang tidak sehat. Beberapa orang juga secara genetik berisiko terkena kolesterol tinggi.
Orang membutuhkan kolesterol, tetapi terlalu banyak kolesterol dapat membentuk lapisan tebal di bagian dalam pembuluh darah. Kondisi ini dapat menghambat aliran darah sehingga mengganggu fungsinya.
5. Gagal Jantung
Gagal jantung merupakan kondisi ketika jantung tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh secara efisien. Kondisi ini dapat menyebabkan kelelahan, sesak napas, dan batuk.
6. Kekurangan Nutrisi
Kekurangan nutrisi adalah kondisi ketika seseorang tidak mendapatkan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya. Kondisi ini terjadi karena kurang mengonsumsi buah dan sayuran yang bermanfaat bagi tubuh.
Mengonsumsi buah dan sayuran sangat penting untuk mencegah gangguan pada organ peredaran darah. Kandungan zat gizi pada buah dan sayuran, seperti mineral, vitamin C, vitamin B12, dan asam folat merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan darah.
7. Penyebab Lainnya
Selain beberapa penyebab di atas, gangguan pada organ peredaran darah juga dapat disebabkan oleh:
Penyempitan pembuluh darah.
Terbentuk kerak keras di bagian dalam pembuluh nadi.
Terlalu lama berdiri atau bekerja dengan menggunakan kaki terlalu lama.
Kekurangan zat hemoglobin dan zat besi.
Kelainan kromosom, paparan polusi, dan paparan radiasi.
Kebiasaan merokok atau menjadi perokok pasif yang sering terpapar asap rokok.
Faktor usia, efek pengobatan, dan kondisi cuaca.
Kebanyakan makan makanan asin yang mengandung natrium.
Kelainan genetik pada darah, misalnya kelainan yang disebabkan adanya kekurangan faktor pembekuan darah.
Baca Juga: 11 Khasiat Temulawak untuk Kesehatan dan Cara Mengonsumsinya
Cara Mencegah Gangguan pada Organ Peredaran Darah Manusia
Ada beberapa penyakit atau gangguan pada organ peredaran darah yang tidak bisa dicegah, seperti penyakit jantung bawaan. Namun, perubahan gaya hidup dapat mengurangi risiko berbagai jenis penyakit kardiovaskular.
Mengutip jurnal Guideline on the Primary Prevention of Cardiovascular Disease: A Report of the American College of Cardiology oleh Arnett D. K., dkk., adapun beberapa cara mencegah gangguan pada organ peredaran darah manusia yang bisa dilakukan, yaitu:
Menghindari semua produk tembakau.
Mengobati masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular serius, seperti diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, atau tekanan darah tinggi.
Menjaga berat badan tetap ideal dan sehat. Obesitas dapat meningkatkan risiko gangguan pada organ peredaran darah.
Diet rendah lemak jenuh, gula, dan natrium. Konsumsi makanan bergizi seimbang dengan banyak buah dan sayuran.
Berolahraga secara teratur setidaknya 30-60 menit per hari selama beberapa kali dalam seminggu.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan organ peredaran darah?

Apa yang dimaksud dengan organ peredaran darah?
Organ peredaran darah manusia merupakan sistem yang dapat mengedarkan darah dari jantung hingga ke seluruh tubuh dan akan kembali lagi ke jantung.
Apa fungsi jantung?

Apa fungsi jantung?
Jantung merupakan pusat dari sistem peredaran darah manusia. Jantung berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh.
Apa fungsi pembuluh darah?

Apa fungsi pembuluh darah?
Pembuluh darah berfungsi mengalirkan darah dari jantung ke seluruh tubuh ataupun sebaliknya.
