Eosinofil Rendah: Pengertian, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
ยทwaktu baca 4 menit

Eosinofil adalah sel darah putih yang banyak berpartisipasi dalam reaksi alergi dan imunologi. Eoninofil dibuat di sumsum tulang yang kemudian menyebar ke jaringan tubuh.
Eosinofil memiliki peran penting dalam sistem kekebalan tubuh, yaitu mencegah sel kekebalan menyerang jaringan tubuh sendiri. Selain itu, sel darah putih ini juga membantu menghancurkan patogen agar tidak menginfeksi tubuh.
Mengutip jurnal Eosinophils from Physiology to Disease: A Comprehensive Review oleh Giuseppe A. Ramirez, dkk., kadar eosinofil normal yang dihasilkan oleh sumsum tulang adalah kurang dari 500 sel per mikroliter (mL) darah.
Sebagian besar eosinofil dapat ditemukan di jaringan usus. Apabila jumlah eosinofil kurang dari kisaran tersebut, artinya kadar eosinofil rendah dan dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh.
Apa Arti Eosinofil Rendah?
Eosinofil adalah salah satu jenis sel darah putih di dalam tubuh yang bertugas untuk melawan patogen dan memunculkan reaksi alergi. Kondisi ketika eosinofil lebih rendah dari kadar normal adalah eosinopenia.
Mengutip jurnal Eosinopenia as a Diagnostic Marker of Bloodstream Infection in a General Internal Medicine Setting: a Cohort Study oleh Takanobu Hirosawa, dkk., eosinopenia atau eosinofil rendah adalah penurunan kadar eosinofil dalam tubuh yang disebabkan oleh berbagai penyebab tertentu.
Kadar eosinofil rendah dalam darah umumnya disebabkan oleh keracunan alkohol, sepsis, atau produksi hormon kortisol yang berlebihan, seperti pada sindrom Cushing. Berikut penjelasannya:
Sindrom Cushing, yakni kondisi medis ketika hormon kortisol terlalu banyak dalam tubuh. Kortisol adalah hormon yang mengatur kadar gula darah dan mengubah makanan menjadi energi.
Sepsis, yakni kondisi medis yang menyebabkan pembengkakan (peradangan) dan pembekuan darah yang meluas. Kondisi ini paling sering terjadi karena infeksi bakteri, jamur, parasit, atau virus.
Selain itu, jumlah eosinofil yang lebih rendah mungkin juga disebabkan oleh perubahan waktu. Dalam kondisi normal, kadar eosinofil terendah adalah saat pagi hari dan akan mencapai kadar tertingginya saat malam hari.
Kadar eosinofil rendah umumnya bukanlah kondisi yang membahayakan, kecuali jika jumlah sel darah putih lainnya juga mengalami penurunan secara abnormal. Jika semua jumlah sel darah putih rendah, ini bisa menandakan adanya masalah dengan sumsum tulang.
Dalam kebanyakan kasus, seseorang dapat memiliki jumlah sel eosinofil yang rendah sesekali. Kondisi ini tidak menimbulkan ancaman besar bagi kesehatan karena sel-sel lain dalam sistem kekebalan tubuh mengimbangi kekurangan eosinofil.
Namun, jika terjadi dalam jangka panjang, eosinopenia dapat membahayakan kesehatan dan memerlukan perawatan medis segera.
Eosinofil memiliki peran penting dalam mempertahankan sistem kekebalan tubuh dari infeksi jamur, bakteri, virus, dan parasit, seperti cacing. Sel darah putih ini bekerja dengan cara menghancurkan mikroorganisme yang menyerang tubuh, seperti virus, bakteri, atau parasit.
Eosinofil juga memiliki peran dalam respons peradangan, terutama jika tubuh mengalami alergi. Sel darah putih ini secara signifikan berkontribusi terhadap peradangan yang berhubungan dengan alergi, eksim, dan asma.
Cara Menaikkan Eosinofil
Seperti yang telah dijelaskan, kadar eosinofil rendah dalam darah umumnya tidak berbahaya. Meski begitu, ada beberapa cara menaikkan eosinofil rendah yang bisa dilakukan, seperti:
Menjaga pola makan teratur dan mengonsumsi makanan rendah lemak, tinggi protein, dan serat, seperti sayuran, telur, dan sebagainya.
Membatasi konsumsi minuman beralkohol. Ketergantungan alkohol merupakan salah satu penyebab utama kadar eosinofil rendah.
Tidur yang cukup setidaknya 8 jam setiap hari. Istirahat yang cukup dapat membantu menjaga daya tahan tubuh.
Mengonsumsi air putih setidaknya 8 gelas sehari agar tubuh tetap terhidrasi. Sebab, dehidrasi dapat menurunkan fungsi tubuh.
Mengurangi konsumsi kortikosteroid bagi penderita sindrom Cushing. Penggunaan jangka panjang obat kortikosteroid dapat menyebabkan kadar eosinofil rendah dalam tubuh.
Jika penyebab sindrom Cushing adalah tumor, dokter akan merekomendasikan operasi untuk pengangkatan tumor tersebut. Namun, jika operasi tidak dapat menghilangkan tumor secara menyeluruh, maka dokter akan menyarankan terapi radiasi.
Pemberian obat-obatan tertentu dapat dilakukan untuk mengontrol pembentukan hormon kortisol dalam tubuh.
Kadar eosinofil rendah juga bisa disebabkan oleh sepsis. Untuk mengatasi masalah ini, maka perlu mengobati kondisi sepsis yang dialami. Adapun penanganan yang mungkin dilakukan oleh dokter untuk mengatasi sepsis agar adalah sebagai berikut.
Pemberian infus cairan dan pemasangan kateter urine agar jumlah urine pasien dapat dipantau. Pada kasus sepsis yang sudah merusak fungsi ginjal, dokter akan menyarankan prosedur dialisis atau cuci darah.
Dalam beberapa kasus, pasien mungkin akan memerlukan obat vasopressin untuk meningkatkan tekanan darah.
Untuk menjaga aliran oksigen ke dalam tubuh, dokter akan memasang alat bantu pernapasan pada pasien.
Untuk pasien dengan gula darah tinggi, dokter akan memberikan suntik insulin guna menyeimbangkan kadar gula darah pasien.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
Baca Juga: Penyakit Lupus: Penyebab, Gejala, hingga Perawatannya
(SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan eosinofil?

Apa yang dimaksud dengan eosinofil?
Eosinofil adalah sel darah putih yang banyak berpartisipasi dalam reaksi alergi dan imunologi.
Apa fungsi eosinofil dalam tubuh?

Apa fungsi eosinofil dalam tubuh?
Eosinofil memiliki peran penting dalam sistem kekebalan tubuh, yaitu mencegah sel kekebalan menyerang jaringan tubuh sendiri.
Berapa kadar eosinofil normal?

Berapa kadar eosinofil normal?
Kadar eosinofil normal yang dihasilkan oleh sumsum tulang adalah kurang dari 500 sel per mikroliter (mL) darah.
